jiyachan

My FicTion My ImmaGination

Final : 500’s years of Love Januari 7, 2012

Filed under: FANFIC,FICTION,JEsIcA,yulsic,YURI — jiyachan @ 7:41 am

Ost :  Time Machine – SNSD

the circle of live ( 49 days ost complicated)

“apa??pangeran Yul punya hubungan dengan pelayan itu??”

“iya….Yang Mulia…hamba melihatnya sendiri….”

“ini tidak boleh terjadi….Cepat segera atur rencana untuk memisahkan mereka…”

“baik yang mulia…….”

Jessica segera menarik tangan nya…..

“pergi…pergi dari sini…” air mata jessica mulai keluar…dia mendorong yuri..

“jessica..kau tidak apa-apa??” ucap yuri..khawatir..

“pergi dari sini..aku mohon….” ucap nya terbata-bata…terus mendorong yuri keluar ruangan nya…mengunci pintu…dan terduduk lemas….air mata nya terus mengalir….

“seret dia ke penjara….” ucap sang kaisar

“Yul…percaya lah pada ku…aku tak mengkhianati mu…..” seoyon masih terus menangis….

“bohong….kau adalah penyusup…..aku melihat mu bersama musuh….” ucap sang kasim

“tidak Yul….percayalah padaku….” seoyon masih terus menangis…sementara yul hanya terdiam..di tempat nya…

“Seret dia……”

 

 

“hukuman bagi seorang penjahat adalah di kubur hidup-hidup….tapi karena kau adalah seorang selir …maka hukuman mu..akan lebih berat…. putra ku…Yul sendiri yang akan mengubur mu…..” dan dia tersenyum…licik…..

“aku adalah seoyon….aku…… adalah dia…..” dan Jessica terus menangis…..

Yuri berdiri di depan LAB jessica….masih tak percaya apa yang baru saja di alami nya…sekilas ketika tubuh mereka bersentuhan… dia kembali melihat gadis itu….melihat gadis itu memakai baju pengantin kekaisaran…tersenyum manis pada nya…dan masih membekas di ingatan nya… ucapan nya untuk gadis itu….

 

“Jung Seoyon….aku mencintai mu….”

Jung seoyon…jadi nama gadis itu adalah jung seoyon….dan dia..jessica…dia seperti jessica….berbagai pertanyaan muncul di benak nya….membuat pikiran nya..kebingungan…..tubuhnya mendadak berkeringat…dan kepala nya berkunang-kunang….dia mencoba menutup mata nya….. “jung seoyon….jung seoyon…jessica…jessica jung….jung jessica…..” dan semua nya menjadi gelap…..

“Seoyon….aku mencintai mu….”

“Yul….aku……”

“kau mencintai ku juga kan??”

“iya..tapi…kita tidak mungkin….Pangeran Yul…kau adalah pewaris tahta….dan aku..aku hanya seorang pelayan….”

“aku tak peduli….aku tak ingin tahta itu…kita bisa pergi…”

“Pangeran Yul….”

“jangan panggil aku pangeran….”

“Yul….”

“Seoyon…selama nya aku mencintai mu…”

 

 

 

“Kwon Yul…apa kau mencintai pelayan itu??” ucap sang kaisar…wajah nya menahan berusaha menahan marah….

“Iya..appa….” jawab Yul tenang…

“jadi gosip itu memang benar…pengawal tangkap pelayan itu….” dia kembali memberi perintah

“APPA……kau tak berhak menangkap nya…” Yul berteriak….membuat kaisar terdiam…selama hidup nya..belum pernah dia melihat kemarahan di mata anak nya….dan kali ini..hanya gara-gara seorang pelayan…Yul membantah ucapan nya….

“YUL…kau tahu..kau tidak bisa berhubungan dengan dia…dia itu seorang pelayan…kelas rendah…” ucap sang kaisar beberapa saat kemudian….

“tapi aku mencintai nya APPA…dan aku akan menikahi nya….ini sudah keputusan ku….” sang kaisar hanya terdiam mendengarkan ucapan Yul…tak ada guna nya dia mengatakan apa pun..jika anak nya itu sudah memutuskan satu hal…seperti nya…dia harus mencari jalan yang lain untuk memisahkan mereka…..

 

 

 

 

 

Kamar megah sang pangeran..tertata dengan baik…bunga-bunga yang bertebaran warna-warni di seluruh lantai dan mawar merah yang bertebaran di tempat tidur membuat kamar nya semakin mempesona….dan Seoyon terdiam melihat semua nya….

“Yul…ini cantik….”

“iya…tapi tak ada yang secantik diri mu….” yul tersenyum memandang istri nya….mencium lembut dahi nya…hingga akhir nya..membopong dan membaringkan nya di tempat tidur…..

“Jung Seoyon….aku mencintai mu….”

“aku juga Yul….”

 

“Yuri…yuri…yuri…..” yuri perlahan membuka mata nya…dia memegang kepala nya yang masih pening…..

“aku…ada dimana???” ucap nya perlahan…..

“haish…syukurlah…kau masih hidup….” ucap sooyoung…dia memberikan segelas air pada yuri….. “kau pingsan..di depan LAB jessica…” lanjut nya…..

“aku ada dimana???jam berapa sekarang??”

“klinik universitas…dan sekarang sudah jam 5 sore…kau pingsan hampir 3 jam lebih….aku sampai takut..jika kau benar-benar meninggal….”

Beberapa saat kemudian seorang dokter datang dan memeriksa yuri…

“seperti nya anda hanya kelelahan…” ucap sang dokter kemudian..setelah dia selesai memeriksa yuri…

“jadi dia boleh pulang dok??” ucap sooyoung

“ya..tentu saja…” sang dokter tersenyum…dan setelah memberikan beberapa obat dia kembali ke ruangan nya..meninggalkan sooyoung dan yuri sendiri….

“baguslah…sekarang kau pulang sana….” ucap sooyoung kemudian…dia berjalan meninggalkan yuri… “kau bisa pulang sendirikan??” lanjut nya..dari balik pintu klinik…yuri mengangguk lemah….

“baiklah…hati-hati dijalan…”

Yuri menghela nafas nya….terdiam beberapa saat…ketika tiba-tiba satu pikiran terlintas di kepala nya….dia segera berlari keluar dari klinik menyusul sooyoung….

“soo..tunggu….” teriak nya…..

———————————————————————————-

Profesor Kim baru saja membereskan semua peralatan nya dan bersiap akan pulang..ketika tiba-tiba seorang pekerja…menghampiri nya….

“profesor…lihat ini….kami menemukan beberapa gulungan lagi….”

“ah….terima kasih…kalian boleh pulang…kita lanjutkan penggalian nya besok…” ucap nya….tersenyum..”aah…sooyoung pasti akan senang melihat nya…” gunam nya…kemudian perlahan dia membuka salah satu gulungan…dan seketika mata nya terbelak..

—————————————————————————————

“ayo duduk….maaf..ruanganku sempit…” ucap sooyoung ketika mereka sampai di ruangan nya….yuri mengangguk..dan mengambil sebuah tempat duduk…

“jadi apa yang ingin kau ketahui??”

“aku ingin mengetahui sejarah istana gyeon-Ja”

“hmmm…aneh…tadi pagi..jessica pun mencari informasi tentang itu…”

“oya??”

“yup…”

“jadi bagaimana??kau kan ahli sejarah…”

“hmm…setahu ku…istana itu terakhir di huni oleh raja Gyeon-ja…dia punya 2 orang anak…anaknya yang pertama adalah Kwon Yul..dan yang kedua adalah Kwon Jiyon”

“Kwon Yul?? Aku baru mendengar nya…”

“yeah…Kwon Yul…dia mati muda….tak banyak sejarah yang menceritakannya…tapi…beberapa catatan kuno menyebutkan kalo dia bunuh diri….”

“oh…..” mereka terdiam beberapa saat kemudian….

“eh…tapi aku baru menemukan sesuatu yang bagus….” sooyoung tersenyum lebar…kemudian mengambil tas nya… “ini…lihat….kami menemukan beberapa gulungan….sebuah catatan kuno…”

Sooyoung membuka gulungan itu dan memperlihatkan nya pada yuri…. “kemungkinan besar ini adalah tulisan raja Gyeon-ja….aku harus mulai menterjemahkan nya…..” lanjut sooyoung sementara tangan nya sibuk membuka beberapa gulungan yang lain…..

“ini aku tuliskan untuk anak cucu ku….agar tak suatu saat nanti..tak ada yang mengikuti jejak ku…..”

“cerita ku…adalah cerita..dimana seorang ayah yang tamak akan kekuasaan…hingga melupakan kebahagian anak nya….”

“yang membawa…penyesalan sepanjang hidup ku…..”

“adalah..Kwon Yul…anak malang itu…ksatria..paling gagah berani..di negeri ini….tameng dan ujung tombak negeri ini….”

“calon pewaris tahta ku…”

“melihat nya…membuat ku lupa…bahwa dia adalah manusia biasa…bahwa dia pun suatu saat akan jatuh cinta….”

 

 

“ketamakan ku..membawa petaka untuk ku sendiri….Kwon Yul…anak ku…”

“dia menikam tubuh nya sendiri….di depan mata ku…tersenyum….sinis pada ku….”

 

 

 

 

 

 

“dan oleh karena itu….aku menyuruh jiyon memindahkan istana ini…”

“biarlah…Gyeon-Ja hanya menjadi saksi kisah menyedihkan itu….”

“wow….potongan catatan ini…..” sooyoung menarik nafas nya..merasa takjub pada beberapa gulungan yang baru saja dia terjemahkan…. “yuri….ini adalah potongan sejarah yang hilang…..ini…ini…adalah penemuah hebat….” ucap nya lagi semangat…kemudian memandang ke arah yuri….

“eh..yuri..kau kenapa???kenapa kau diam….”  sooyoung menatap heran… “Yuri…” ucap nya sekali lagi……

“Kwon Yul….dia bunuh diri….dia….dia….kehilangan Jung Seoyon…orang yang di cintai nya….” ucap yuri tiba-tiba…

“eh.. yuri…kau….” belum sempat sooyoung berkata lebih lanjut… yuri telah berlari meninggalkan ruangan sooyoung….

“Jessica….” yuri berteriak…. mata nya memandang ke seluruh ruangan LAB….nafas nya terengah-engah…. “Jessica….” ucap nya sekali lagi….. “aish…dimana dia…..”

Jessica keluar dari mobil nya…dia memandang kembali Istana itu….perlahan dia berjalan memasuki istana itu…..

 

“hahaha…lepaskan aku kwon yul…”

“tidak..aku tak akan melepaskan mu….”

“hahaha…kau membuat ku geli….”

“biar saja..ini adalah hukuman mu…..”

“hahha….kwon yul..cukup…jangan terus mencium ku….”

 

 

 

 

“aku mencintai mu kwon yul…”

“aku juga….”

 

 

 

Jessica menghapus air matanya…..dia terus berjalan menyusuri istana itu…bayangan masalalu nya…muncul dengan jelas….datang silih berganti…suara..ketika mereka tertawa…suara lembut Kwon Yul di telinga nya…terdengar kembali dengan jelas…….air mata nya kembali mengalir….ketika dia tiba di tembok itu…tembok yang terbuka dengan lebar…..dan dia terduduk….

