jiyachan

My FicTion My ImmaGination

Diproteksi: Love Or?? chap 3 (semi-R) Desember 11, 2011

Filed under: FANFIC,TaeNy,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:59 pm

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

 

Game of Love chap 11 Desember 10, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,TaeNy,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:38 pm

 OST : 微小的爱–M TO M (karena koneksi yang cau…T_T ost bakal di upload besok)

“hi…” tiffany tersenyum semanis mungkin…membuka pintu mobil nya untuk taeyon…

“halo..” ucap taeyon singkat…kemudian masuk kedalam mobil tiffany….

“jadi…mau kemana kita…?”

“terserah…”

“baiklah kalo begitu..aku tahu tempat kopi yang enak..” ucap tiffany..kemudian menyalakan mobil nya….

Diam…40 menit perjalanan menuju sebuah kafe di pinggiran kota seoul…mereka sibuk dengan pikiran nya masing-masing…sesekali tiffany melirik ke arah taeyon yang menatap lurus ke jalan….dia menghela nafas nya..menginjak gas mobil semakin cepat..berharap mereka segera sampai…

“ice mochachino satu…dan taeyon??” tiffany menatap ke arah taeyon…

“black coffee…” ucap taeyon singkat…sang pelayan mengagguk kecil kemudian pergi meninggalkan mereka berdua…

“hmmm…bagaimana..tempatnya cukup nyamankan?” tiffany memulai percakapan …berbasa basi..memandang ke semua arah….mata nya tak berani menatap taeyon….

Taeyon memandang tiffany…kemudian melihat kesekeliling nya.. “yeah..lumayan..” jawab nya singkat…

Beberapa saat kemudian sang pelayan datang kembali..membawakan pesanan mereka…

Taeyon..menatap ke arah minuman nya..mengaduk nya sebentar kemudian meminum nya….

“apa rasa nya enak?” tiffany kali ini berani memandang taeyon…

“begitulah…”jawab taeyon…

“tapi rasa nya kan pahit…”

“tenang saja aku..sudah terbiasa…”

“taetae…” gunam tiffany pelan….

“rasa nya..sudah lama..nama itu tak pernah aku dengar…” taeyon mencoba tersenyum… “ah sudahlah…jadi..kau ingin bicara apa?” lanjut nya lagi…

Mereka kembali terdiam….

“tae….aku….aku ingin kita seperti dulu lagi…..” ucap tiffany pelan…mencoba menatap mata taeyon berusaha menebak ekspresi taeyon…

Taeyon menatap tajam ke arah tiffany…..beberapa saat kemudian dia tertawa kecil…

“seperti dulu???”

“iya seperti dulu…berteman baik….”

“aku….aku sudah tidak ingat….seperti apa….dulu…itu bagaimana??aku sudah tidak ingat….”

“tae…..”

“kenapa kau gampang sekali mengatakan semua nya???bertindak sesuka mu….”

“tae…maaf…aku bersalah pada mu…”

“kau tahu…aku muak melihat mu….”

Taeyon berdiri dan meninggalkan cafe…meninggalkan tiffany sendirian…..

 ——————————————————————————————-

“shit…shit….” taeyon berjalan keluar dari cafe….dia menggenggam erat tangan nya…berusaha mengekang semua emosi dan air matanya….tiffany…..kenapa dengan mudah kau mengatakan semua itu…kenapa….kau seenaknya datang kembali di hadapanku….kenapa kau memasang wajah seperti itu….dan..kenapa…kenapa aku masih mencintai mu………

Air mata taeyon perlahan keluar….mata nya tak sanggup lagi menahannya…….dia segera berjalan menjauhi cafe secepat nya……menghapus air mata nya….mengatur nafas nya….berusaha menenangkan emosi nya…….

 ——————————————————————————————

Jessica berlari secepat nya menyusuri koridor rumah sakit…..

“Appa….appa…bagaimana keadaan umma…” ucap nya khawatir….ayah nya duduk diam tak bergerak….kepala nya menunduk…

“appa….” ucap nya..kini air mata nya mulai mengalir….

“appa….” ucap nya sekali lagi…dia menggoyangkan badan ayah nya yang masih diam tak bergerak…perlahan Mr Jung menatapnya…

“dia….sudah meninggal…..” ucap nya perlahan….

Jessica terduduk lemas mendengar nya….

“tidak…ini tak mungkin…umma pasti masih hidup….” ucap nya histeris….Mr Jung memeluk nya dengan erat berusaha menenangkan nya……

“tenanglah sica…..relakan dia…”gunam nya…..dan jessica menangis keras di pelukan ayah nya……

 —————————————————————————————-

Yuri terdiam menatap semua nya….melihat semua kejadian di depan mata nya…..perlahan dia berjalan mundur…..kemudian berbalik..lari keluar..meninggalkan jessica dan ayah nya……tidak…dia tak mau melihat nya…dia tidak ingin melihat pemandangan seperti itu….perlahan dia memijit satu no di iphone nya…

“hallo soo…”

“yuri…kau dimana???kau tahu kita ada janji dengan Mr Lee…bos wilayah sebelah….”

“batalkan…”

“yul…kau kenapa??”

“tolong…tolong..kau kerumah sakit…ibu jessica meninggal….kau urus semua nya soo…”

Dan klik…yuri menutup kembali iphone nya…diam tak bergerak….terbawa oleh pikiran nya….

 ————————————————————————————–

Sooyoung menjalankan mobil secepat nya menuju rumah sakit….. dan jessica masih menangis di pelukan ayah nya….sooyoung menatap ke sekitar nya..berusaha menemukan yuri….tapi..dia tak melihat nya sama sekali…mungkin..yuri telah pergi…..dia tak pernah mau melihat orang yang meninggal…trauma…sooyoung menarik nafas panjang..mencoba bersikap tenang….perlahan dia berjalan mendekati jessica dan Mr Jung….

 —————————————————————————————–

Yuri menghentikan mobil nya di pinggir jalan yang sepi…dia diam tak bergerak…..meninggal….kata yang tak pernah ingin di dengar nya…tak pernah ingin di lihat nya….meninggal..arti nya dia harus mengingat kembali tubuh ayah nya yang kaku diam tak bergerak..dengan bibir yang membiru dan dingin….meninggal bagi nya berarti dia harus mengingat kembali masa suram setelah kepergian ayah nya….meninggal berarti…kesepian dan sendirian…..

Dia menutup mata nya….membiarkan air mata nya mengalir lagi untuk kesekian kali nya……

“appa……yoona….” gunam nya perlahan….

 —————————————————————————————–

Tiffany…membuka pintu mobil nya perlahan…..dia berjalan perlahan……satu botol bir soju masih di pegang nya….mata nya mulai berkunang-kunang…pertanda mabuk mulai menjalari tubuh nya…tapi tidak..dia masih belum merasa mabuk…ingatan nya akan taeyon dulu dan ucapan nya taeyon pagi ini..masih terlintas jelas di kepala nya….dia kembali meminum nya…berjalan mendekati lift apartemen nya…dan menunggu lift terbuka…dia terduduk lemas….

Perlahan seseorang berjalan mendekati nya….memandang sekilas ke arah nya..lalu kembali menatap lift yang masih tertutup…

“hei…kau…tak usah menatap ku seperti itu…” ucap tiffany…dia kembali meminum sisa bir soju yang masih ada… orang itu terdiam….pntu lift terbuka…dia akan berjalan masuk…ketika..tangan tiffanny tiba-tiba menahan satu kaki nya….

“yuri…apa kau bisa menemaniku malam ini??”

——————————————————————————————-

Malam semakin larut….sooyoung dan changmin berdiri di depan rumah jessica….berpamitan untuk pulang…

“Mr Changmin..sooyoung…terimakasih telah membantu kami….” Ucap Mr Jung sambil menundukkan kepala nya….di ikuti oleh jessica…

“tak masalah…” jawab changmin… “semoga anda tabah…..”lanjut nya….

“terimakasih banyak….” Mr jung menundukkan kepala nya sekali lagi…sebelum akhir nya pergi memasuki rumah nya..untuk beristirahat…

“jessie…istirahatlah…kau tidak usah masuk kerja besok..aku akan bilang pada yuri..” ucap sooyoung kemudian….

Mendengar nama yuri…jessica tiba-tiba menyadari bahwa dia sudah meninggalkan bosnya hari ini di rumah sakit….tapi kemana dia…pikir nya..

“terimakasih soo…tapi…yuri sekarang ada dimana??” tanya jessica

“aah..itu…itu….dia ada urusan mendadak….dia menitipkan salam untuk mu…dan maaf kata nya dia tak bisa menghadiri pemakaman ibu mu…” jawab sooyoung gelagapan….berusaha tersenyum…

“oh….”gunam jessica….ada sedikit rasa kecewa… yuri lebih mementingkan pekerjaan nya…dari pada dia…

“kau tak apa-apa kan?” tanya sooyoung sedikit khawatir melihat jessica yang tiba-tiba melamun…

“ah..iya…tolong sampaikan maafku hari ini…” jessica kembali dari lamunannya..dan kemudian tersenyum…kemudian menundukkan kepala nya…dan kembali memasuki rumah nya..setelah memastikan..mobil sooyoung dan changmin menjauh dari rumah nya….

Yuri…kenapa kau tak ada ketika aku membutuhkan mu…..

——————————————————————————————

“hueks….hueks….” tiffanny memuntahkan semua isi perut nya….yuri dengan lembut…memijit pundak nya..mencoba menenangkan…

“terima kasih….” ucap tiffany..yuri menyerahkan satu botol air mineral…dan tiffany langsung menghabiskan nya seketika…..mereka duduk berdampingan satu sama lain…diam…memandang ombak yang bergerak menggulung satu sama lain berlarian menuju pantai….

“kenapa kau membawa ku kesini?” gunam tiffany perlahan…mata nya masih memandang ombak…

“entahlah…” jawab yuri datar… “kau tak pernah bilang ingin kemana…”

“pantai…selalu mengingatkan ku pada seseorang….nama nya yuri…persis seperti nama mu….”

Yuri terdiam….

“dia sahabat baik ku….tapi…aku meninggalkan nya…..” tiffany tertawa miris…. “aku jahat ya….”

Yuri masih terdiam…..

“lalu..aku bertemu orang itu…wajah nya sama sekali tak mirip…tapi…entah kenapa..melihat wajah nya…selalu membuat ku tenang….aman…sama seperti yang selalu yuri lakukan pada ku….” kali ini air mata tiffany mulai keluar….. “tapi…aku melakukan hal yang lebih jahat lagi….memusuhi nya…membuat nya di tindas oleh teman ku yang lain….dan aku hanya diam…tak membantu nya sama sekali…. aku benar-benar jahat….aku…orang yang jahat…..” ucap tiffany…..air mata nya terus keluar……

Yuri menarik nafas panjang….perlahan dia mengambil sapu tangan dan menyerahkan nya….

“hapus air mata mu…kau sangat jelek ketika kau menangis….” ucapnya..membuat tiffany tertawa…dia mengambil sapu tangan dan mulai menghapus air mata nya….

“di dunia ini…ada orang yang lebih jahat….jadi kau tak usah khawatir…”

Dan tiffany kembali tersenyum….

“terimakasih yuri….” gunam nya…..

TBC

 

Love or ?? Chap 2 November 8, 2011

Filed under: FANFIC,JEsIcA,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:33 pm

“can we just do one round again?” yuri memeluk jessica dari belakang…mencium lembut telinga nya….

“nope..” jessica mengancingkan kembali baju nya yang terbuka..

“ayo lah….” tangan yuri mulai menjelajah lagi..berusaha membuka setiap kancing yang baru saja menempel…

“yul….aku banyak kerjaan..dan kau juga…..” jessica menarik nafas panjang..berusaha melepaskan pelukan yuri..berjalan menuju meja nya…merapihkan beberapa file yang berantakan sisa permainan nya dengan yuri barusan…

“sica baby….ayo lah…barusan kau benar benar ganas…..” yuri masih belum mau menyerah…menciumi tengkuk jessica dengan lembut..

“yul…please i’m not in the mood to arguing…”

Yuri tertawa… “hei…kau kenapa? Cemburu? Ayo lah..aku gak selingkuh?”

“cemburu? Aku tak punya hak untuk cemburu…remember… we just friend with benefit..that’s all!!!” ucap jessica dengan nada tinggi…

Mereka terdiam beberapa saat…

“kau bebas berkencan dengan gadis lain…” lanjut jessica pelan…

“shiit…” yuri memukul dinding ruangan jessica…

“kau selalu begitu sica…apalagi yang kau ingin kan???…aku pergi….” yuri mengambil baju nya yang masih berserakan di lantai..memakai nya kemudian keluar dari ruangan jessica dengan kasar……berjalan kembali ke ruangan nya..menghempaskan diri nya di kursi…

“huh…mana mungkin aku bisa berkencan dengan gadis lain…” gunam nya kemudian dengan frustasi….

 

 

“dan kau sendiri……masih mencintai victoria sampai sekarang” gunam jessica..dia menghela nafas nya ..mencoba menutup mata nya….mencoba merasakan aroma yuri yang masih menempel di badan nya… ya..dia mencintai yuri..sangat mencintai nya….bahkan sebelum yuri bersama dengan victoria… yuri yang lucu… yang selalu ceria..yang baik hati…

dia masih bisa mengingat nya bagaimana kejadian itu pertama kali berlangsung…yang membuat hubungan nya dengan yuri seperti ini…itu adalah yang pertama bagi nya….mereka bertemu di bar…yuri..dia mabuk berat..setelah putus dengan victoria..awal nya dia tak peduli..tapi melihat yuri yang terkapar tak sadarkan diri di jalanan… hati nya merasa tak tega… dia memutuskan membawa nya ke hotel..dan yah….akhir nya…semua terjadi begitu saja…..

setelah kejadian itu…. mereka tak pernah menyapa selama satu minggu atau mungkin lebih..entah lah..dia sendiri tak mengingat nya…yang dia ingat..adalah..dia tak tahan atas semua nya..atas sikap dingin yuri yang berusaha menjauhi nya…hingga akhir nya dia memutuskan menemui nya…

“hei..yul..kau kenapa?”

“hah…hmmm…nothing…” yuri tampak gugup..

“yul.. come on…this’s not like you… apa gara-gara kejadian waktu itu??”

Yuri terdiam…dia menghela nafas nya….

“sudah lah… i’m ok..with that.. no problem…” tenggorokan nya terasa kering ketika dia mengucapkan nya…dan rasa nya..ada sebilah pisau yang menusuk hati nya….

“but.. i guess..it’s your first…”

“nope..you are not my first…” dia berbohong…mencoba tersenyum…

“tapi….”

“hei..kau ini mabuk…jadi..kau tak perlu merasa bersalah padaku….”

Yuri menatap wajah nya seakan tak percaya…dia kembali tersenyum….menutupi semua nya…

“it’s not your fault only… a half is mine too…okay..get one..take one…” lanjut nya…

dia menepuk pundak yuri…sebelum akhir nya pergi..dia tak sanggup lagi menatap yuri…satu menit saja dia disana..mungkin air matanya akan keluar…dan benar saja…ketika dia sampai di ruangan nya….semua nya tertumpah….tangisan nya meledak…untunglah..ruangan nya kedap suara..dan tak ada seorang pun yang mengetahui nya…..

Satu kali terjadi…maka yang lain nya akan menyusul… entah kenapa dia tak bisa menolak yuri…bagi nya yuri seperti ganja…dan dia kecanduan..tak bisa lepas…yang kedua…yang ketiga…bahkan yang sekarang….lalu..hubungan mereka apa?? Friends with benefit? Teman yang menguntungkan??sampai kapan semua nya harus seperti ini? sebenar nya dia sendiri juga merasa lelah..

Pernah..sekali yuri meminta nya jadi kekasih nya..tapi ego nya tak bisa menerima nya…. she have a pride…bagaimana mungkin dia bisa menerima yuri jadi kekasih nya..sedangkan setiap kali yuri mabuk..dia masih menyebut victoria….tidak..dia tidak bisa menerima nya…lebih baik seperti ini..friends with benefit…ini lebih aman bagi mereka….terutama bagi diri nya…setidak nya rasa sakit nya berkurang….tapi sampai kapan??

 

Jessica kembali menarik nafas panjang…membuka mata nya..mencoba fokus pada deretan quotation harga sample untuk season berikut nya..yang sedang dia hitung….

“aish…harga strap sekarang berapa??” gunam nya…..dia mencari buku telpon dan memijit nomor satu supplier tetap nya…..ketika tiba-tiba iphone nya berbunyi…dengan sebelah tangan nya dia membuka iphone nya dan tertegun melihat nama yang tertera di sms itu….

“taecyon??” gunam nya…dia kembali terdiam…mood nya untuk berkerja hilang sudah….

“hello..” sebuah suara dari seberang telepon mengagetkan nya…dan klik..dia menutup telepon nya langsung…memandang kembali sms yang baru saja di terima nya..

“hi jess…besok ada waktu?? aku punya penawaran pad yang bagus…mungkin kita bisa makan malam sambil membicarakan nya…”

 

“maybe.. I should move on now” gunam nya…

——————————————————————-

 

suara musik mulai terdengar…lampu mulai menyala warna warni..satu persatu model-model mulai berdatangan..berjalan manis di atas catwalk..taeyon duduk di posisi paling depan di samping Mr Moon. Tentu saja dia berada di paling depan..vivien corp dimana dia bekerja adalah salah satu vendor utama C&A…tampak Mr Moon tengah asyik berbincang dengan sang presiden C&A yang berada di salah satu sisi nya..sementara taeyon hanya duduk mematung memperhatikan para model…beberapa style bra & panty yang baru saja dia ekspor 2 minggu yang lalu tampak di pamerkan juga…

“huamm…” dia menguap..tampak merasa bosan…mata nya perlahan memandang kesemua arah..berharap ada sesuatu yang menarik bagi nya…sayang..tampak nya semua orang selain dia…hanya fokus pada fashion show….hingga beberapa saat kemudian dia akhir nya memutuskan untuk berjalan-jalan keluar…

“Mr Moon… I’m going to the toilet” ucap nya meminta ijin pada atasan nya.. Mr Moon mengangguk kemudian kembali ke rutinitas sebelum nya…berbincang dengan sang owner C&A.

 

Taeyon berjalan menuju toilet…..

“aish..fuck…french language…” gunam nya..kesal…kini dia berdiri di depan dua buah pintu toilet yang bertulisankan bahasa prancis..setelah terdiam beberapa lama…dia memutuskan membuka pintu sebelah kiri…mengumpulkan semua keberanian nya..perlahan dia membuka nya…dan dia tertegun…seorang  gadis yang tengah berganti baju tampak di depannya….tubuh nya yang putih mulus…S-line nya yang sempurna….dan bra..nya..mungkin dia memakai no 34B.. dan bokong nya… God…she have a sexy butt…..