“Kwon Yul….kenapa kau lakukan itu….Kwon Yul…..kenapa kau tidak mempercayaiku……..” dia terus menangis……

——————————————————————————————–

Profesor berlari secepat nya menuju ruangan sooyoung begitu mobil nya sampai di depan universitas…

“sooyoung…lihat ini…apa yang aku temukan…..” ucap proffesor kim dengan nafas terengah-engah….dia melemparkan beberapa gulungan yang di bawa nya..kemudian mengambil salah satu dari mereka….meletakkan nya di meja sooyoung….sementara sooyoung masih terdiam…

“lihat ini..soo..lihat ini….” ucap proffesor kim kemudian….sooyoung perlahan…mendekati gulungan yang sudah terbuka di meja nya….dan mata nya terbelak seakan tak percaya….lukisan seorang pangeran dan seorang putri…yang benar-benar mirip jessica dan yuri…

“profesor…ini….ini…..” ucapan nya tak keluar sama sekali…. “yuri…barusan…yuri..mengatakan hal yang aneh…sebelum..dia pergi…..” dan kali ini ucapan nya benar-benar terhenti….

“JESSICA……” ucap mereka bersama-sama…..kemudian berlari menuju LAB jessica……..

“Seoyon…katakan apa ini??”

“Yul aku…”

“kau…kau pengkhianat…kau..mata-mata seorang musuh….”

“TANGKAP DIA….”

 “Yul…percaya lah pada ku…aku tak mengkhianati mu…..”

“bohong….kau adalah penyusup…..aku melihat mu bersama musuh….”

“tidak Yul….percayalah padaku….”

 

“Jessica….” jessica mengangkat kepala nya….memandang orang yang kini tepat berdiri di hadapan nya….

Yuri..berusaha mengatur nafas nya yang masih terengah-engah karena berlari…. “Jessica…” ucap nya sekali lagi…..

“kenapa…kenapa kau lakukan itu??kenapa kau tak mempercayai ku???” jessica menatap tajam ke arah yuri….

“jessica kau……”

“aku ingat semua nya…aku adalah Seoyon….Seoyon….” jessica kali ini berteriak….

“maaf…maafkan aku….” ucap yuri perlahan

“aku membenci mu….membenci mu….” dengan cepat….jessica memegang leher yuri…berusaha mencekik nya….yuri…berusaha melepaskan tangan jessica yang mencengkram nya kuat….tapi beberapa saat kemudian….dia terdiam…ketika mata nya melihat amarah…dendam….kesedihan…yang emua nya bercampur jadi satu….ada di mata jessica….air mata nya kembali keluar….

“maaf…maafkan aku…..aku tak menyangka ayah yang mengatur semua nya….membuatku tak mempercayai mu….membuat ku…membenci mu….aku…bersalah pada mu seoyon….” ucap yuri terbata-bata….tubuh nya semakin lemas…..

“JESSICA…..LEPASKAN…..LEPASKAN YURI….” proffesor kim tiba-tiba berteriak ke arah nya….dia berlari mendekati mereka…..

“Kwon Yul…bunuh diri beberapa hari kemudian..setelah kematian mu….dia merasa bersalah pada mu…..” ucap sooyoung….

“KAU ADALAH JESSICA….KAU BUKAN JUNG SEOYON…..” lanjut profesor kim……. “Lepaskan Yuri…..dia tak bersalah….”

Perlahan jessica melepaskan tangan nya…terduduk lemas tak berdaya…dia masih terus menangis….Yuri pun terduduk lemas…dia berusaha menghirup udara sebanyak-banyak nya…..

“aku…ketika aku tahu bahwa aku di tipu…hidup ku benar-benar hancur….aku membunuh semua orang yang memfitnah mu…aku bunuh kasim itu….dan aku tak bisa hidup tanpa mu…….. Maafkan aku…..aku..benar-benar bersalah padamu…….” ucap yuri….air mata nya mulai keluar…menangis……

————————————————————————————————-

Jessica dan yuri terdiam memandang fosil yang perlahan masuk kedalam tanah dan di timbun….beberapa orang…memasang sebuah pahatan tepat di atas nya…..

“Telah meninggal dengan damai…. Jung Seoyon”

 

Semua orang..menundukkan kepala nya..sebagai penghormatan terakhir ketika pemakaman itu berakhir…dan satu persatu meninggalkan makam itu…

“kami pergi dulu…” ucap profesor kim…dan sooyoung…Yuri mengagguk kecil…hingga akhir nya..tinggal lah mereka berdua….

“semoga dia beristirahat dengan tenang….” ucap yul… setelah mereka terdiam beberapa lama…

Jessica hanya mengangguk lemah…. “maafkan aku….”

“tak masalah….aku mungkin memang harus menerima nya…” yuri mencoba tersenyum… “seperti nya..sudah siang…aku..harus kembali ke kantor ku…..aku harus menghapus semua tulisanku..”

“kau tidak akan menerbitkan nya??”

“tidak…akan lebih baik..jika tetap seperti ini…dia…Jung Seoyon… hanya ingin mendapatkan ketenangan…”

“iya…kau benar…” dan mereka kembali terdiam….

“ehm…kalo begitu..aku pergi dulu…” ucap yuri kemudian…

“ah iya…selamat tinggal yuri…”

“selamat tinggal….” mereka berdua tersenyum…sebelum akhir nya yuri berjalan menuju mobil nya…..

jessica menatap kepergian yuri…ada satu getaran yang tak bisa dia katakan…mungkin kah dia mencintai yuri? Dia  menghela nafas panjang…menutup matanya….memikirkan semua nya kembali…… tidak…untuk saat ini..dia tak mencintai yuri….dia adalah jessica…bukan Jung Seoyon….dan Yuri..adalah yuri…bukan lagi Kwon Yul…. jadi…mungkin…jika mereka memang berjodoh…suatu saat mereka pasti bertemu…dengan alasan atau cara apa pun….. Jessica kembali membuka matanya….kembali menatap punggung Yuri yang semakin menjauh…. sebelum akhir nya dia pun berbalik..meninggalkan makam itu…..

—– The End—

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5  tahun kemudian….

“Prof…. ada yang ingin bertemu dengan mu…”  seorang mahasiswa berteriak…. Jessica menghela nafas nya…. menutup laptop nya…dan berjalan keluar dari tenda….

“Hallo… “ dan jessica tertegun…memandang orang yang tersenyum manis pada nya…..

Hamparan padang pasir……Langit malam yang penuh bintang…. mungkin kita memang berjodoh…..

—–FIN——

 

 

 

 

 

 

yey…akhir nya tamat juga….maaf..jika ending nya sedikit fail..aneh..dan terkesan di paksakan….. (abis nya…mood minggu ini bener-bener jelek…)…awalnya pingin bikin lebih dramatis…cuman..takut nya kepanjangan dan malah jadi di buat ongoing….dan takut nya entar malah terabaikan kaya ff ongoing author yang lain   T_T……

author bikin FF ini terinspirasi dari MV nya Seeya yang judul nya love’s greeting..dan juga lagu terbaru nya snsd “time machine”…… ^^

well.. akhir nya…di tunggu comment nya ya….  😀

 

Two Shoot : 500’s years of Love Januari 1, 2012

Filed under: FANFIC,FICTION,JEsIcA,Sooyoung,yulsic,YURI — jiyachan @ 4:10 pm

“semua nya sudah siap??” jessica kembali memeriksa beberapa peralatan yang telah di siapkan sooyoung..
“yup..semua nya sudah siap…” ucap sooyoung sigap… “tapi..ada satu hal….itu…itu….”
“ada apa?”
“itu..seorang wartawan ingin bertemu dengan mu….dia..ingin meliputnya….”
“biarkan saja…ayo kita pergi…” ucap jessica dingin…
“dia…dia ada di luar menunggu…” sooyoung menggaruk kepala nya….
“kau….”
“maafkan aku…tapi aku…..”  belum sempat sooyoung meneruskan ucapan nya… sang wartawan telah berdiri di depan pintu..tersenyum manis ke arah jessica…

 
“hallo…nama ku yuri…..” ucap sang wartawan ramah.. menyerahkan kartu nama nya…
“aku tak ingin di liput….lagi pula..kami belum tahu apa yang akan kami temukan..” jawab jessica ketus.. dia berjalan pergi meninggalkan yuri…
Yuri tersenyum… berjalan menyusul jessica… “terlambat… aku sudah dapat ijin dari rektor universitas mu..untuk meliput semuanya…”
Jessica hanya menghela nafas nya…kemudian memasuki mobil…. “ayo kita pergi..” ucap nya…sooyoung yang sudah ada di mobil..hanya mengangguk kemudian menyalakan mobil nya….
Yuri kembali tersenyum…melihat mobil jessica yang perlahan pergi…berjalan menuju mobil kemudian menyalakan nya…dan bergerak mengikuti mobil jessica….

———————————————————–

Jessica berdiri menatap sebuah istana megah di hadapan nya…istana yang tampak familiar untuk nya…entah kenapa…
“hei..jess..cepat bantu aku…” teriak sooyoung menghentikan lamunan nya…
“ah iya…” ucap jessica kemudian berjalan menuju bagasi mobil dan mengambil perlatan yang masih tersisa di mobil nya..berjalan menyusul sooyoung yang telah berjalan mendahului jessica…
“sini biar aku bantu….” yuri mengambil beberapa alat dari tangan jessica….tersenyum…

 

“jessica….” seseorang berteriak memanggil nya….jessica menyimpan peralatan yang di bawa nya…kemudian berjalan mendekati orang itu….
“bagaimana prof kim?? Maaf aku terlambat….” jessica menundukkan kepala nya…mata nya kemudian beralih pada tembok di depan nya..yang menganga lebar….profesor Kim menyadari nya..
“seorang pekerja renovasi tak sengaja menabrak tembok ini……dan lihat apa yang kita temukan….” profesor kim berjalan memasuki tembok itu…
“lihat…..” ucap nya….jessica terbelak kaget…sementara yuri secepat kilat segera mengambi kamera nya…berjalan mendekati sebuah benda yang sedang di bungkus rapi oleh para pekerja..menjepret dengan kamera nya beberapa kali….
“hei…kau siapa??” teriak profesor kim ke arah yuri…
“siapa kau???bagaimana kau bisa kesini??Kau di larang memotret” beberapa orang pekerja segera menyadari kehadiran yuri… kemudian menyeret yuri menjauh dari fosil yang mereka temukan..mengambil paksa kamera yuri….
dan jessica kembali tersadar dari lamunan nya…  “dia wartawan…dia yang akan meliput penemuan ini…”
“tapi jessie…” ucap profesor kim…
“rektor yang mengijinkan nya….”
Profesor kim menarik nafas panjang….yuri tersenyum..ketika para pekerja melepaskan nya..kemudian berjalan mendekati profesor kim… “hallo…nama ku yuri…” ucap nya….
“terserah…tapi kau hanya boleh berada di jarak 5 meter dari fosil itu.. dan dilarang memotret…kami masih belum memeriksa fosil ini lebih lanjut…” jawab profesor kim ketus…dia kemudian melihat ke arah jessica yang duduk…memandang fosil di hadapan nya….
“profesor…aku akan meneliti fosil ini..di LAB..” ucap jessica..mata nya tak beralih dari fosil yang mulai di masukkan ke dalam peti..
“baiklah… untuk penggalian disini…biar aku yang lanjutkan…” jawab profesor kim…

————————————————————————-

Jessica melepas sarung tangan nya…membuangnya ke tempat sampah..mencuci kedua tangan nya…kemudian duduk di meja nya…melihat sekilas ke arah fosil yang terbaring di meja “operasi” fosil seorang wanita yang masih utuh…wanita yang mungkin hidup 500 tahun yang lalu…penemuan yang tak terduga…ketika seorang pegawai pemerintah meneleponnya..memberitahu bahwa salah satu pekerja renovasi istana gyeon-ja menemukan sebuah fosil….seorang gadis yang terkurung di dalam tembok kokoh istana…siapa dia?? Apa dia seorang putri ataukan penjahat??