“hei..MAN..you got the wrong line…” ucap gadis itu acuh seperti tak peduli dengan keberadaan taeyon…

“ah..sorry…” taeyon  tersadar dari lamunan nya…dia…membungkukkan kepala nya…wajah nya memerah menahan malu….

 

 

“Hei..Taeyon…” Mr Moon memanggil nama nya… taeyon mendekati Mr Moon yang tengah berbicaara dengan relasi lain nya…. acara fashion show sudah berakhir…dan sekarang..semua orang bergabung di untuk pesta…music dan lampu-lampu mulai menyala dengan lebih gemerlap…

“okay…This is Taeyon…one of my best Merchandiser” ucap Mr Moon Bangga mengenalkan taeyon kepada semua relasi nya…

“thanks taeyon to be handle mine” ucap sang owner C&A..

Taeyon hanya tersenyum dan menundukkan kepala nya….mereka kembali berbincang-bincang dengan serius…dan taeyon kembali terdiam…bayangan gadis itu kembali muncul di kepala nya…badan nya yang mulus…wajah nya yang cantik..sekaligus hot….aish….come on taeyon…..sejak kapan kau jadi pervent seperti ini…. dia memukul kepala nya sendiri….

“hei..taeng…taeng…”

“eh…” taeyon tersadar dari lamunan nya….sementara Mr Moon hanya tertawa melihat kelakuan nya…

“apa yang kau pikirkan??” tanya Mr Moon..

“nothing bos…” jawab taeyon..berusaha tersenyum…

“dengar taeng…aku tak bisa lama disini….kau nikmatilah pesta ini..selain itu..kau boleh memilih satu model..yang ada disini…”

“hah…”

“aku tahu apa yang kau pikirkan taeng…karena itu…aku berikan kau hadiah…..” Mr Moon mengedipkan mata nya..kemudian pergi meninggalkan taeyon sendirian…..sambil tertawa….

Taeyon berusaha tersenyum mendengar kan ucapan Mr Moon.. dan begitu bos nya pergi…dia menghela nafas nya…

“yeah.. just one night stand…why not… ” gunam nya…kemudian mata nya mulai mengamati satu persatu wanita yang ada disana….memilih..mana yang menarik…hingga tiba-tiba mata nya tertuju pada satu orang gadis…taeyon tertegun melihat nya….gadis itu duduk di depan meja bartender..mengenakan gaun merah yang cukup seksi…..dia memainkan minuman nya…seperti bosan dengan keadaan di sekitar nya…dan taeyon tersenyum melihat nya….

 

TBC

 

Hallo….. maaf… baru sempet menyapa di chap ini….. *bungkuk badan*

Dan akhir nya..author kepikiran juga untuk buat FF yang satu ini….yaah..bagaimana suka duka nya jadi merchandiser *sekalian curhat*…nah..berhubung..cerita ini akan lebih banyak ngebahas masalah pekerjaan (iya gitu???gak yakin…hmm..liat entar aja deh..mood nya kemana.. LOL ) Jadi..kalian siapin..kamus atau buku-buku pengetahuan yang lain nya..coz..bakalan banyak kata-kata yang mungkin asing di telinga… LOL…

nah.. untuk bahasa gado-gado yang ada di FF ini…maaf ya..author gak bisa ngerubah nya…soal nya..biar terasa kesan MD nya…yaah..walau pun sebener nya..author juga kesel kalo ada merchandiser yang pake bahasa gado-gado *lempar si bos yang suka pake 4 bahasa T_T* So.. gak papa ya.. anggap aja kalian belajar bahasa Inggris… 🙂

and at least.. di tunggu comment nya ya…^^

 

game of Love chap 10 November 6, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,TaeNy,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 12:33 pm

Apartemen yuri…

 “sica….makanan nya sudah siap…..” yuri berteriak dari arah dapur….

“sica….” teriak nya sekali lagi…. dia menunggu..tapi tak ada jawaban sama sekali dari gadis itu….yuri mendengus kesal..

“heran..sebenar nya..siapa yang jadi atasan disini??” gunam nya..kemudian berjalan menuju ruang tengah..tapi langkah nya kemudian terhenti..mata nya menatap gadis yang tertidur pulas di atas sofa..dia tersenyum…melihat wajah jessica yang berlumuran penuh tinta sisa permainan mereka tadi siang…ya..mereka bermain  poker seharian, siapa yang kalah..wajah nya akan di lumuri tinta hitam..dan jessica..satu kali pun tak pernah menang dari yuri…perlahan dia mendekati nya kemudian duduk…kembali memandang wajah jessica..merapihkan beberapa rambut yang menutupi wajah nya….dia kembali tersenyum….kemudian memegang dada nya…

jantung nya yang berdetak semakin keras….

 ————————————————————————

“tiff….kita sudah sampai…” donghae melepaskan sabuk pengaman nya…

“tiff…” ucap nya sekali lagi….tiffanyy menoleh ke arah donghae..

“ya….” jawabnya..

donghae tersenyum… “kita sudah ada sampai…”

“ah….” jawab tiffany..setengah terkejut… kemudian tersenyum….melepas sabuk pengaman nya….

“kau kenapa? ada masalah?”

tiffany menggeleng…. “aku hanya lelah saja oppa…kau tidak usah khawatir…”

“baiklah….” donghae kemudian mengecup dahi tiffany… “selamat malam… aku mencintai mu…” bisik nya…

tiffany tersenyum…. “selamat malam oppa…aku juga…”

tiffany menarik nafas panjang..ketika akhir nya mobil donghae perlahan menghilang dari pandangannya…dengan langkah berat dia berjalan menuju lift…menuju apartemen nya…kemudian merebahkan diri di tempat tidur nya…

“haloo…nama ku kim taeyon…”

“aku tiffany..hwang tiffany….”

“terimakasih telah menyelamatkan ku..”

“ tak masalah…lain kali..jika mereka menyakiti mu..kau bilang saja padaku…”

“terima kasih tiffany…”

“tak masalah..  mulai hari ini kita berteman kan??”

“ya..kita berteman..”

“teman baik??”

“ya..teman baik…”

 

 

“tiffany…aku mencintai mu…”

“hahaha…kau lucu taeng…”

“tidak…aku serius… aku benar-benar mencintai mu…”

“………………………”

“fanny-ah..aku serius”

“kau gila…”

“tiffany..tapi aku benar benar mencintai mu…”

“taeng…cukup…anggap saja aku tak mendengar nya…”

 

 

“taeng ini apa??”

“bunga…untuk mu…”

“kau gila…sudah ku bilang jangan pernah mengirimi ku bunga lagi..”

“fanny-ah..aku mohon….”

“HENTIKAN TAENG…”

“Fanny-ah.. aku mencintai mu…”

“TAPI AKU TIDAK….”

“…………………….”

“aku tak mungkin mencintai orang seperti mu…”

 

“fanny-ah tolong aku….”

“fanny-ah tolong aku…”

tiffany..membuka mata nya…airmata nya mulai turun….

“taeng…maafkan aku…maaf….” gunam nya…

—————————————————————

Taeyon berjalan memasuki ruangan nya…. membuka jendela kantor nya… dia duduk di kursi nya..memandang bulan yang berbalik menatap nya dengan sinar yang redup.. dia menutup matanya..mencoba menikmati sepi nya rumah sakit di malam hari….

“fanny-ah..tolong aku…”

Tiffany hanya berdiri mematung….beberapa orang mulai mendekati nya..

“hahaha..lihat..dia tidak akan menolong mu lagi..”

“fanny-ah..aku mohon..”

“hahahaha…hei taeyon…mana ada orang yang mau berteman dengan mu…ayo pukul dia…”

“fanny-ah……”

“dasar gadis kampung….kau tak pantas hidup..bahkan orang tua mu pun membuang mu…”

Taeyon terdiam….tiffany perlahan membalikkan badan..meninggalkan taeyon…

“pukul dia lagi……..”

Taeyon menatap punggung tiffany yang menjauh dari nya…aneh nya..dia tak merasa sakit sama sekali..semua pukulan itu..rasa nya tidak sakit…

Taeyon berjalan memasuki rumah nya…baju nya berlumuran darah…wajah nya lebam….dia memasuki kamar nya…terdiam mematung…

 

 

“KAKEK…lepaskan aku…aku tidak ingin hidup lagi….”

“Taeng….”

“Lepaskan aku….aku di buang oleh orang tua ku sendiri…orang yang aku cintai menolak ku..semua teman di sekolah membenci ku…semua nya menyakiti ku….”

“Taeng…kakek mohon…”

“Untuk apa aku hidup..kakek..katakan pada ku untuk apa aku hidup…”

“Untuk balas dendam…balas semua nya..balas perbuatan ayah mu…..”

“kakek….”

“dengar kan kakek..mulai hari ini…lupakan taeng yang dulu…hiduplah…jadi lah kuat..dan balas semua orang yang menyakiti mu….”

 

“Taeng…selamat akhir nya kau menjadi seorang dokter….”

“terima kasih kakek…”

“mulai sekarang…hiduplah dengan baik…”

“tidak kakek…ada satu hal yang harus aku lakukan….”

“apa itu…”

“ini…” taeyon menunjukkan sebuah koran…

 

PEWARIS TUNGGAL PERUSAHAAN KIM  DATANG KE KOREA

———————————————————————————————–

“tok..tok..tok..”

Yuri berdiri dan berjalan menuju pintu apartemen nya….

“victoria????” ucap yuri kaget…”Untuk apa kau kesini??? Bukankah sudah ku bilang kau tidak boleh ke apartemen ku!!” lanjut nya dengan nada tinggi…

“maaf yul…tapi ada yang harus kita bicarakan…” ucap victoria dengan cemas..dia langsung menerobos masuk ke apartemen yuri…

“eh…siapa dia??” mata nya melihat ke arah jessica yang tertidur nyenyak di sofa…

“bukan urusan mu….cepat katakan ada apa?”

“dia…simpanan mu yang baru??dan dia ada di apartemen mu???kau sudah bosan padaku??” victoria tiba-tiba merasa marah

“SUDAH KU BILANG ITU BUKAN URUSAN MU….” ucap yuri berteriak

“yul…kau…” victoria menghentikan ucapan nya….baru kali ini yuri berteriak pada nya…dan itu hanya gara-gara seorang gadis….

“pergilah …jangan buat keributan disini….”

Victoria terdiam…perlahan dia kemudian berbalik meninggalkan apartemen yuri….air mata nya mulai keluar…amarah…cemburu…semua nya bercampur jadi satu…..

“kau jahat yul…jahat….”

Yuri menghela nafas  panjang..menutup pintu apartemen nya..kemudian berjalan mendekati jessica….mengangkatnya perlahan menuju tempat tidur…merebahkan nya dengan hati-hati dan menyelimuti nya…. “jika kau tidur…kau cukup manis…”

Yuri tersenyum…

 ———————————————————

Esok hari nya

Jessica perlahan membuka mata nya.. “dimana aku…” pikir nya..beberapa saat kemudian dia menyadari ada tangan seseorang yang memeluk nya dengan erat… dia menengok dan tertergun ketika menyadari..wajah yuri yang tertidur benar benar dekat dengan nya….

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa”  reflek dia berteriak..dan mendorong tubuh yuri hingga terjatuh….

Beberapa saat kemudian…seseorang kembali berteriak lebih keras…

“YAAAAAAAAAAAAA……”

Jessica duduk tepat di depan yuri..wajah nya menunduk…. “maaf” gunam nya…

“dengar ya….aku tidak menyentuh mu sama sekali….tadi malam aku berusaha membangunkan mu..tapi kau seperti babi tertidur pulas….harus nya kau beruntung..bisa tidur di sini…tapi balasan mu apa?kau malah mendorong ku hingga terjatuh…”

“maaf…..” ucap jessica sekali lagi…dia memberanikan diri menatap yuri….

Yuri menatap jessica…merasa tak percaya akan diri nya sendiri…mengapa dia tak bisa memarahi gadis ini..semua emosi nya akan langsung hilang ketika dia menatap wajah gadis ini…

“aish…sudah..lupakan saja!!!” ucap nya lagi frustasi….dia segera berdiri dan berjalan menuju dapur..menghabiskan satu botol air…..tidak mungkin aku menyukai gadis ini!!!!

“bersiaplah..hari ini kita ke kantor”

————————————————————-

Mobil yuri melaju di jalanan menuju kantor..tak banyak yang di bicarakan …mereka terdiam dengan pikiran nya masing masing…

“kriing..kriiing..”

“halo..appa….” jessica mengangkat telepon nya….

“oh..tadi malam..maaf..aku menginap di rumah teman…” lanjut nya lagi…wajah nya mulai tersenyum….

“apa??” raut mukanya mulai berubah..pucat….

“kau kenapa?” yuri melihat sekilas ke arah jessica….dia terdiam…

“yul….tolong..turunkan aku disini….aku harus kerumah sakit….”

“apa??”

“tolong…aku mohon….”

——————————————————————————————————–

Tiffany menatap iphone nya…. dia tak tahu..apa dia harus menghubungi nya…atau melupakan nya begitu saja….tapi dengan keadaan yoona yang seperti itu..dia pasti akan sering bertemu dengan taeyon…dan itu mengganggu nya..rasa bersalah…tatapan mata taeyon yang dulu meminta tolong pada nya…semua nya masih di ingat nya dengan jelas….

“hi..pagi…bisa kita bertemu…” dia menarik nafas ketika tangan nya memijit tombol send..dia terdiam…

“hi…aku selalu ada di rumah sakit…kita bisa bertemu kapan saja…”

“bisa kita bertemu di tempat lain?” dia menunggu..satu menit..sepuluh menit…dia menghela nafas nya…mungkin aku harus melupakan nya…..gunam nya….ketika tak ada balasan dari taeyon….dia berdiri dan mengambil handuk nya…..ketika hp nya kembali berbunyi…

“dimana??”

Tiffany tersenyum begitu membuka iphone nya….

“aku akan menjemput mu….”

TBC

 

Love or ?? Chap 1 November 5, 2011

Taeyon baru saja selesai meeting dan berjalan menuju ruangan nya ketika tiba-tiba seseorang memanggil nama nya….

“taeng..bos memanggil mu..”

“huh..”

“hei…kenapa wajah mu tak senang?”

 

Taeyon hanya tersenyum..kemudian pergi menuju ruangan bos nya…

“hai..taeng…apa kabar??” mr moon tersenyum ramah…berdiri dari tempat duduk nya..

“baik bos…so..whats up?” taeyon duduk setelah menjabat tangan bos nya…

“hahahaha…kau ini…rasa nya aku selalu mengajari mu basa-basi…” mr moon tertawa….

“well… you know who I am…” jawab taeyon tersenyum..

“hmm..baiklah kalau begitu….kau tahu Victoria secret??mereka ingin kita menjadi vendor langsung buat mereka” ucap mr moon menatap tajam ke arah taeyon..

“hah?? Lalu Maidenform??”

“hmm…sebut saja ini keberuntungan kita…” mr moon kembali tertawa….  “dan aku ingin kau menjadi merchandiser buat mereka…”

“bos… aku pikir ini bukan ide bagus… maidenform itu best partner kita…and I think this is not fair buat mereka..selain itu..kau tahu..untuk masalah Victoria secret Maidenform sendiri tidak berani untuk men approve semua sample..atau apa pun itu..”

“yup… karena itu… mereka pikir lebih baik kita yang menjadi vendor langsung… it’s save their time and money..selain itu…mereka percaya kita…”

“well…” jawab taeyon ragu ragu..

“pokoknya kau jangan pikirkan untuk masalah ini.. I just want you to handle this..lagi pula mereka tidak akan langsung turun produksi….they will try us with their sample..and a new designer…”

“apa?” Tanya taeyon… terus terang dia paling benci mengurus semua yang berhubungan dengan sample dan designer…di mata taeyon seorang designer adalah seorang yang arogan…dan idealis…sombong… dan bukan hanya itu… mereka adalah seorang player… yeah.. lihat yuri..sahabat dekat nya…yang akhir nya harus patah hati…dan menjadi seorang player.. semua nya gara-gara seorang designer..

“kenapa??kau takut??seorang kim taeyon takut?” Tanya bos nya dengan muka menyeringai..

Taeyon masih terdiam…terus terang dia pun merasa tertantang…tapi…a new designer…uughhh…it’s just weird..for him..

“come on.. my kim taeyon…. You can handle Barbara.. the best branded in Europe… and now.. you don’t want to handle Victoria secret??”

Taeyon menghela nafas panjang…mungkin memang dia harus mencobanya…

“well.. if that what you want boss..” jawab taeyon kemudian…

Mr moon tertawa sekali lagi…“yeah..that’s my brilliant taeyon…ah…siapkan koper mu besok..kau akan pergi ke prancis…”

“eh..besok?”

“yup.. summer fashion C&A..”

“I’m busy..”

“well kau tak akan mungkin melewatkan siapa designer baru itu kan?? Aku dengar dia datang juga…” jawab mr moon…

Taeyon hanya menarik nafas panjang sebelum akhirnya pergi meninggalkan ruangan bos nya…

——————————————————————————

“kring..kring…”

Tiffany berjalan mengangkat telepon nya…

“kyaa….tiffany…kau jadi ke korea???” sebuah suara dari seberang telepon berteriak bahagia..

“yeah….tapi sebelum nya aku harus pergi ke prancis dulu..ada fashion show disana..” jawab tiffany acuh..satu tangan nya masih tetap mencorat coret beberapa sketsa..menghapus kemudian kembali menggambar lagi..

“yaah…??” dia kembali berteriak….merasa di acuhkan oleh tiffany…

Tiffany segera menghentikan pekerjaa nya…dan tertawa..“maaf…”

“kau ini….jarang-jarang seorang artis terkenal seperti ku mau menelepon mu….”

“hahahhaa..iya..aku tahu…”

“jadi..dimana kau akan bekerja??”

“vivien corp.. kau tahu??”

“vivien?? Hei..besok aku ada pemotretan disana…aku jadi model untuk produk mereka”

“merk apa?”

“Gillian & Ommelley”

“ah…mungkin kau nanti bisa jadi model victoria secret…” tiffany kembali tertawa…

“ya..ya…terserah…just make a good design for me then”

“sure…for my best friend…”

Mereka berdua tertawa….

 

——————————————————————————-

“Hai taeng…masuk lah…” Ucap yuri sambil tetap focus pada kamera nya…

Taeyon berjalan mendekati yuri… “aku heran..kenapa kau bisa menyadari kalo aku ada disini…” mata nya menatap ke sekeliling ruangan…mengamati design-design yang ada…

“tema nya hari ini apa? This’s for my buyer right?” ucap nya lagi…

Yuri mengangkat kepala nya… “hmm..its called feeling…indra ke enam.. atau mungkin firasat…”

Taeyon tertawa mendengar nya… “itu karena kau sudah tahu jika aku akan kesini… this s not your feeling atau sejenis nya…”

Kali ini yuri yang tertawa,,,,,”lihat akhir nya kau sendiri yang menjawab nya….hmm…. bagaimana…kau menyukai design nya??”