“Seobang…tuan..tolong…tolong bebaskan aku…” dia mulai menangis…memukul tembok yang berada di depan nya….
“kenapa kau lakukan ini???bukan kah kita saling mencintai….” ucap nya lagi…air mata nya tak berhenti keluar….sementara orang yang tepat ada di hadapannya…terus menerus menempelkan bata…satu..bata…dua bata…hingga akhir nya…hanya tinggal satu celah sinar lagi yang bisa dia lihat……
“Yul….”teriak nya….dan semua nya menjadi gelap…satu celah itu telah tertutup…..dia berteriak……
“YUL……”  jessica berteriak….membuka mata nya….keringat mengucur deras dari tubuh nya….secepat nya dia berlari menuju wastafel..mencuci muka nya berkali-kali……..mencoba mengatur nafas nya kembali..mencoba tenang…..kemudian berjalan kembali menuju meja nya…..aish…mimpi yang benar-benar aneh…. Dia kembali melihat ke arah laptopnya yang masih menyala…. istana gyeon-ja…dia mulai membaca sejarah tentang istana itu….

—————————————————————————-

Yuri menatap laptop nya sekali lagi… melihat tulisan nya tentang penemuan fosil itu yang masih setengah jadi….dia menghela nafas nya….bukan..bukan penemuan fosil itu yang membuat nya gugup kali ini….tapi gadis itu..jessica… arkeolog universitas itu yang membuat nya gugup…membuat jantung nya berkali lipat berdetak lebih keras…. Jessica…gadis itu mirip dengan gadis yang selalu muncul di mimpi nya…gadis yang kadang tersenyum..dan kadang menangis…hingga dia sendiri ikut menangis dalam mimpi nya… siapa dia??siapa gadis itu??dan arkeolog itu…jessica…kenapa dia benar-benar mirip dengan nya…..Yuri kembali menghela nafas…..mencoba menutup mata nya…mencoba tidur….mencoba bertemu dengan gadis itu……

“hallo…nama ku jung seoyon….mulai saat ini aku akan melayani mu pangeran yul…”
“hallo…nama ku kwon yuri…kau jangan memanggilku pangeran….”
“tapi…pangeran yul….”
“dengar..turuti perintahku….jangan memanggilku pangeran…kau akan jadi teman ku kan??”
“baik yul…”

————————————————————————————

Esok Pagi nya….
Jessica baru saja meminum segelas kopi….ketika sooyoung memasuki LAB nya…
“hai…kau menginap di LAB?” sooyoung berjalan memasuki lab..mengambil gelas dan menuangkan kopi di dalam nya…
“hmmm….kopi buatan mu memang selalu enak…” lanjut nya…sambil meminum kopi yang ada di tangan nya…
“heh..kau mendengarkan ku tidak???” sooyoung menggebrak lemah meja jessica…membuat jessica menatap ke arah nya…
“sorry…aku sedang fokus membaca ini…” jawab jessica…mata nya kembali menatap ke arah laptop di depan nya…
“memang nya…apa yang kau baca??”
“sejarah istana gyeon-ja..”
“hah??”
“yah…aku hanya sedikit tertarik membaca nya…” jessica akhir nya menutup laptopnya..meminum sisa kopi di cangkir nya…dan berjalan mendekati fosil itu…..

“ soo..hari ini aku tidak ikut…aku ingin meneliti lebih jauh fosil ini…” lanjut nya lagi…mata nya tak beralih dari fosil itu…
“hmm..baiklah….nanti aku akan memberitahu profesor kim….eh, jadi….berapa umur fosil itu??” ucap sooyoung kemudian…
“400 atau 500 tahun…umur nya mungkin sekitar 24 tahun ketika dia meninggal”
“hmmm…seperti nya dia seorang penjahat ya…” sooyoung berjalan mendekati fosil itu…melihat lebih dekat…
Jessica melihat ke arah sooyoung…terdiam…
“yah…jaman dahulu…di kurung didalam tembok…itu pasti sebuah hukuman….dia pasti seorang penjahat kejam…hingga kerajaan menghukum nya seperti itu…” sooyoung tertawa….tapi beberapa saat kemudian terdiam…melihat air mata jessica yang keluar…mengalir di pipi nya…
“hei…kau kenapa???” tanya sooyoung khawatir…secepat nya dia berjalan mengambil beberapa tisu…dan memberikan nya pada jessica…
“aku..tidak apa-apa…kau pergilah….profesor Kim menunggu mu…” ucap jessica… menghapus air mata nya……
“istirahatlah,….kau terlalu lelah..pulanglah ke rumah…jangan terus menerus ada di LAB ini…” ucap sooyoung…menepuk pundak jessica kemudian berjalan keluar… “aku pergi dulu…” lanjut nya….
Jessica kembali terdiam…mencoba menutup mata nya….aish…aku kenapa??? Pikir nya….dia menarik nafas panjang….kembali berjalan mendekati fosil itu… “penjahat…apa benar kau penjahat???kenapa hati ku sakit mendengar sooyoung menyebut mu penjahat…siapa kau sebenar nya……”

———————————————————————————-

“ISTIRAHAT….” profesor kim berteriak…membuat semua pekerja yang sedang menggali…berhenti…
Sooyoung berjalan mendekati profesor kim yang sedang duduk… “ini makanlah prof…” ucap nya…sambil duduk di samping profesor kim…
“seperti nya..kita akan menemukan sesuatu yang besar soo..” ucap profesor kim setengah bergunam…
“maksud professor??”
Proffesor kim berjalan menuju meja kecil nya..mengambil beberapa gulungan…dan memberikan nya pada sooyoung…perlahan sooyoung membuka nya…dan mata nya terbelak kaget…melihat tulisan dalam gulungan itu….sebagai ahli sejarah…dia persis mengetahui..jika ini adalah tulisan salah seorang raja Gyeon-Ja…
“bagaimana??” tanya profesor kim..tersenyum melihat ke arah sooyoung…
“ini…ini benar benar hebat..profesor…jessica harus tahu ini…ini keren…kita harus meneliti nya..kita harus meneliti tulisan ini..apa maksud tulisan ini..kita harus tahu profesor….” jawab sooyoung dengan semangat….

————————————————————————————-

“Hi…boleh aku masuk???” jessica menatap ke arah pintu LAB. Yuri berdiri..menjingjing satu bungkusan
“bagaimana perkembangan nya??” tanya nya kemudian…dia berjalan menuju meja jessica meletakan bungkusan itu…”makanlah…kau belum makan siangkan??” lanjut nya lagi…2 buah mie dingin..dan 2 buah pepsi di keluarkan nya..
Jessica melepaskan sarung tangan dan masker nya….mencuci tangan nya..dan berjalan menuju meja nya…meminum pepsi yang telah di buka oleh yuri….dan kemudian memakan mie dingin nya…mereka terdiam sibuk dengan pikiran nya masing-masing….

Yuri memandang jessica yang tengah menikmati makanan nya…jantung nya berdetak semakin keras…kenapa ini?? Kenapa gadis ini mirip dengan nya…mata nya..hidung nya…bibir nya…semua nya sama…siapa gadis ini???
“apa ada yang salah dengan ku?? Atau memang hobi mu memperhatikan gerak gerik orang lain??” ucap jessica datar…mata nya kali ini memandang yuri…
“hahaha…tidak ada yang salah dengan ku…” jawab yuri gelagapan…”hanya saja..kau mirip seseorang…” lanjut nya lagi…yuri menatap balik ke arah jessica…..mereka terdiam seperti itu beberapa saat, sebelum akhir nya yuri mengalihkan pandangan nya ke arah lain….
“ja.jadi..bagaimana dengan fosil ini??” ucapnya kemudian…yuri berjalan mendekati fosil itu…mengamati nya dengan seksama…dan pandangan nya terpaku melihat fosil itu…perlahan..dia mengulurkan tangan nya akan memegang fosil itu….ketika tiba-tiba…tangan nya terhenti..oleh tangan seseorang….seketika..satu getaran…seperti satu aliran listrik mengaliri tubuh nya… dan yuri menatap nya…
“Jangan Sentuh Dia” gunam jessica……

“Jung Seoyon…aku mencintai mu….”
“aku juga Yul…”

 

 

—TBC—–

hhhooooaaaammm…tadi nya mo di tamatin hari ini…tapi apa daya..tangan dan mata sudah lelah menatap ini laptop…so..part2 nya besok aja ya… 🙂

HAPPY NEW YEAR…^^

 

Diproteksi: Love Or?? chap 3 (semi-R) Desember 11, 2011

Filed under: FANFIC,TaeNy,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:59 pm

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

 

Game of Love chap 11 Desember 10, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,TaeNy,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:38 pm

 OST : 微小的爱–M TO M (karena koneksi yang cau…T_T ost bakal di upload besok)

“hi…” tiffany tersenyum semanis mungkin…membuka pintu mobil nya untuk taeyon…

“halo..” ucap taeyon singkat…kemudian masuk kedalam mobil tiffany….

“jadi…mau kemana kita…?”

“terserah…”

“baiklah kalo begitu..aku tahu tempat kopi yang enak..” ucap tiffany..kemudian menyalakan mobil nya….

Diam…40 menit perjalanan menuju sebuah kafe di pinggiran kota seoul…mereka sibuk dengan pikiran nya masing-masing…sesekali tiffany melirik ke arah taeyon yang menatap lurus ke jalan….dia menghela nafas nya..menginjak gas mobil semakin cepat..berharap mereka segera sampai…

“ice mochachino satu…dan taeyon??” tiffany menatap ke arah taeyon…

“black coffee…” ucap taeyon singkat…sang pelayan mengagguk kecil kemudian pergi meninggalkan mereka berdua…

“hmmm…bagaimana..tempatnya cukup nyamankan?” tiffany memulai percakapan …berbasa basi..memandang ke semua arah….mata nya tak berani menatap taeyon….