“not bad…but not good too…”

“ya…apa kau tak bisa memujiku sedikit saja?”

Taeyon kembali tertawa… “siapa yang jadi model nya?”

“yoona..lm yoona…”

“wow…”

“kau mau melihat nya???” yuri mengedipkan mata nya…

————————————————————————

Yuri memasukan beberapa hasil jepretan fotografer kedalam laptopnya…membuka nya lebih jelas sementara taeyon melihat nya dari belakang…

“this is one of the way I like my job” ucap yuri sambil tertawa..mata nya tak lepas dari foto-foto yang ada di layar laptop nya…

“taeng…lihat body nya…dia benar benar  seksi…” lanjut yuri…taeng mendekat..

“yeah..” jawab taeng acuh…

“mau ku kenalkan??” tanya yuri dengan wajah menggoda…

“terserah…tapi aku mau..besok hasil kerja mu ada di mejaku…mengerti…”

“yaah..kim taeyon..kau tidak bisa di ajak bercanda….” gerutu yuri

“hei taeng…kau tak punya request foto??” lanjut yuri kemudian

“terserah..kau kan merchandiser visual nya…just make it the best!!”

“huft..dasar gak punya jiwa seni…”

“but i have a power”

Yuri hanya menggelengkan kepala nya melihat teman nya yang mulai bersikap arogan….kemudian mulai mengerjakan tugas nya di depan komputer…

“ehm.. yuri…”

“hmmm..”

“kau masih mengingat victoria??”

Yuri terdiam…kemudian menatap ke arah taeyon..”

“memang nya kenapa?”

“hmm.. i just get a new project..with a new designer..”

“ah…”

“tiba-tiba saja aku terlintas victoria…”

Mereka terdiam beberapa saat..hingga akhir nya yuri tertawa…

“OMG…one of the one kim taeyon…is so sweet for her friend…. I cant believe that…” yuri masih tertawa..

“yaah….kwon yuri….tertawa mu tidak lucu…”

“okay..okay…but come on.. I have move on..”

“but..”

“listen kim taeyon….victoria itu masalalu ku..and it’s over now…look at me.. i m fine now..okay… “

“yeah…tapi kau sekarang jadi seorang player…”

“hahaha….aku hanya menikmati hidup..tak seperti kau..yang gila kerja…” yuri kembali tertawa…

“terserah..sudahlah..aku pergi dulu…jangan lupa…besok pagi semua nya ada di mejaku…” taeyon berjalan keluar dari ruangan yuri…

“okay bos…” teriak yuri…

Beberapa saat kemudian..yuri terdiam di kursi nya..perlahan..dia membuka sebuah file di laptop nya…

“victoria…” gunam nya..ketika melihat semua foto-foto nya yang tersenyum berdua dengan victoria… yuri menghela nafas panjang…victoria..nama yang tak pernah bisa di hapus dari hati nya..sampai saat ini.bahkan dengan sebanyak apa pun gadis yang dia kencani…yeah..taeyon memang benar…dia masih belum melupakan victoria…cinta pertama nya..tapi..dia juga tak bisa membiarkan taeyon diliputi perasaan bersalah…

“sampai kapan aku masih terus mengingat mu vic….” gunam nya….

 

 

“kwon yuri…”

“waaa……” yuri tersentak kaget…. dia melihat ke arah orang yang memanggil nya… jessica… sedang berdiri di depan pintu..

“hei.. sejak kapan kau ada disitu??”

Jessica berjalan mendekati yuri.. “oh..kau melamun lagi ??memikirkan victoria” tanya nya dingin…

“bukan urusan mu……” yuri menutup file nya..kemudian membuka file kerja nya….

“ada apa kau kesini??” ucap nya lagi…

“ini..data file untuk besok pagi…..model nya sunny.. semua style yang akan dia pakai sudah ada di file… kau tinggal mengambil nya di showroom.. untuk tema…terserah pada mu.. but.. this’s for winter season…dan satu lagi….aku mau..2 hari lagi hasil nya ada di meja ku…”

“hei… kau gila…. am I work only for “gillian&omelley” ??”

“well.. its not my business then…” jawab jessica dingin…kemudian berbalik meninggalkan ruangan yuri…

“hei..sica…kapan kau pulang?” teriak yuri..

“aku lembur…tidur di kantor…kau tak usah menunggu ku…”

“aish…” gunam nya…kemudian berlari mendekati jessica…

“so.. i guess i need my needdy now…” yuri tersenyum menyeringai…..

 

TBC

 

 

Dear Night : If Love Is Hope 2 September 25, 2011

Filed under: TaeNy,Taeyon,Tiffany — jiyachan @ 2:23 pm

ost : samoguk-seeya

dia akan berjalan…mendekati nya..menyebrang jalan…ketika tiba tiba dia merasakan…dunia nya mulai berputar….

jangan sekarang..aku mohon…jangan sekarang…..

wajah nya semakin berkeringat…bukan hanya karena dia lelah berlari…dia mencoba terus berjalan…berusaha menyebrang….dia memegang kepala nya dan berhenti berjalan…mencoba menenangkan rasa sakit yang muncul…

“TIIIIIIIIIIITTTTTTT….TTTIIIIIIITTTTTT….TTTTTTTIIIIIITTTTT”

yuri menoleh ke arah suara klakson mobil..sebuah mobil meluncur mendekati nya…dia bisa mendengar orang-orang berteriak ke arah nya…. dan dia berdiri memandang nya….

——————————————————————————————————————————————————————————–

“lihat..dok..aku sehatkan…” gadis itu memegang wajah nya..menunjukkan mimik lucu….

“iya..tapi kau harus tetap minum obat….”

“kalo begitu aku pergi dulu…dokter tahukan…yoona sering marah jika aku membolos…” lanjut nya…..

dokter lee…tersenyum…mereka berjalan menyusuri koridor rumah sakit….

“lepaskan aku….arrrgh…lepaskan aku…biarkan aku mati….”

dia berhenti dan menoleh ke arah teriakan itu….

“dia…baru mengalami kecelakaan…kekasih nya meninggal…” ucap dokter lee… ikut terdiam memandang seseorang yang tengah meronta berusaha melepaskan diri dari semua suster yang memegang nya…. “dan lebih parah…hidup nya..juga mungkin tinggal beberapa hari lagi……jika seseorang tak menyumbangkan jantung nya….”

“maksud dokter?”

“ya…dia mempunyai penyakit jantung….akut…”

Gadis itu terdiam mendengar penjelasan dokter lee…

“ayo..aku antar kau keluar” ucap dokter lee kemudian….

Dia menangguk dan berjalan mengikuti dokter lee…..beberapa saat kemudian dia berbalik kembali menatap nya…sebelum akhir nya kembali berjalan mengikuti dokter lee…..

 

—————————————————————————————————————————————————————————–

 

 

aku menghentikan mobil ku…tiffany…dia duduk tertidur di tangga rumah kami…aku terdiam memandang nya…..

6 bulan…hanya 6 bulan waktu ku untuk bersama nya lagi…..aku perlahan membuka pintu mobil dan berjalan mendekati nya….menatap wajah nya yang tak pernah membosankan….perlahan dia membuka mata nya…..

“tae…tae..kau sudah pulang?” seketika dia berdiri  memeluk ku…..

“hei..sudah ku bilang jangan menunggu ku….” aku membalas pelukan nya…

“aku merindukan mu…”

“aku juga…..”

“aku mencintai mu…”

“aku juga…”

“hei..kenapa kau mengulang kata-kata mu…”

“hah?…oh…aku mencintai mu tiffany….” aku memeluk nya semakin erat..

“tae…sakit….kau memeluk ku terlaku keras…”

“oh..maaf….” aku melepaskan pelukan ku…mencium kilat bibir nya yang manis…

“ayo masuk…”ucap ku kemudian….

 

 

 

 

malam semakin larut…dan aku masih tidak bisa memejamkan mataku….ucapan dokter tadi siang masih terus terngiang di kepala ku….6 bulan lagi…waktu ku hanya 6 bulan lagi… lalu bagaimana dengan tiffany..bagaimana dengan dia….airmataku kembali keluar…kenapa..kenapa ini harus terjadi dengan ku….

——————————————————————————————————————————————————————————–

Taeyon berdiri menatap pintu di hadapan nya…. “tuhan…aku pasti baik baik saja…” pikir nya…

dia menarik nafas panjang…kemudian perlahan membuka pintu…

“pagi dok….” dia menundukkan kepala nya…  “eh..seperti nya aku mengganggu……” lanjut nya lagi

“oh..taeng…masuk lah…kau tidak mengganggu sama sekali…lagi pula kami sudah beres…”

taeng mengangguk…..

“baiklah dok…kalo begitu aku pergi dulu…”

“jangan lupa diminum obat nya,….”

gadis itu membungkukkan badan nya..kemudian tersenyum manis pada taeyon..dan pergi meninggalkan ruangan dokter……

“duduklah taeyon..” ucap dokter itu beberapa saat kemudian..taeyon mengangguk kemudian duduk menghadap dokter..

“dok…bagaimana?”

dokter terdiam…dia menarik nafas panjang…

“kau…positif….”

seperti petir yang menyambar nya… badan taeyon lemas seketika….