Taeyon memandang tiffany…kemudian melihat kesekeliling nya.. “yeah..lumayan..” jawab nya singkat…

Beberapa saat kemudian sang pelayan datang kembali..membawakan pesanan mereka…

Taeyon..menatap ke arah minuman nya..mengaduk nya sebentar kemudian meminum nya….

“apa rasa nya enak?” tiffany kali ini berani memandang taeyon…

“begitulah…”jawab taeyon…

“tapi rasa nya kan pahit…”

“tenang saja aku..sudah terbiasa…”

“taetae…” gunam tiffany pelan….

“rasa nya..sudah lama..nama itu tak pernah aku dengar…” taeyon mencoba tersenyum… “ah sudahlah…jadi..kau ingin bicara apa?” lanjut nya lagi…

Mereka kembali terdiam….

“tae….aku….aku ingin kita seperti dulu lagi…..” ucap tiffany pelan…mencoba menatap mata taeyon berusaha menebak ekspresi taeyon…

Taeyon menatap tajam ke arah tiffany…..beberapa saat kemudian dia tertawa kecil…

“seperti dulu???”

“iya seperti dulu…berteman baik….”

“aku….aku sudah tidak ingat….seperti apa….dulu…itu bagaimana??aku sudah tidak ingat….”

“tae…..”

“kenapa kau gampang sekali mengatakan semua nya???bertindak sesuka mu….”

“tae…maaf…aku bersalah pada mu…”

“kau tahu…aku muak melihat mu….”

Taeyon berdiri dan meninggalkan cafe…meninggalkan tiffany sendirian…..

 ——————————————————————————————-

“shit…shit….” taeyon berjalan keluar dari cafe….dia menggenggam erat tangan nya…berusaha mengekang semua emosi dan air matanya….tiffany…..kenapa dengan mudah kau mengatakan semua itu…kenapa….kau seenaknya datang kembali di hadapanku….kenapa kau memasang wajah seperti itu….dan..kenapa…kenapa aku masih mencintai mu………

Air mata taeyon perlahan keluar….mata nya tak sanggup lagi menahannya…….dia segera berjalan menjauhi cafe secepat nya……menghapus air mata nya….mengatur nafas nya….berusaha menenangkan emosi nya…….

 ——————————————————————————————

Jessica berlari secepat nya menyusuri koridor rumah sakit…..

“Appa….appa…bagaimana keadaan umma…” ucap nya khawatir….ayah nya duduk diam tak bergerak….kepala nya menunduk…

“appa….” ucap nya..kini air mata nya mulai mengalir….

“appa….” ucap nya sekali lagi…dia menggoyangkan badan ayah nya yang masih diam tak bergerak…perlahan Mr Jung menatapnya…

“dia….sudah meninggal…..” ucap nya perlahan….

Jessica terduduk lemas mendengar nya….

“tidak…ini tak mungkin…umma pasti masih hidup….” ucap nya histeris….Mr Jung memeluk nya dengan erat berusaha menenangkan nya……

“tenanglah sica…..relakan dia…”gunam nya…..dan jessica menangis keras di pelukan ayah nya……

 —————————————————————————————-

Yuri terdiam menatap semua nya….melihat semua kejadian di depan mata nya…..perlahan dia berjalan mundur…..kemudian berbalik..lari keluar..meninggalkan jessica dan ayah nya……tidak…dia tak mau melihat nya…dia tidak ingin melihat pemandangan seperti itu….perlahan dia memijit satu no di iphone nya…

“hallo soo…”

“yuri…kau dimana???kau tahu kita ada janji dengan Mr Lee…bos wilayah sebelah….”

“batalkan…”

“yul…kau kenapa??”

“tolong…tolong..kau kerumah sakit…ibu jessica meninggal….kau urus semua nya soo…”

Dan klik…yuri menutup kembali iphone nya…diam tak bergerak….terbawa oleh pikiran nya….

 ————————————————————————————–

Sooyoung menjalankan mobil secepat nya menuju rumah sakit….. dan jessica masih menangis di pelukan ayah nya….sooyoung menatap ke sekitar nya..berusaha menemukan yuri….tapi..dia tak melihat nya sama sekali…mungkin..yuri telah pergi…..dia tak pernah mau melihat orang yang meninggal…trauma…sooyoung menarik nafas panjang..mencoba bersikap tenang….perlahan dia berjalan mendekati jessica dan Mr Jung….

 —————————————————————————————–

Yuri menghentikan mobil nya di pinggir jalan yang sepi…dia diam tak bergerak…..meninggal….kata yang tak pernah ingin di dengar nya…tak pernah ingin di lihat nya….meninggal..arti nya dia harus mengingat kembali tubuh ayah nya yang kaku diam tak bergerak..dengan bibir yang membiru dan dingin….meninggal bagi nya berarti dia harus mengingat kembali masa suram setelah kepergian ayah nya….meninggal berarti…kesepian dan sendirian…..

Dia menutup mata nya….membiarkan air mata nya mengalir lagi untuk kesekian kali nya……

“appa……yoona….” gunam nya perlahan….

 —————————————————————————————–

Tiffany…membuka pintu mobil nya perlahan…..dia berjalan perlahan……satu botol bir soju masih di pegang nya….mata nya mulai berkunang-kunang…pertanda mabuk mulai menjalari tubuh nya…tapi tidak..dia masih belum merasa mabuk…ingatan nya akan taeyon dulu dan ucapan nya taeyon pagi ini..masih terlintas jelas di kepala nya….dia kembali meminum nya…berjalan mendekati lift apartemen nya…dan menunggu lift terbuka…dia terduduk lemas….

Perlahan seseorang berjalan mendekati nya….memandang sekilas ke arah nya..lalu kembali menatap lift yang masih tertutup…

“hei…kau…tak usah menatap ku seperti itu…” ucap tiffany…dia kembali meminum sisa bir soju yang masih ada… orang itu terdiam….pntu lift terbuka…dia akan berjalan masuk…ketika..tangan tiffanny tiba-tiba menahan satu kaki nya….

“yuri…apa kau bisa menemaniku malam ini??”

——————————————————————————————-

Malam semakin larut….sooyoung dan changmin berdiri di depan rumah jessica….berpamitan untuk pulang…

“Mr Changmin..sooyoung…terimakasih telah membantu kami….” Ucap Mr Jung sambil menundukkan kepala nya….di ikuti oleh jessica…

“tak masalah…” jawab changmin… “semoga anda tabah…..”lanjut nya….

“terimakasih banyak….” Mr jung menundukkan kepala nya sekali lagi…sebelum akhir nya pergi memasuki rumah nya..untuk beristirahat…

“jessie…istirahatlah…kau tidak usah masuk kerja besok..aku akan bilang pada yuri..” ucap sooyoung kemudian….

Mendengar nama yuri…jessica tiba-tiba menyadari bahwa dia sudah meninggalkan bosnya hari ini di rumah sakit….tapi kemana dia…pikir nya..

“terimakasih soo…tapi…yuri sekarang ada dimana??” tanya jessica

“aah..itu…itu….dia ada urusan mendadak….dia menitipkan salam untuk mu…dan maaf kata nya dia tak bisa menghadiri pemakaman ibu mu…” jawab sooyoung gelagapan….berusaha tersenyum…

“oh….”gunam jessica….ada sedikit rasa kecewa… yuri lebih mementingkan pekerjaan nya…dari pada dia…

“kau tak apa-apa kan?” tanya sooyoung sedikit khawatir melihat jessica yang tiba-tiba melamun…

“ah..iya…tolong sampaikan maafku hari ini…” jessica kembali dari lamunannya..dan kemudian tersenyum…kemudian menundukkan kepala nya…dan kembali memasuki rumah nya..setelah memastikan..mobil sooyoung dan changmin menjauh dari rumah nya….

Yuri…kenapa kau tak ada ketika aku membutuhkan mu…..

——————————————————————————————

“hueks….hueks….” tiffanny memuntahkan semua isi perut nya….yuri dengan lembut…memijit pundak nya..mencoba menenangkan…

“terima kasih….” ucap tiffany..yuri menyerahkan satu botol air mineral…dan tiffany langsung menghabiskan nya seketika…..mereka duduk berdampingan satu sama lain…diam…memandang ombak yang bergerak menggulung satu sama lain berlarian menuju pantai….

“kenapa kau membawa ku kesini?” gunam tiffany perlahan…mata nya masih memandang ombak…

“entahlah…” jawab yuri datar… “kau tak pernah bilang ingin kemana…”

“pantai…selalu mengingatkan ku pada seseorang….nama nya yuri…persis seperti nama mu….”

Yuri terdiam….

“dia sahabat baik ku….tapi…aku meninggalkan nya…..” tiffany tertawa miris…. “aku jahat ya….”

Yuri masih terdiam…..

“lalu..aku bertemu orang itu…wajah nya sama sekali tak mirip…tapi…entah kenapa..melihat wajah nya…selalu membuat ku tenang….aman…sama seperti yang selalu yuri lakukan pada ku….” kali ini air mata tiffany mulai keluar….. “tapi…aku melakukan hal yang lebih jahat lagi….memusuhi nya…membuat nya di tindas oleh teman ku yang lain….dan aku hanya diam…tak membantu nya sama sekali…. aku benar-benar jahat….aku…orang yang jahat…..” ucap tiffany…..air mata nya terus keluar……

Yuri menarik nafas panjang….perlahan dia mengambil sapu tangan dan menyerahkan nya….

“hapus air mata mu…kau sangat jelek ketika kau menangis….” ucapnya..membuat tiffany tertawa…dia mengambil sapu tangan dan mulai menghapus air mata nya….

“di dunia ini…ada orang yang lebih jahat….jadi kau tak usah khawatir…”

Dan tiffany kembali tersenyum….

“terimakasih yuri….” gunam nya…..

TBC

 

Only You chap 10 November 16, 2011

Filed under: FANFIC,JEsIcA,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:28 pm

OST :  SHOES- SEEYA

perlahan jessica membuka mata nya samar-samar….hingga semua nya perlahan terlihat jelas…

“ah…nona…anda sudah sadar….”

“yul…..” dia mencoba bangun…..

“tenanglah nona…teman anda ada di kamar sebelah…dia baik baik saja….aku akan panggilkan dokter..” ucap suster…berusaha menenangkan jessica…yang kemudian berbalik keluar dari ruanga jessica memanggil dokter..

beberapa saat kemudian sang dokter datang dan memeriksa kondisi jessica….

“dokter..tolong antarkan aku ke yuri…tolong….aku mohon…” ucap jessica memelas….

“baik lah..tapi..hanya sebentar…. setelah itu anda harus istirahat..kondisi anda masih lemah…” ucap sang dokter…

setelah mengucapkan terimakasih…di bantu oleh seorang suster..jessica pergi ke ruangan yuri….

“saya akan meninggalkan anda..satu jam lagi..saya akan datang…” ucap sang suster…kemudian pergi dan berbalik meninggalkan jessica di kamar yuri…..

air mata jessica turun…melihat yuri yang masih menutup mata nya…terbaring diam tak bergerak….

“yul…maafkan aku…maaf….” jessica memegang tangan yuri….menyentuhkan nya di pipi nya…. “maaaf..maafkan aku…”

“aku…mencintai mu yul….cepat lah sadar….kita akan seperti dulu lagi……” dia masih terus menangis…

“aku berjanji…asalkan kau sadar….aku akan menebus semua nya……”

——————————————————————————————————————————————————

dimana ini…..perlahan aku membuka mataku…..melihat ke semua arah..hingga sesosok yang ku kenal…sica…dia tertidur sambil memegang tangan ku….aku tersenyum….dia tetap manis walau sedang tertidur….apa ini mimpi….tapi aah…kenapa kepala ku sakit sekali…..aarrgh…..rasa nya aku mengantuk…….

perlahan yuri memejamkan mata nya lagi……

——————————————————————————————————————————————————-

“nona jessica….waktu anda sudah habis….anda harus segera istirahat…”

jessica membuka mata nya…..memandang suster

“suster…tolong..biarkan aku disini…” ucap nya memelas…

“maaf…tapi anda juga masih lemah…anda harus istirahat di kamar…”

jessica terdiam…dengan berat hati akhir nya dia menangguk..dan membiarkan suster menuntun tubuh nya yang masih lemah menuju kamar nya sendiri…

“yul..cepatlah sadar…” gunamnya..kemudian mencium dahi yuri..sebelum akhir nya pergi keluar ruangan yuri…..

dia berjalan perlahan di papah oleh suster menuju ruangannya…ketika seseorang memanggil nama nya… jessica berhenti kemudian berbalik….

“sica…kau tidak apa..apa??syukurlah kau baik-baik saja….” orang itu berlari dan langsung memeluk jessica dengan erat…jessica terdiam….tapi beberapa saat kemudian dia melepaskan pelukan nya….

“taemin..yuri…yuri…dia masih belum sadar….semua nya salahku…salahku….” ucap jessica…air matanya mulai keluar…

taemin menatap jessica..hati nya sakit..mendengar  tunangan nya hanya memikirkan orang lain bahkan sama sekali tak memikirkan kesehatannya….ternyata selama ini hanya yuri yang ada di hati jessica….tak pernah hilang sedikit pun….taemin menarik nafas panjang….berusaha tegar..

jessica mulai menangis kembali…. “taemin…bagaimana ini…dia masih belum sadar…..” ucap nya terbata-bata…

taemin..menatap ke arah jessica…kemudian sekali lagi memeluk nya….tak ada lagi yang bisa dia lakukan selain melepaskan jessica…dan membiarkan tunangan nya itu bahagia…..

“tenanglah…dia akan baik-baik saja….sekarang..kau istirahatlah…”  jawab taemin..kemudian memapah jessica menuju kamar nya….

Minho berdiri memandang taemin yang berjalan menjauhi nya….dia menghela nafas nya…kemudian berjalan menuju ruangan yuri…duduk di samping tempat tidur yuri yang masih tak sadarkan diri…. ada banyak hal yang di pikir kan nya..melihat reaksi jessica…yang hanya mempedulikan keadaan yuri…melihat nya menangis….melihat sikap taemin yang menyerah terhadap jessica….apa dia harus merelakan yuri kembali pada jessica? lalu bagaimana dengan nya…bagaimana dengan perasaan nya..dia tak mungkin kembali pada taemin…tidak mungkin mereka kembali bersama… lalu apa yang harus dia lakukan… apa dia sanggup?? Apa dia sanggup seperti taemin???

perlahan minho memegang tangan yuri…meletakkan nya di dada nya…

“yul..apa kau tidak tahu…jika hati ini sekarang hanya berdetak untuk mu??”

“apa di hati mu tak ada sedikit pun tempat untuk ku?apa aku telah mengalami karma ku sendiri??

————————————————————————————————————————————————

“sica….sica….sica……sica….”

minho…segera tersadaar dari tidur nya…mendekati yuri..memegang tangan nya…..

“yul…tenanglah…”

perlahan yuri membuka mata nya….minho berusaha tersenyum….  “yul..kau sudah sadar??”

 “minho…sica dimana??”

“ah..dia ada di kamar sebelah…kau tenanglah…aku panggil dokter dulu…”

yuri mengangguk lemah..memandang minho yang keluar dari ruangan nya…kemudian…berusaha menutup matanya…..tapi bayangan jessica kembali muncul di benak nya…perlahan dia mencoba untuk berdiri..dan berjalan menuju pintu keluar….ketika minho datang…

“yuri..kau mau kemana…kembali lah istirahat….” ucap nya..mencoba memapah tubuh yuri yang lemah kembali ke tempat tidur…

“aku ingin melihat jessica..” jawab yuri…dia melepaskan pegangan minho dan kembali berjalan ke arah pintu keluar…

minho memandang nya….hati nya tak tahan lagi melihat semua itu…

“kwon yuri…berhenti disitu….” minho berteriak….dia berjalan ke arah yuri memegang tubuh yuri dan membalikkan nya…menatap tajam ke arah yuri…

“jangan pergi…aku mohon….demi persahabatan kita…aku hanya memohon satu kali….”

yuri terdiam…tak bergerak…melihat minho yang perlahan terduduk di depan nya…

“untuk satu kali ini…tolong lihat aku…aku…mencintai mu yuri…..”

Yuri terdiam…shock mendengar pernyataan minho…..

“minho……” gunam nya seakan tak percaya…

“ya…aku…aku mencintai mu….entah sejak kapan….aku sendiri tak tahu….karena itu…aku mohon…untuk sekali ini…lihat aku….”

Yuri terdiam…..perlahan…dia berjalan mundur…..menjauhi minho….

“tidak…tak mungkin…..a..aku..aku harus mencari jessica….” gunamnya sebelum akhir nya berlari keluar meninggalkan minho sendirian……

————————————————————————————————————————-

“taemin…cukup….aku bisa makan sendiri…” jessica menutup mulut nya…berusaha mengambil sendok dari tangan taemin…

“eh…kau kan sedang sakit…sudahlah…biar  aku yang suapi…” jawab  taemin…tak menyerah..berusaha menyuapi jessica….

“taemin terimakasih……”

“hmm….untuk apa??”

Jessica menggelengkan kepala nya….hanya tersenyum menatap taemin…

“hahahaha..sudahlah…yang penting kau cepat sembuh..agar kau bisa bersama dengan yuri…”

Jessica mengangguk…..

Yuri memandang nya….berusaha tersenyum….dan menghapus air mata nya yang mulai keluar…perlahan menjauh dan berbalik dari pemandangan itu…..berjalan lunglai kembali menuju kamar nya….

————————————————————————————————————————–

 seminggu kemudian

jessica berada di ruangan nya.. kondisi nya semakin membaik….dokter baru saja memeriksa kondisi tubuh nya….dia mengambil majalah yang tergeletak di meja..membalikkan beberapa halaman…ketika tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruangan nya..jessica mengangkat kepalanya..memandang orang yang berjalan mendekati nya…hati nya berdetak keras…orang yang seminggu ini tak pernah di lihat nya…orang yang dia rindukan….

 “yul…” gunam nya…

“hi…kau sudah baikan?” yuri duduk di samping tempat tidur jessica….

jessica menangguk perlahan… “iya…” gunam nya.. “kau sendiri?”

“aku baik…”

mereka terdiam beberapa lama….

“sica…aku…aku melepaskan mu….” ucap yuri perlahan….jessica mengangkat kepala nya..menatap ke arah yuri…lidah nya kelu….

“aku…aku egois…hanya memikirkan perasaanku saja…aku..tak pernah memikirkan perasaan mu…..”

jessica terdiam…airmata nya mulai turun….

“maaf…jika cintaku membebani mu….”

“yul..a..aku….”

“aku ingin melihatmu bahagia….bagi ku itu yang terpenting sekarang…aku…hanya ingin melihat mu tertawa…..karena..itu..aku melepaskan mu….sica…”

yuri mengusap air mata yang membasahi pipi nya…berusaha tersenyum…

“aku harus pergi….minho menunggu ku…selamat tinggal….” ucap nya….kemudian pergi meninggalkan ruangan jessica…..

jessica memandang yuri yang berjalan perlahan menghilang di balik pintu…air mata nya semakin deras turun….dia terus menangis dan menangis….dia ingin berlari mengejar yuri..mengatakan semua nya…tapi kaki nya sama sekali tak bisa bergerak…dia terus menangis…

taemin baru saja kembali dari ruang administrasi rumah sakit…ketika dia melihat yuri keluar dari kamar jessica..taemin menundukkan kepala nya..begitu juga yuri..sebelum akhir nya yuri pergi menjauh dari ruangan jessica…taemin memasuki ruangan jessica…dan beberapa saat kemudian dia secepat nya berlari ke arah jessica…memeluk nya dengan erat…berusaha menenangkan jessica yang sedang menangis…

“sica….kau kenapa??” ucap taemin….

“aku…yuri….aku….yuri melepaskan ku…” ucap jessica tersedu-sedu…. “aku..aku mencintai nya..kau tahu kan….aku masih mencintai nya….tapi…tapi dia …dia..seenak nya melepaskan ku…..”

taemin..perlahan melepaskan pelukan nya….menatap jessica…

“aku..aku benar-benar mencintai nya…..” jessica masih menangis….

“lalu kenapa kau tak mengejar nya?”

“aku…..”

“jika kau mencintai nya..kau harus mengatakan nya…”

“tapi….”

“pergi lah..kejar dia…bagaimana dia tahu kau mencintai nya..jika kau tak mengatakan nya…” taemin tersenyum..menghapus airmata jessica…..

Jessica terdiam…

“kejar dia jess…..”

jessica mencoba tersenyum..beberapa saat kemudian..dia berdiri…

“taemin….terimakasih…..” ucap nya…dia menghapus air mata nya..sebelum akhir nya berlari….mengejar apa yang di inginkan nya selama ini….

——————————————————————————————————————————-

 Yuri berjalan menyusuri koridor rumah sakit….tubuh nya benar benar lemah….bukan hanya karena dia baru sembuh….tapi…karena dia merasa separuh hidup nya kini hilang untuk selama nya….dia terus berjalan…dan berjalan…hingga akhir nya..tatapan nya tertuju pada minho….dia memandang nya….minho…teman..sahabat terbaik nya…yang ternyata mencintai nya….apa dia harus memulai lembaran baru…seperti jessica…apa dia harus memberi minho kesempatan….apa minho bisa menggantikan jessica di hati nya……

Perlahan…minho berbalik menatap nya…tersenyum dengan manis….dan tiba-tiba saja airmata nya keluar….pandangan nya buram…wajah jessica kembali tersenyum dengan jelas….bagaimana jessica tertawa…bagaimana mereka tertawa…bagaimana jessica dan taemin bahagia..semua nya tampak jelas di mata yuri………perlahan…pandangan nya kembali…minho…telah ada di hadapan nya..mengusap lembut air yang keluar dari mata nya….wajah minho tampak lelah…tapi dia berusaha tersenyum….

“aku….aku….melepaskan nya….” gunam yuri….dan dia kembali menangis…menangis dalam pelukan minho…..