“ta..tapi dok..bagaimana mungkin…bagaimana mungkin aku mengalami nya…aku sehat dok..selama ini aku sehat dok….” airmata taeyon mulai keluar…..dia menangis…

——————————————————————————————————————————————————————————–

aku baru saja kembali dari swalayan..ketika aku melihat taeyon membereskan semua pakaian nya…aku segera berlari menghentikan nya…

“tae..tae…kau kenapa??”

tapi dia tetap tak bergeming dan terus memasukkan semua pakaian nya kedapam koper…

“taeng…kau mau kemana???katakan padaku…” aku menangis berusaha menahan taeyon yang membereskan semua baju nya kedalam koper..

“jika aku salah..tolong maafkan aku..aku akan memperbaiki nya…..”

taeyon tetap terdiam….memasang muka dingin..melanjutkan pekerjaan nya membereskan semua pakaian nya…kemudian berjalan membawa koper nya menuju pintu keluar… aku berusaha menghalangi nya….

“tiffany.kita sudah selesai..carilah wanita yang lebih baik…” ucapnya dingin..sambil memasukkan nya kopernya kedalam bagasi mobil…bagaimana mungkin taeng mengatakan hal ini kepadaku….aku tahu dia mencintaiku..bagaimana mungkin……

“tidak..aku tak mau berakhir…tolong taeyon…katakan salahku apa??” aku berteriak pada nya…memegang tangan nya….melepaskan pegangan tiffany dan memasuki mobil dan menyalakan mesin nya..meninggalkan tiffany sendirian yang berlari mengejar mobil nya…..

air mata taeyon perlahan keluar….hati nya benar benar sakit..harus meninggalkan tiffany seperti itu…tapi..apa boleh buat…ini semua demi kebaikan tiffany…tifany lebih baik tanpa nya…dia bisa mendapatkan gadis yang lebih baik..dan sehat..tak seperti diri nya…yang hidup nya hanya 6 bulan….

“fanny-ah…maafkan aku…maafkan aku….maaf…” ucap taeyon terbata-bata…

——————————————————————————————————————————————————————————–

Taeyon duduk sendirian…memandang langit  yang biru….bayangan tiffany yang tersenyum masih melekat di ingatannya….kenapa…kenapa semua nya harus terjadi pada nya….air mata nya mulai keluar….

“hai..boleh aku duduk disini??” seorang gadis tersenyum pada nya mendekat…dia memakai pakaian yang sama dengan nya…pasien rumah sakit…

Taeyon hanya memandang nya..

“aku dengar kau punya penyakit jantung ya?”

“di rumah sakit ini semua berita cepat menyebar ya……” jawab taeyon sinis…

“hahahaha….dokter lee yang memberitahu ku…aku pasien tetap nya juga penghuni tetap rumah sakit ini….” gadis itu masih tersenyum manis..

“……………………” taeyon terdiam…

“hmmm…..kau tahu..kau lebih beruntung ….setidak nya…kau masih sempat merasakan hidup normal….tak banyak orang yang beruntung seperti mu”

“beruntung?? hidupku tinggal 6 bulan lagi….”

“hahaha….kau tahu… yang mengetahui hidup mati itu hanya Tuhan…..” dan gadis itu kembali tersenyum….berdiri….merentangkan kedua tangan nya…menikmati angin yang datang menerpa nya….

“aku ingin hidup lebih lama lagi….” gunam nya….

——————————————————————————————————————————————————————————–

 

 

Tiffany  terus berlari mengejar mobil taeyon…hingga kakinya semakin lemas dan nafas nya terengah-engah.. mobil taeyon terus menjauh….dan dia berteriak sekuat tenaga memanggil nya……. 

taeyon jangan pergi….aku mohon… air mata ku terus keluar….apa salah ku…aku bisa merubah sifat ku…aku bisa merubah semuanya…yang penting kau jangan meninggalkan ku taeyon……

tiffany terus mengurung diri nya di apartemen mereka….dia tak berhenti menangis…menyalakan semua video tentang mereka berdua…..melihat taeyon yang tersenyum manis…..memasang mimik lucu di hari ulang tahun nya…saat-saat bahagia mereka….. dia ikut tersenyum…mengenang semua nya…..tapi hidup harus terus berlanjut…dia tak bisa bersedih selama nya…..hingga seminggu kemudian…dia mencoba bangkit….membereskan apartemen nya…hingga…satu amplop  terjatuh dari meja….dia membuka nya….dan sedetik kemudian….air mata nya…kembali turun…lebih banyak…..

 

 

 

 

 

 

“taeng….taeng tunggu……..”  taeyon berjalan cepat..tak mempedulikan tiffany yang terus menerus memanggil nya….berjalan menuju mobil nya…tiffany menyusul nya…memasuki mobil…..

“KELUAR…..” taeyon berteriak….

“tidak..taeng…tolong dengarkan aku….aku..tak akan pernah meninggalkan mu….” ucap tiffany..mata nya mulai berkaca-kaca..tangan nya memegang erat tangan taeyon….

Taeyon menyalakan mobil nya…menginjak gas sekuat tenaga….

“taeng…dengar..sekeras apa pun kau menolak ku….aku tak akan berhenti…kita akan melewati nya bersama-sama……”

“aku….hidup ku tinggal 6 bulan lagi….apa kau tak mengerti???pergilah dari ku…..”

“kau akan sembuh..taeng…aku yakin kau akan sembuh….kita pasti…….TAENG…AWAS……….” tiffany menjerit memanggil taeyon….sebuah mobil truk tepat berada di hadapan mereka….secepat nya teeyon membanting setir hingga mobil mereka berputar di udara sebelum akhir nya jatuh kembali ke tahan…..tiffany….tubuhnya memeluk taeyon seketika…..berusaha melindungi nya……

 

 

 

 

 

 

“tiffanny….bangun……” taeyon memegang pipi tiffany..menepuk nya….darah segar berceceran di dekat nya….

“bangun..tiffanny….” ucap nya sekali lagi…menangis perlahan….hingga tubuh nya merasa lemas….dan dia pingsan dalam pelukan tiffany….

——————————————————————————————————————————————————————————–

“dokter lee…kondisi taeyon kritis…” ucap suster penjaga sambil terengah-engah..

“apa??”

“iya..seharian ini dia tak mau meminum obat nya lagi…”

“dasar anak itu….” gunam dokter lee kesal…kemudian berjalan menuju kamar taeyon….ketika seorang suster yang lain tiba-tiba menghentikan nya…

“dokter…dia sedang kritis….”

“siapa??”

“pasien tetap dokter…”

Wajah dokter lee segera berubah…secepat nya dia berlari menuju ruang UDG…

“1…2…3…” dokter lee menghidupkan kembali alat nya….berusaha mengembalikan denyut jantung gadis itu..tak ada perubahan….

“1..2…3…zzzzzz” alat itu kembali bereaksi kali ini tekanan nya lebih tinggi….dan gadis itu..sama sekali diam tak bergerak….hingga beberapa saat kemudian….

“beeeeep….beeeeeeep…..” layar penunjuk detak jantungnya….terdiam rata……..dokter lee tertegun…..

“dia sudah tidak ada dok….” gunam sang suster beberapa saat kemudian…..

Dokter lee mengangguk lemah….berusaha menahan air mata nya…..

“Suster…siapkan operasi lagi….”

“maksud dokter??”

“jantung nya…dia ingin memberikan jantung nya untuk taeyon….itu pesan terakhir nya…..”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“dok…aku ingin memberikan jantungku untuk taeyon…”

“apa??kenapa??”

“aku…ingin jantungku terus berdetak..lagi pula…aku merasa…Tuhan memberinya kehidupan kedua….”

“yuri…..”

“aku ingin melihat nya tersenyum…”

– FIN-


 

Game of Love Chap 9 September 11, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,Soehyun,TaeNy,Taeyon,Tiffany,Yoona,Yoonhyun,yulsic,YURI — jiyachan @ 3:37 pm

Jessica POV

 

Deg-deg-deg….aku memegang hati ku yang tak berhenti berdetak sedari tadi….bayangan yuri..ketika dia perlahan mendekatkan tubuh nya…kembali terlintas…. Dan mukaku mulai terasa memanas… Tuhan…jangan-jangan aku menyukai dia…tapi ini hal yang tidak mungkin..tak mungkin aku menyukai orang yang telah merenggut virginity ku secara paksa…hal ini tak mungkin…..tapi… aku kembali memegang jantungku…apa aku mencintai nya??

 

Perlahan Jessica menutup matanya….

 ————————————————————————————————————-

 

Esok pagi nya…

Tiffany berdiri di depan  lift..apartemen nya…

“ting…” suara lift berhernti tepat di depan tiffany…dan perlahan pintu lift terbuka…dia tertegun sebentar..sebelum akhir nya dia memasang wajah dingin nya…berusaha menyembunyikan kekagetan nya.. “uuh…kenapa pagi-pagi harus bertemu dengan nya” 

 

Mereka sama-sama terdiam….perlahan..sedikit demi sedikit..tiffany berusaha melirik seseorang yang tepat ada di samping nya… yuri…

“kau..kenapa kau melihat ku seperti itu??” ucap yuri..memandang lurus ke arah pintu lift…tanpa melihat ke arah tiffany..

“hahahaha…siapa yang melihat mu…geer…” jawab tiffany… “bukan nya terbalik…sepertinya..kau yang mengajak ku bicara..berusaha mendekatiku…….”

Belum sempat..tiffany menyelesaikan kalimat nya…yuri sudah mendorong tubuh nya ke dinding lift….