 ————————————————————————————————————————————

jessica terus berlari..dan berlari…

“yuri dimana kau….” gunam nya…lalu beberapa saat kemudian dia melihat yuri yang sedang berdiri…jessica tersenyum…dan perlahan mendekati nya…tapi langkah nya terhenti ketika minho mendekati yuri dan memeluk nya….air mata jessica perlahan turun…minho melepaskan pelukan nya..menuntun yuri berjalan menuju mobilnya…air mata jessica terus mengalir…mobil yuri perlahan menjauh…semakin tak terlihat….dan jessica masih terus menangis…

“yuri…apa kita tak pernah bisa bersama?”

 TBC

 

Love or ?? Chap 2 November 8, 2011

Filed under: FANFIC,JEsIcA,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:33 pm

“can we just do one round again?” yuri memeluk jessica dari belakang…mencium lembut telinga nya….

“nope..” jessica mengancingkan kembali baju nya yang terbuka..

“ayo lah….” tangan yuri mulai menjelajah lagi..berusaha membuka setiap kancing yang baru saja menempel…

“yul….aku banyak kerjaan..dan kau juga…..” jessica menarik nafas panjang..berusaha melepaskan pelukan yuri..berjalan menuju meja nya…merapihkan beberapa file yang berantakan sisa permainan nya dengan yuri barusan…

“sica baby….ayo lah…barusan kau benar benar ganas…..” yuri masih belum mau menyerah…menciumi tengkuk jessica dengan lembut..

“yul…please i’m not in the mood to arguing…”

Yuri tertawa… “hei…kau kenapa? Cemburu? Ayo lah..aku gak selingkuh?”

“cemburu? Aku tak punya hak untuk cemburu…remember… we just friend with benefit..that’s all!!!” ucap jessica dengan nada tinggi…

Mereka terdiam beberapa saat…

“kau bebas berkencan dengan gadis lain…” lanjut jessica pelan…

“shiit…” yuri memukul dinding ruangan jessica…

“kau selalu begitu sica…apalagi yang kau ingin kan???…aku pergi….” yuri mengambil baju nya yang masih berserakan di lantai..memakai nya kemudian keluar dari ruangan jessica dengan kasar……berjalan kembali ke ruangan nya..menghempaskan diri nya di kursi…

“huh…mana mungkin aku bisa berkencan dengan gadis lain…” gunam nya kemudian dengan frustasi….

 

 

“dan kau sendiri……masih mencintai victoria sampai sekarang” gunam jessica..dia menghela nafas nya ..mencoba menutup mata nya….mencoba merasakan aroma yuri yang masih menempel di badan nya… ya..dia mencintai yuri..sangat mencintai nya….bahkan sebelum yuri bersama dengan victoria… yuri yang lucu… yang selalu ceria..yang baik hati…

dia masih bisa mengingat nya bagaimana kejadian itu pertama kali berlangsung…yang membuat hubungan nya dengan yuri seperti ini…itu adalah yang pertama bagi nya….mereka bertemu di bar…yuri..dia mabuk berat..setelah putus dengan victoria..awal nya dia tak peduli..tapi melihat yuri yang terkapar tak sadarkan diri di jalanan… hati nya merasa tak tega… dia memutuskan membawa nya ke hotel..dan yah….akhir nya…semua terjadi begitu saja…..

setelah kejadian itu…. mereka tak pernah menyapa selama satu minggu atau mungkin lebih..entah lah..dia sendiri tak mengingat nya…yang dia ingat..adalah..dia tak tahan atas semua nya..atas sikap dingin yuri yang berusaha menjauhi nya…hingga akhir nya dia memutuskan menemui nya…

“hei..yul..kau kenapa?”

“hah…hmmm…nothing…” yuri tampak gugup..

“yul.. come on…this’s not like you… apa gara-gara kejadian waktu itu??”

Yuri terdiam…dia menghela nafas nya….

“sudah lah… i’m ok..with that.. no problem…” tenggorokan nya terasa kering ketika dia mengucapkan nya…dan rasa nya..ada sebilah pisau yang menusuk hati nya….

“but.. i guess..it’s your first…”

“nope..you are not my first…” dia berbohong…mencoba tersenyum…

“tapi….”

“hei..kau ini mabuk…jadi..kau tak perlu merasa bersalah padaku….”

Yuri menatap wajah nya seakan tak percaya…dia kembali tersenyum….menutupi semua nya…

“it’s not your fault only… a half is mine too…okay..get one..take one…” lanjut nya…

dia menepuk pundak yuri…sebelum akhir nya pergi..dia tak sanggup lagi menatap yuri…satu menit saja dia disana..mungkin air matanya akan keluar…dan benar saja…ketika dia sampai di ruangan nya….semua nya tertumpah….tangisan nya meledak…untunglah..ruangan nya kedap suara..dan tak ada seorang pun yang mengetahui nya…..

Satu kali terjadi…maka yang lain nya akan menyusul… entah kenapa dia tak bisa menolak yuri…bagi nya yuri seperti ganja…dan dia kecanduan..tak bisa lepas…yang kedua…yang ketiga…bahkan yang sekarang….lalu..hubungan mereka apa?? Friends with benefit? Teman yang menguntungkan??sampai kapan semua nya harus seperti ini? sebenar nya dia sendiri juga merasa lelah..

Pernah..sekali yuri meminta nya jadi kekasih nya..tapi ego nya tak bisa menerima nya…. she have a pride…bagaimana mungkin dia bisa menerima yuri jadi kekasih nya..sedangkan setiap kali yuri mabuk..dia masih menyebut victoria….tidak..dia tidak bisa menerima nya…lebih baik seperti ini..friends with benefit…ini lebih aman bagi mereka….terutama bagi diri nya…setidak nya rasa sakit nya berkurang….tapi sampai kapan??

 

Jessica kembali menarik nafas panjang…membuka mata nya..mencoba fokus pada deretan quotation harga sample untuk season berikut nya..yang sedang dia hitung….

“aish…harga strap sekarang berapa??” gunam nya…..dia mencari buku telpon dan memijit nomor satu supplier tetap nya…..ketika tiba-tiba iphone nya berbunyi…dengan sebelah tangan nya dia membuka iphone nya dan tertegun melihat nama yang tertera di sms itu….

“taecyon??” gunam nya…dia kembali terdiam…mood nya untuk berkerja hilang sudah….

“hello..” sebuah suara dari seberang telepon mengagetkan nya…dan klik..dia menutup telepon nya langsung…memandang kembali sms yang baru saja di terima nya..

“hi jess…besok ada waktu?? aku punya penawaran pad yang bagus…mungkin kita bisa makan malam sambil membicarakan nya…”

 

“maybe.. I should move on now” gunam nya…

——————————————————————-

 

suara musik mulai terdengar…lampu mulai menyala warna warni..satu persatu model-model mulai berdatangan..berjalan manis di atas catwalk..taeyon duduk di posisi paling depan di samping Mr Moon. Tentu saja dia berada di paling depan..vivien corp dimana dia bekerja adalah salah satu vendor utama C&A…tampak Mr Moon tengah asyik berbincang dengan sang presiden C&A yang berada di salah satu sisi nya..sementara taeyon hanya duduk mematung memperhatikan para model…beberapa style bra & panty yang baru saja dia ekspor 2 minggu yang lalu tampak di pamerkan juga…

“huamm…” dia menguap..tampak merasa bosan…mata nya perlahan memandang kesemua arah..berharap ada sesuatu yang menarik bagi nya…sayang..tampak nya semua orang selain dia…hanya fokus pada fashion show….hingga beberapa saat kemudian dia akhir nya memutuskan untuk berjalan-jalan keluar…

“Mr Moon… I’m going to the toilet” ucap nya meminta ijin pada atasan nya.. Mr Moon mengangguk kemudian kembali ke rutinitas sebelum nya…berbincang dengan sang owner C&A.

 

Taeyon berjalan menuju toilet…..

“aish..fuck…french language…” gunam nya..kesal…kini dia berdiri di depan dua buah pintu toilet yang bertulisankan bahasa prancis..setelah terdiam beberapa lama…dia memutuskan membuka pintu sebelah kiri…mengumpulkan semua keberanian nya..perlahan dia membuka nya…dan dia tertegun…seorang  gadis yang tengah berganti baju tampak di depannya….tubuh nya yang putih mulus…S-line nya yang sempurna….dan bra..nya..mungkin dia memakai no 34B.. dan bokong nya… God…she have a sexy butt…..

“hei..MAN..you got the wrong line…” ucap gadis itu acuh seperti tak peduli dengan keberadaan taeyon…

“ah..sorry…” taeyon  tersadar dari lamunan nya…dia…membungkukkan kepala nya…wajah nya memerah menahan malu….

 

 

“Hei..Taeyon…” Mr Moon memanggil nama nya… taeyon mendekati Mr Moon yang tengah berbicaara dengan relasi lain nya…. acara fashion show sudah berakhir…dan sekarang..semua orang bergabung di untuk pesta…music dan lampu-lampu mulai menyala dengan lebih gemerlap…

“okay…This is Taeyon…one of my best Merchandiser” ucap Mr Moon Bangga mengenalkan taeyon kepada semua relasi nya…

“thanks taeyon to be handle mine” ucap sang owner C&A..

Taeyon hanya tersenyum dan menundukkan kepala nya….mereka kembali berbincang-bincang dengan serius…dan taeyon kembali terdiam…bayangan gadis itu kembali muncul di kepala nya…badan nya yang mulus…wajah nya yang cantik..sekaligus hot….aish….come on taeyon…..sejak kapan kau jadi pervent seperti ini…. dia memukul kepala nya sendiri….

“hei..taeng…taeng…”

“eh…” taeyon tersadar dari lamunan nya….sementara Mr Moon hanya tertawa melihat kelakuan nya…

“apa yang kau pikirkan??” tanya Mr Moon..

“nothing bos…” jawab taeyon..berusaha tersenyum…

“dengar taeng…aku tak bisa lama disini….kau nikmatilah pesta ini..selain itu..kau boleh memilih satu model..yang ada disini…”

“hah…”

“aku tahu apa yang kau pikirkan taeng…karena itu…aku berikan kau hadiah…..” Mr Moon mengedipkan mata nya..kemudian pergi meninggalkan taeyon sendirian…..sambil tertawa….

Taeyon berusaha tersenyum mendengar kan ucapan Mr Moon.. dan begitu bos nya pergi…dia menghela nafas nya…

“yeah.. just one night stand…why not… ” gunam nya…kemudian mata nya mulai mengamati satu persatu wanita yang ada disana….memilih..mana yang menarik…hingga tiba-tiba mata nya tertuju pada satu orang gadis…taeyon tertegun melihat nya….gadis itu duduk di depan meja bartender..mengenakan gaun merah yang cukup seksi…..dia memainkan minuman nya…seperti bosan dengan keadaan di sekitar nya…dan taeyon tersenyum melihat nya….