“memangnya kenapa jika aku mendekati mu???hmmm??” ucap yuri setengah berbisik…jarak mereka hanya beberapa inci..

“kau sudah punya victoria…dia teman ku…”

“lalu??apa masalah nya?”

“aku sudah bertunangan….”

“aku tak peduli…” perlahan yuri menempelkan hidung nya…menutup mata nya…”kau tahu…aku sangat menyukai mu…dan aku tak main main…aku..rela melepaskan victoria..asalkan kau jadi milik ku…” lanjut nya..sebelum akhir nya…dia mencium tiffany penuh gairah…

Tiffany berusaha menolak nya…memukul tubuh yuri dengan keras…menutup mulut nya rapat…tubuh nya meronta dan menolak…tapi itu hanya terjadi beberapa menit..sebelum akhirnya dia tidak sanggup menahan nya…pukulan nya semakin lemah…dan lemah..hingga pada akhir nya dia menutup mata nya…terlarut  oleh ciuman yuri yang meleleh kan bibir nya..membuat dia membuka mulut nya..merasakan lidah yuri yang menjalar di mulut nya…dan menginginkan nya lagi….memperdalam ciuman mereka….

 

“ting..” pintu lift kembali berbunyi..tanda mereka sudah sampai di lantai dasar….yuri melepaskan ciuman nya…

Membelai wajah tiffany dengan lembut….dan mulai tersenyum licik…

“hmm…mencium seorang artis….rasa nya memang beda…..”

Dan “slaap” tangan tiffany berayun hendak menampar nya…tapi dengan cepat yuri memegang nya….dia kembali tersenyum…melihat ekspresi wajah tiffany yang memerah menahan marah….

“kau malu…atau pun kau marah…wajah mu..selalu memerah……tapi aku suka…..” lanjut nya…kemudian mencium sekilas bibir tiffany…dan pergi menuju mobil nya.. sambil tertawa…..

Tiffany terduduk lesu… “sial…sial..kenapa aku terlarut dalam ciuman nya….” dia memukul mukul kepala nya… “dasar kau bodoh….bodoh….”

“Kwon yuri..awas kau nanti….  “gunam nya… kemudian berdiri dan  segera bergegas menuju mobil nya…..

 

————————————————————————————-

Yuri…menghentikan mobil nya di pinggir jalan..dia memandang wajah nya melalui spion…memandang bibir nya…sisa lipgloss tiffany masih tersisa di bibir nya… dia mengambil  tissu…dan membersihkan bibir nya….dan melemparkan sisa tissu ke tong sampah…dia tersenyum pada diri nya sendiri….

 

“lee dong hae…kau yang akan pertama hancur……”

 

beberapa saat kemudian dia mengambil iphonenya..dan memijit sebuah nomor…

“halo..sica…hari ini kau libur…kita pergi jalan jalan….aku jemput sekarang…..”

 

————————————————————————————————

Tifanny baru saja menyelesaikan syuting nya….dia berjalan menuju tempat duduk nya…mengambil iphone di tas nya…sebuah pesan muncul…….

 

“fany-ah…maaf aku tak bisa menemani mu syuting..aku harus kerumah sakit…love you…”

 

Dia menarik nafas panjang….kenapa sekarang semua nya terasa rumit….masalah donghae dan yoona…taeyon…dia tak menyangka akan bertemu lagi dengan nya… taeyon…teman dekat nya semasa sma..yang  jika saja..tak ada masalah itu..mungkin dia dan taeyon masih berteman…bagaimana tidak…setelah yuri…dia adalah gadis yang  menjadi sahabat nya…kelakuan nya..senyum nya..sifatnya…semua nya hampir sama…taeyon dan yuri...mereka mirip… ah..dan yuri…dimana dia sekarang?? Apa dia masih ada?? Apa dia masih  ingat padanya….yuri..yuri…yuri……dan tiba tiba saja….bayanganan kejadian tadi pagi muncul di benak nya..ciumannya dengan yuri yang ini….wajah nya terasa memanas..membayangkan semua nya…. aish.. dia tidak mungkin yuri ku…dia benar benar berbeda….

 

“hei…kau kenapa melamun…..”

Tiffany tersentak dari lamunan nya.. mencoba tersnyum… “hei..vic…”

“kenapa? Ada masalah dengan donghae?” victoria duduk di samping tiffany…

“enggak….aku baik baik saja dengan dia ko…”

“trus???”

“hanya saja..sekarang adik nya masuk rumah sakit…eh… bagaimana hubungan mu dengan pacar mu itu??”  tiffany mencoba mengaliihkan pembicaraan mereka…

“yang mana?” tanya victoria…

“itu…kwon yuri…”

Victoria tersenyum…dan menggelengkan kepala nya… “dia bukan pacar ku kok..”

“o..ya??”

“kau kenapa??” tanya balik victoria “kenapa kau antusias dengan kwon yuri…jangan-jangan kau menyukai nya ya???”

“hehehehe..tidak apa-apa…” jawab tiffany sambil tersenyum menggaruk garuk kepala nya…… “hmm…aku hanya khawatir saja padamu…kau kan sudah lama sendirian….” lanjut nya…kemudian tertawa….

“dasar kau ini…” victoria ikut tersenyum…sambil memukul tiffany…

Mereka berdua tertawa….

 

 

“krring..kriing” victoria melihat ke arah iphone nya yang berbunyi…..

“sebentar ya…” ucap nya..kemudian mengangkat telpon nya…

“halo..”

 ————————————————————————————————————-

 

“hei….kau sudah lama menunggu??” yuri membuka jendela mobil nya..dan tersenyum manis…

Jessica tersenyum…. “hanya sebentar…” kemudian berjalan ke arah mobil yuri dan masuk kedalam nya…

“jadi..ms. yuri hari ini kita mau kemana? Tanya nya lagi….

“hei…aku sudahbilang…selain di kantor kau jangan memanggilku ms…aneh tau…” ucap yuri ketus…

“hehehehe…maaf yul…” jessica tersenyum kikuk..bagi nya masih aneh…memanggil yuri dengan langsung…

“jadi???” lanjut nya….

“hmm….kemana ya??kau ada ide??” tanya yuri balik…

“hmmm…pantai..?”

Yuri menggeleng… “penuh”

“taman?”

Yuri kembali menggeleng.. “terlalu banyak orang”

“gunung?”

Yuri menggeleng “terlalu sepi”

“hmmm…taman bermain?”

“seperti anak kecil…”

“jadi mau kemana…??” jessica mulai kesal dengan kelakuan yuri…

Mereka terdiam beberapa saat sebelum akhir nya..yuri..tersenyum…

“aku tahu harus kemana…” ucap nya kemudian menyalakan kembali mobil nya…

 

 

“tada…..” ucap yuri bersemangat…..

Jessica hanya terdiam….tubuh nya mulai berkeringat…apartemen…hanya berdua….

“hei..kenapa diam saja….ayo masuk….” lanjut yuri…tangan nya menarik jessica memasuki apartemen nya….

“ini apartemen pribadi ku…hanya sooyoung dan changmin yang pernah datang ke sini…dan kau….” ucapnya lagi…memandang sekeliling apartemen yang dengan bangga… “bagaimana..apartemen ku bagus kan….”

“hehehe….ba..bagus….” jawab jessica masih gugup…

Yuri memadang jessica….beberapa saat kemudian dia menyadari keanehan jessica…dia tersenyum..dan mendekati jessica…dan dengan cepat memegang  pundak jessica…membuat jessica tak bisa bergerak sama sekali….

“sica…” bisik nya…sambil mencondongkan wajah nya….perlahan….

 

“Aku harus bagaimana ini…. “ jessica hanya diam…tapi tak lama kemudian mata nya secara refleks menutup…mengatupkan kedua bibir nya…ketika dia menyadari yuri semakin mendekatkan bibirnya….

“hahahaha…hahahaha…” yuri tertawa keras..memegang perut nya….jessica perlahan membuka matanya…..

“seperti nya..kau selalu berpikiran meusum ya??” ucap yuri…dia masih tertawa…sementara jessica bisa merasakan wajah nya memanas memerah menahan malu…

 

————————————————————————————————————-

“aish….anak itu….” gunam nya…sooyoung menatap tumpukan kertas di mejanya…..

“sudahlah..biarkan saja…dia..setidak nya kita kan bisa berduaan…” ucap changmin…tersenyum nakal….

“heh..kau ini…kau tidak lihat..pekerjaan ku sedang banyak??” sooyoung mendelik ke arah changmin…membuat changmin diam seketika…

“dan..pekerjaan mu bagaimana??? Bukan nya kau harus menyelesaikan proyek itu…” lanjut nya

“hehehe..tenang…80% hampir beres…tender kita pasti menang…” jawab changmin…kembali tersenyum manis…bangga akan pekerjaan nya

“ehm,…bagaimana kalau nanti siang kita makan di….”

“CHANGMIN..NA….” teriak sooyoung  membuat changmin kembali terdiam…

“te..te..tenang yooungi….baiklah..kita akan makan di kantin saja….” lanjut nya kemudian berlari meninggalkan ruangan sooyoung….

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan changmin….beberapa saat kemudian dia mulai mengambil beberapa file di atas mejanya….tetapi dia kembali terdiam….ingatan nya tentang ucapan yuri…apa yang di rencanakan yuri…dia mulai mengerti…

“yul..aku mengerti penderitaan mu dulu..tapi..apa kau perlu berbuat sejauh ini…dan jessica…bagaimana dengan dia..walau pun kau tak menyadari nya..tapi kau menyukai nya…lalu..mau kau apakan dia??”