 

TBC

 

Hallo….. maaf… baru sempet menyapa di chap ini….. *bungkuk badan*

Dan akhir nya..author kepikiran juga untuk buat FF yang satu ini….yaah..bagaimana suka duka nya jadi merchandiser *sekalian curhat*…nah..berhubung..cerita ini akan lebih banyak ngebahas masalah pekerjaan (iya gitu???gak yakin…hmm..liat entar aja deh..mood nya kemana.. LOL ) Jadi..kalian siapin..kamus atau buku-buku pengetahuan yang lain nya..coz..bakalan banyak kata-kata yang mungkin asing di telinga… LOL…

nah.. untuk bahasa gado-gado yang ada di FF ini…maaf ya..author gak bisa ngerubah nya…soal nya..biar terasa kesan MD nya…yaah..walau pun sebener nya..author juga kesel kalo ada merchandiser yang pake bahasa gado-gado *lempar si bos yang suka pake 4 bahasa T_T* So.. gak papa ya.. anggap aja kalian belajar bahasa Inggris… 🙂

and at least.. di tunggu comment nya ya…^^

 

game of Love chap 10 November 6, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,TaeNy,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 12:33 pm

Apartemen yuri…

 “sica….makanan nya sudah siap…..” yuri berteriak dari arah dapur….

“sica….” teriak nya sekali lagi…. dia menunggu..tapi tak ada jawaban sama sekali dari gadis itu….yuri mendengus kesal..

“heran..sebenar nya..siapa yang jadi atasan disini??” gunam nya..kemudian berjalan menuju ruang tengah..tapi langkah nya kemudian terhenti..mata nya menatap gadis yang tertidur pulas di atas sofa..dia tersenyum…melihat wajah jessica yang berlumuran penuh tinta sisa permainan mereka tadi siang…ya..mereka bermain  poker seharian, siapa yang kalah..wajah nya akan di lumuri tinta hitam..dan jessica..satu kali pun tak pernah menang dari yuri…perlahan dia mendekati nya kemudian duduk…kembali memandang wajah jessica..merapihkan beberapa rambut yang menutupi wajah nya….dia kembali tersenyum….kemudian memegang dada nya…

jantung nya yang berdetak semakin keras….

 ————————————————————————

“tiff….kita sudah sampai…” donghae melepaskan sabuk pengaman nya…

“tiff…” ucap nya sekali lagi….tiffanyy menoleh ke arah donghae..

“ya….” jawabnya..

donghae tersenyum… “kita sudah ada sampai…”

“ah….” jawab tiffany..setengah terkejut… kemudian tersenyum….melepas sabuk pengaman nya….

“kau kenapa? ada masalah?”

tiffany menggeleng…. “aku hanya lelah saja oppa…kau tidak usah khawatir…”

“baiklah….” donghae kemudian mengecup dahi tiffany… “selamat malam… aku mencintai mu…” bisik nya…

tiffany tersenyum…. “selamat malam oppa…aku juga…”

tiffany menarik nafas panjang..ketika akhir nya mobil donghae perlahan menghilang dari pandangannya…dengan langkah berat dia berjalan menuju lift…menuju apartemen nya…kemudian merebahkan diri di tempat tidur nya…

“haloo…nama ku kim taeyon…”

“aku tiffany..hwang tiffany….”

“terimakasih telah menyelamatkan ku..”

“ tak masalah…lain kali..jika mereka menyakiti mu..kau bilang saja padaku…”

“terima kasih tiffany…”

“tak masalah..  mulai hari ini kita berteman kan??”

“ya..kita berteman..”

“teman baik??”

“ya..teman baik…”

 

 

“tiffany…aku mencintai mu…”

“hahaha…kau lucu taeng…”

“tidak…aku serius… aku benar-benar mencintai mu…”

“………………………”

“fanny-ah..aku serius”

“kau gila…”

“tiffany..tapi aku benar benar mencintai mu…”

“taeng…cukup…anggap saja aku tak mendengar nya…”

 

 

“taeng ini apa??”

“bunga…untuk mu…”

“kau gila…sudah ku bilang jangan pernah mengirimi ku bunga lagi..”

“fanny-ah..aku mohon….”

“HENTIKAN TAENG…”

“Fanny-ah.. aku mencintai mu…”

“TAPI AKU TIDAK….”

“…………………….”

“aku tak mungkin mencintai orang seperti mu…”

 

“fanny-ah tolong aku….”

“fanny-ah tolong aku…”

tiffany..membuka mata nya…airmata nya mulai turun….

“taeng…maafkan aku…maaf….” gunam nya…

—————————————————————

Taeyon berjalan memasuki ruangan nya…. membuka jendela kantor nya… dia duduk di kursi nya..memandang bulan yang berbalik menatap nya dengan sinar yang redup.. dia menutup matanya..mencoba menikmati sepi nya rumah sakit di malam hari….

“fanny-ah..tolong aku…”

Tiffany hanya berdiri mematung….beberapa orang mulai mendekati nya..

“hahaha..lihat..dia tidak akan menolong mu lagi..”

“fanny-ah..aku mohon..”

“hahahaha…hei taeyon…mana ada orang yang mau berteman dengan mu…ayo pukul dia…”

“fanny-ah……”

“dasar gadis kampung….kau tak pantas hidup..bahkan orang tua mu pun membuang mu…”

Taeyon terdiam….tiffany perlahan membalikkan badan..meninggalkan taeyon…

“pukul dia lagi……..”

Taeyon menatap punggung tiffany yang menjauh dari nya…aneh nya..dia tak merasa sakit sama sekali..semua pukulan itu..rasa nya tidak sakit…

Taeyon berjalan memasuki rumah nya…baju nya berlumuran darah…wajah nya lebam….dia memasuki kamar nya…terdiam mematung…

 

 

“KAKEK…lepaskan aku…aku tidak ingin hidup lagi….”

“Taeng….”

“Lepaskan aku….aku di buang oleh orang tua ku sendiri…orang yang aku cintai menolak ku..semua teman di sekolah membenci ku…semua nya menyakiti ku….”

“Taeng…kakek mohon…”

“Untuk apa aku hidup..kakek..katakan pada ku untuk apa aku hidup…”

“Untuk balas dendam…balas semua nya..balas perbuatan ayah mu…..”

“kakek….”

“dengar kan kakek..mulai hari ini…lupakan taeng yang dulu…hiduplah…jadi lah kuat..dan balas semua orang yang menyakiti mu….”

 

“Taeng…selamat akhir nya kau menjadi seorang dokter….”

“terima kasih kakek…”

“mulai sekarang…hiduplah dengan baik…”

“tidak kakek…ada satu hal yang harus aku lakukan….”

“apa itu…”

“ini…” taeyon menunjukkan sebuah koran…

 

PEWARIS TUNGGAL PERUSAHAAN KIM  DATANG KE KOREA

———————————————————————————————–

“tok..tok..tok..”

Yuri berdiri dan berjalan menuju pintu apartemen nya….

“victoria????” ucap yuri kaget…”Untuk apa kau kesini??? Bukankah sudah ku bilang kau tidak boleh ke apartemen ku!!” lanjut nya dengan nada tinggi…

“maaf yul…tapi ada yang harus kita bicarakan…” ucap victoria dengan cemas..dia langsung menerobos masuk ke apartemen yuri…

“eh…siapa dia??” mata nya melihat ke arah jessica yang tertidur nyenyak di sofa…

“bukan urusan mu….cepat katakan ada apa?”

“dia…simpanan mu yang baru??dan dia ada di apartemen mu???kau sudah bosan padaku??” victoria tiba-tiba merasa marah

“SUDAH KU BILANG ITU BUKAN URUSAN MU….” ucap yuri berteriak

“yul…kau…” victoria menghentikan ucapan nya….baru kali ini yuri berteriak pada nya…dan itu hanya gara-gara seorang gadis….

“pergilah …jangan buat keributan disini….”

Victoria terdiam…perlahan dia kemudian berbalik meninggalkan apartemen yuri….air mata nya mulai keluar…amarah…cemburu…semua nya bercampur jadi satu…..

“kau jahat yul…jahat….”

Yuri menghela nafas  panjang..menutup pintu apartemen nya..kemudian berjalan mendekati jessica….mengangkatnya perlahan menuju tempat tidur…merebahkan nya dengan hati-hati dan menyelimuti nya…. “jika kau tidur…kau cukup manis…”

Yuri tersenyum…

 ———————————————————

Esok hari nya

Jessica perlahan membuka mata nya.. “dimana aku…” pikir nya..beberapa saat kemudian dia menyadari ada tangan seseorang yang memeluk nya dengan erat… dia menengok dan tertergun ketika menyadari..wajah yuri yang tertidur benar benar dekat dengan nya….

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa”  reflek dia berteriak..dan mendorong tubuh yuri hingga terjatuh….

Beberapa saat kemudian…seseorang kembali berteriak lebih keras…

“YAAAAAAAAAAAAA……”

Jessica duduk tepat di depan yuri..wajah nya menunduk…. “maaf” gunam nya…

“dengar ya….aku tidak menyentuh mu sama sekali….tadi malam aku berusaha membangunkan mu..tapi kau seperti babi tertidur pulas….harus nya kau beruntung..bisa tidur di sini…tapi balasan mu apa?kau malah mendorong ku hingga terjatuh…”

“maaf…..” ucap jessica sekali lagi…dia memberanikan diri menatap yuri….

Yuri menatap jessica…merasa tak percaya akan diri nya sendiri…mengapa dia tak bisa memarahi gadis ini..semua emosi nya akan langsung hilang ketika dia menatap wajah gadis ini…

“aish…sudah..lupakan saja!!!” ucap nya lagi frustasi….dia segera berdiri dan berjalan menuju dapur..menghabiskan satu botol air…..tidak mungkin aku menyukai gadis ini!!!!

“bersiaplah..hari ini kita ke kantor”

————————————————————-

Mobil yuri melaju di jalanan menuju kantor..tak banyak yang di bicarakan …mereka terdiam dengan pikiran nya masing masing…

“kriing..kriiing..”

“halo..appa….” jessica mengangkat telepon nya….

“oh..tadi malam..maaf..aku menginap di rumah teman…” lanjut nya lagi…wajah nya mulai tersenyum….

“apa??” raut mukanya mulai berubah..pucat….

“kau kenapa?” yuri melihat sekilas ke arah jessica….dia terdiam…

“yul….tolong..turunkan aku disini….aku harus kerumah sakit….”

“apa??”

“tolong…aku mohon….”

——————————————————————————————————–

Tiffany menatap iphone nya…. dia tak tahu..apa dia harus menghubungi nya…atau melupakan nya begitu saja….tapi dengan keadaan yoona yang seperti itu..dia pasti akan sering bertemu dengan taeyon…dan itu mengganggu nya..rasa bersalah…tatapan mata taeyon yang dulu meminta tolong pada nya…semua nya masih di ingat nya dengan jelas….

“hi..pagi…bisa kita bertemu…” dia menarik nafas ketika tangan nya memijit tombol send..dia terdiam…

“hi…aku selalu ada di rumah sakit…kita bisa bertemu kapan saja…”

“bisa kita bertemu di tempat lain?” dia menunggu..satu menit..sepuluh menit…dia menghela nafas nya…mungkin aku harus melupakan nya…..gunam nya….ketika tak ada balasan dari taeyon….dia berdiri dan mengambil handuk nya…..ketika hp nya kembali berbunyi…

“dimana??”