Sooyoung menarik nafas panjang…dan mulai mengerjakan pekerjaan nya kembali ketika tiba-tiba iphone nya berbunyi..

 

“halo…nona sooyoung…Bos dari wilayah yang kemarin kita kuasai..ingin bertemu dengan  nona Yuri “

“siapa nama nya?”

“Mr KIM..dia ingin membuat kesepakatan dengan kita…”

“baiklah…tolong katakan pada nya..tunggu jadwal pertemuannya dari kita…”

“baik nona…”

 

Sooyoung menutup iphone nya…mengirim pesan pada yuri…setelah itu dia kembali terdiam…

 

“yul..lihat…kau sudah bisa menghancur kan nya…sekarang…tapi..kenapa kau ingin bermain seperti ini..”

 

—————————————————————————————

“ah..selamat siang suster…” donghae tersenyum dan menundukkan kepala..begitu  seohyun masuk..

“selamat siang..” jawab seohyun sopan..kemudian berjalan menuju yoona dan memeriksa keadaaan yoona…

“ehmm…tuan donghae…apa anda bisa keluar sebentar?” lanjut seohyun..

“eh…” donghae tampak kebingungan…

“ini waktu nya mandi..” seohyun mencoba menahan senyum nya…. donghae tiba tiba tersenyum…

“ah..iya..maafkan aku….” ucap nya kemudian keluar dari ruangan yoona…

Seohyun kembali tersenyum melihat kelakuan donghae…kemudian berbalik menatap yoona….

“yoona..kau cantik..kaya…kau juga mempunyai kakak yang baik..bahkan tunagan kakak mu artis terkenal…tapi kenapa kau tidak ingin hidup??”

 

 

“selamat siang…”

“ah..selamat siang dok…” jawab donghae…

“kenapa anda ada di luar?”

“ah..yoona sedang mandi…” jawab donghae sambil tersenyum…taeyon pun ikut tersenyum…

“dok…bagaimana keadaan yoona?” Lanjut donghae kemudian..

“luka nya sudah mulai sembuh…” jawab taeyon…

“ah..kalo begitu syukur lah…aku…selalu merasa bersalah pada nya…”

“apa??”

“hahaha..tidak apa-apa dok…” ucap donghae..sambil tersenyum kikuk….

Taeyon hanya tersenyum…kemudian mereka kembali terdiam….

“ah..maaf..aku harus memeriksa pasien lain…” kata taeyon memecah keheningan mereka..

“ah iya….”

“aku akan memerika kondisi yoona nanti sore…anda jangan khawatir..”

“terimakaasih dok…”

Taeyon menundukkan kepala nya lalu pergi meninggalkan donghae yang masih berdiri memandang nya….

“aku tak menyangka..dokter yoona masih muda..tapi dia terlihat dingin…” gunam nya…

 

—————————————————————————————

Taeyon menghentikan mobil nya di sebuah restoran..kemudian berjalan memasuki restoran itu..pandangan nya tertuju pada satu orang yang dia kenal…perlahan dia berjalan mendekati nya…

“halo…” ucap nya…menyodorkan tangan nya pada orang itu…tapi kemudian menarik nya kembali dan tersenyum ..ketika dia tahu orang itu tak ingin berjabat tangan dengan nya…

“apa yang kau inginkan dari ku?” ucap orang itu ketus…

Taeyon hanya tersenyum..kemudian memanggil seorang pelayan..dan memesan “black coffee”

“kerja sama…” jawab taeyon singkat begitu pelayan itu pergi…

“kerja sama apa?? Apa kau tidak tahu aku seorang artis terkenal…aku punya banyak relasi”

Taeyon kembali tersenyum.. “nona victoria…aku tahu kau seorang artis terkenal..tapi..aku juga tahu..pekerjaan gelap mu apa…”

“apa maksud mu..” ucap victoria…

“hubungan mu dengan Yuri…aku tahu semua nya…” jawab taeyon dingin….

Sang pelayan..kembali dengan membawa “black coffe” pesanan taeyon…taeyon meminum nya perlahan….

Victoria menutup mulut nya dengan kedua tangan nya berusaha menyembunyikan keterkejutan nya..bagaimana mungkin ada orang yang tahu hubungan nya dengan yuri…ini tak mungkin terjadi…manager nya pun tak pernah tahu rahasia nya ini…

“k..kau…siapa kau sebenar nya….”

Taeyon menghela nafas nya,,, “aku bukan siapa siapa…”

Mereka terdiam beberapa saat…. “aku hanya minta satu bantuan mu..dan aku bisa jamin…rahasia mu aman…”

“dan jika aku tak mau??”

“aku tak bisa jamin..jika hidup mu masih baik baik saja…..bukan..bukan hanya hidup mu..tapi orang-orang yang kamu cintai…”

“kau hanya menggeretak…”

Taeyon kembali mengela nafas nya.. “aku bukan orang yang suka menggertak…..” taeyon mengambil beberapa foto dari saku nya dan menyerahkan nya pada victoria….kemudian dia berdiri

“aku harus pergi.. pikir kan lah….” lanjut nya..sambil meletakkan beberapa lembar uang…kemudian pergi begitu saja…meninggalkan victoria sendirian…

 

Victoria…mengambil beberapa foto itu…menatap semua nya dengan tak percaya…foto..foto  dia sedang bercinta dengan yuri…foto foto mereka berciuman…bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi… dia masih tak percaya…

“apa…apa yang harus aku lakukan??”

 

——————————————————————————————–

Malam telah larut ketika taeyon menghentikan mobil nya di depan rumah sakit…dia masih terdiam…memegang stir nya…setelah pertemuan nya dengan victoria, seharian dia mengelilingi kota seoul..menyusuri tiap jalan nya..tanpa tujuan…

“apa yang aku lakukan ini benar?? Apa  aku harus masuk kedalam lingkaran itu?” dia mencoba menutup mata nya…ketika tiba tiba bayangan yoona muncul di benak nya… “aish..aku belum memeriksa keadaan nya….” gunam nya..lalu secepat kilat keluar dari mobil dan berjalan menuju kamar yoona…

 

Taeyon perlahan membuka pintu kamar yoona dan bersiap akan memeriksa nya ketika..dia tiba-tiba melihat orang yang baru saja di pikirkan nya..taeyon tertegun..diam tak bergerak….

“hei…apa kabar??” taeyon mencoba tersenyum beberapa saat kemudian…

“hei…aku baik…kau sendiri??” jawab tiffany..dia berdiri dan berjalan menjauhi yoona..memberi ruang untuk taeyon memeriksa pasien nya….

“aku juga baik…” jawab taeyon…mata nya tak beralih dari yoona… menempelkan statekop nya…memeriksa keadaan yoona….

“hmm…kondisi nya sama sekali belum berubah” lanjut taeyon…sambil melepas stateskop nya…”tapi secara fisik..sekarang..kondisi nya mulai pulih”

Tiffany..hanya terdiam mendengar penjelasan taeyon…

“kalo begitu..aku pergi dulu…” taeyon berjalan keluar ruangan….  Tiffany…apa kau tak merindukan ku sama sekali??

 

 

“hei..taeyon….” ucap tiffany tiba-tiba..membuat taeyon menghentikan langkah nya….

“apa…kau mau minum kopi??”

Taeyon..berbalik…mencoba tersenyum…. “baiklah….”

Bagaimana pun juga…aku tak bisa menolak mu…

“jadi…bagaimana kabar mu…” tiffany menyerahkan segelas kopi ..tersenyum kikuk…mereka duduk di taman rumah sakit…

“aku baik…kau sudah menanyakan nya tadi…” jawab taeyon..tersenyum…

“aku..tak tahu harus berbicara apa…” tiffany menggaruk garuk kepala nya…berusaha tertawa…

“aku juga…aku tak menyangka kau kenal dengan pasien ku…”

“yeah…dunia sempit….”

Mereka kembali terdiam…menikmati aroma kopi…sibuk dengan pikiran nya masing masing….

“taeyon…aku sudah tunangan…” tiffany menundukkan kepala nya… aku sudah tahu….

“oya….selamat kalau begitu…” jawab taeyon dingin…

“yoona…pasien mu…dia adik tunangan ku….”

“oh…begitu ya…” aku juga sudah tahu

Mereka kembali terdiam….

“ehmm…tiffany..seperti nya aku sibuk…aku harus pergi dulu” taeyon menundukkan kepala nya..kemudian berjalan ke ruangan nya…

“iya…” jawab tiffany..perlahan…memandang taeyon yang perlahan menghilang dari nya…

 

 

“fanny ah” tiffany tersentak dari lamunan nya

“oh..oppa…”

“kau sudah bertemu dokter taeyon”  donghae mencium kening tiffany..kemudian duduk di samping nya

“iya sudah…dia baru saja pergi barusan…” jawab tiffany….

“ada yang sedang kau pikirkan?” tanya donghae kemudian…

Tiffany hanya menggelengkan kepala nya….kemudian memeluk erat donghae…mencoba menutup mata nya…

 “kenapa..kenapa semua nya seperti ini….taeyon…apa kau masih marah padaku??”

 

TBC..

 

tadi nya author pingin uplod yang “only u” dulu..tapi apa boleh buat..ternyata mood malem ini lebih bagus buat FF ini… 😀

nah..bagaimana dengan cerita nya.. makin belibet ya… hehehehe…makin banyak drama.. 😀 (serasa drama korea…) 😀

oke lah… tunggu comment nya aja ya……