Tiffany tersenyum begitu membuka iphone nya….

“aku akan menjemput mu….”

TBC

 

Love or ?? Chap 1 November 5, 2011

Taeyon baru saja selesai meeting dan berjalan menuju ruangan nya ketika tiba-tiba seseorang memanggil nama nya….

“taeng..bos memanggil mu..”

“huh..”

“hei…kenapa wajah mu tak senang?”

 

Taeyon hanya tersenyum..kemudian pergi menuju ruangan bos nya…

“hai..taeng…apa kabar??” mr moon tersenyum ramah…berdiri dari tempat duduk nya..

“baik bos…so..whats up?” taeyon duduk setelah menjabat tangan bos nya…

“hahahaha…kau ini…rasa nya aku selalu mengajari mu basa-basi…” mr moon tertawa….

“well… you know who I am…” jawab taeyon tersenyum..

“hmm..baiklah kalau begitu….kau tahu Victoria secret??mereka ingin kita menjadi vendor langsung buat mereka” ucap mr moon menatap tajam ke arah taeyon..

“hah?? Lalu Maidenform??”

“hmm…sebut saja ini keberuntungan kita…” mr moon kembali tertawa….  “dan aku ingin kau menjadi merchandiser buat mereka…”

“bos… aku pikir ini bukan ide bagus… maidenform itu best partner kita…and I think this is not fair buat mereka..selain itu..kau tahu..untuk masalah Victoria secret Maidenform sendiri tidak berani untuk men approve semua sample..atau apa pun itu..”

“yup… karena itu… mereka pikir lebih baik kita yang menjadi vendor langsung… it’s save their time and money..selain itu…mereka percaya kita…”

“well…” jawab taeyon ragu ragu..

“pokoknya kau jangan pikirkan untuk masalah ini.. I just want you to handle this..lagi pula mereka tidak akan langsung turun produksi….they will try us with their sample..and a new designer…”

“apa?” Tanya taeyon… terus terang dia paling benci mengurus semua yang berhubungan dengan sample dan designer…di mata taeyon seorang designer adalah seorang yang arogan…dan idealis…sombong… dan bukan hanya itu… mereka adalah seorang player… yeah.. lihat yuri..sahabat dekat nya…yang akhir nya harus patah hati…dan menjadi seorang player.. semua nya gara-gara seorang designer..

“kenapa??kau takut??seorang kim taeyon takut?” Tanya bos nya dengan muka menyeringai..

Taeyon masih terdiam…terus terang dia pun merasa tertantang…tapi…a new designer…uughhh…it’s just weird..for him..

“come on.. my kim taeyon…. You can handle Barbara.. the best branded in Europe… and now.. you don’t want to handle Victoria secret??”

Taeyon menghela nafas panjang…mungkin memang dia harus mencobanya…

“well.. if that what you want boss..” jawab taeyon kemudian…

Mr moon tertawa sekali lagi…“yeah..that’s my brilliant taeyon…ah…siapkan koper mu besok..kau akan pergi ke prancis…”

“eh..besok?”

“yup.. summer fashion C&A..”

“I’m busy..”

“well kau tak akan mungkin melewatkan siapa designer baru itu kan?? Aku dengar dia datang juga…” jawab mr moon…

Taeyon hanya menarik nafas panjang sebelum akhirnya pergi meninggalkan ruangan bos nya…

——————————————————————————

“kring..kring…”

Tiffany berjalan mengangkat telepon nya…

“kyaa….tiffany…kau jadi ke korea???” sebuah suara dari seberang telepon berteriak bahagia..

“yeah….tapi sebelum nya aku harus pergi ke prancis dulu..ada fashion show disana..” jawab tiffany acuh..satu tangan nya masih tetap mencorat coret beberapa sketsa..menghapus kemudian kembali menggambar lagi..

“yaah…??” dia kembali berteriak….merasa di acuhkan oleh tiffany…

Tiffany segera menghentikan pekerjaa nya…dan tertawa..“maaf…”

“kau ini….jarang-jarang seorang artis terkenal seperti ku mau menelepon mu….”

“hahahhaa..iya..aku tahu…”

“jadi..dimana kau akan bekerja??”

“vivien corp.. kau tahu??”

“vivien?? Hei..besok aku ada pemotretan disana…aku jadi model untuk produk mereka”

“merk apa?”

“Gillian & Ommelley”

“ah…mungkin kau nanti bisa jadi model victoria secret…” tiffany kembali tertawa…

“ya..ya…terserah…just make a good design for me then”

“sure…for my best friend…”

Mereka berdua tertawa….

 

——————————————————————————-

“Hai taeng…masuk lah…” Ucap yuri sambil tetap focus pada kamera nya…

Taeyon berjalan mendekati yuri… “aku heran..kenapa kau bisa menyadari kalo aku ada disini…” mata nya menatap ke sekeliling ruangan…mengamati design-design yang ada…

“tema nya hari ini apa? This’s for my buyer right?” ucap nya lagi…

Yuri mengangkat kepala nya… “hmm..its called feeling…indra ke enam.. atau mungkin firasat…”

Taeyon tertawa mendengar nya… “itu karena kau sudah tahu jika aku akan kesini… this s not your feeling atau sejenis nya…”

Kali ini yuri yang tertawa,,,,,”lihat akhir nya kau sendiri yang menjawab nya….hmm…. bagaimana…kau menyukai design nya??”

“not bad…but not good too…”

“ya…apa kau tak bisa memujiku sedikit saja?”

Taeyon kembali tertawa… “siapa yang jadi model nya?”

“yoona..lm yoona…”

“wow…”

“kau mau melihat nya???” yuri mengedipkan mata nya…

————————————————————————

Yuri memasukan beberapa hasil jepretan fotografer kedalam laptopnya…membuka nya lebih jelas sementara taeyon melihat nya dari belakang…

“this is one of the way I like my job” ucap yuri sambil tertawa..mata nya tak lepas dari foto-foto yang ada di layar laptop nya…

“taeng…lihat body nya…dia benar benar  seksi…” lanjut yuri…taeng mendekat..

“yeah..” jawab taeng acuh…

“mau ku kenalkan??” tanya yuri dengan wajah menggoda…

“terserah…tapi aku mau..besok hasil kerja mu ada di mejaku…mengerti…”

“yaah..kim taeyon..kau tidak bisa di ajak bercanda….” gerutu yuri

“hei taeng…kau tak punya request foto??” lanjut yuri kemudian

“terserah..kau kan merchandiser visual nya…just make it the best!!”

“huft..dasar gak punya jiwa seni…”

“but i have a power”

Yuri hanya menggelengkan kepala nya melihat teman nya yang mulai bersikap arogan….kemudian mulai mengerjakan tugas nya di depan komputer…

“ehm.. yuri…”

“hmmm..”

“kau masih mengingat victoria??”

Yuri terdiam…kemudian menatap ke arah taeyon..”

“memang nya kenapa?”

“hmm.. i just get a new project..with a new designer..”

“ah…”

“tiba-tiba saja aku terlintas victoria…”

Mereka terdiam beberapa saat..hingga akhir nya yuri tertawa…

“OMG…one of the one kim taeyon…is so sweet for her friend…. I cant believe that…” yuri masih tertawa..

“yaah….kwon yuri….tertawa mu tidak lucu…”

“okay..okay…but come on.. I have move on..”

“but..”

“listen kim taeyon….victoria itu masalalu ku..and it’s over now…look at me.. i m fine now..okay… “

“yeah…tapi kau sekarang jadi seorang player…”

“hahaha….aku hanya menikmati hidup..tak seperti kau..yang gila kerja…” yuri kembali tertawa…

“terserah..sudahlah..aku pergi dulu…jangan lupa…besok pagi semua nya ada di mejaku…” taeyon berjalan keluar dari ruangan yuri…

“okay bos…” teriak yuri…

Beberapa saat kemudian..yuri terdiam di kursi nya..perlahan..dia membuka sebuah file di laptop nya…

“victoria…” gunam nya..ketika melihat semua foto-foto nya yang tersenyum berdua dengan victoria… yuri menghela nafas panjang…victoria..nama yang tak pernah bisa di hapus dari hati nya..sampai saat ini.bahkan dengan sebanyak apa pun gadis yang dia kencani…yeah..taeyon memang benar…dia masih belum melupakan victoria…cinta pertama nya..tapi..dia juga tak bisa membiarkan taeyon diliputi perasaan bersalah…

“sampai kapan aku masih terus mengingat mu vic….” gunam nya….

 

 

“kwon yuri…”

“waaa……” yuri tersentak kaget…. dia melihat ke arah orang yang memanggil nya… jessica… sedang berdiri di depan pintu..

“hei.. sejak kapan kau ada disitu??”

Jessica berjalan mendekati yuri.. “oh..kau melamun lagi ??memikirkan victoria” tanya nya dingin…

“bukan urusan mu……” yuri menutup file nya..kemudian membuka file kerja nya….

“ada apa kau kesini??” ucap nya lagi…

“ini..data file untuk besok pagi…..model nya sunny.. semua style yang akan dia pakai sudah ada di file… kau tinggal mengambil nya di showroom.. untuk tema…terserah pada mu.. but.. this’s for winter season…dan satu lagi….aku mau..2 hari lagi hasil nya ada di meja ku…”

“hei… kau gila…. am I work only for “gillian&omelley” ??”

“well.. its not my business then…” jawab jessica dingin…kemudian berbalik meninggalkan ruangan yuri…

“hei..sica…kapan kau pulang?” teriak yuri..

“aku lembur…tidur di kantor…kau tak usah menunggu ku…”

“aish…” gunam nya…kemudian berlari mendekati jessica…

“so.. i guess i need my needdy now…” yuri tersenyum menyeringai…..

 

TBC

 

 

Game of Love Chap 9 September 11, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,Soehyun,TaeNy,Taeyon,Tiffany,Yoona,Yoonhyun,yulsic,YURI — jiyachan @ 3:37 pm

Jessica POV

 

Deg-deg-deg….aku memegang hati ku yang tak berhenti berdetak sedari tadi….bayangan yuri..ketika dia perlahan mendekatkan tubuh nya…kembali terlintas…. Dan mukaku mulai terasa memanas… Tuhan…jangan-jangan aku menyukai dia…tapi ini hal yang tidak mungkin..tak mungkin aku menyukai orang yang telah merenggut virginity ku secara paksa…hal ini tak mungkin…..tapi… aku kembali memegang jantungku…apa aku mencintai nya??

 

Perlahan Jessica menutup matanya….

 ————————————————————————————————————-

 

Esok pagi nya…

Tiffany berdiri di depan  lift..apartemen nya…

“ting…” suara lift berhernti tepat di depan tiffany…dan perlahan pintu lift terbuka…dia tertegun sebentar..sebelum akhir nya dia memasang wajah dingin nya…berusaha menyembunyikan kekagetan nya.. “uuh…kenapa pagi-pagi harus bertemu dengan nya” 

 

Mereka sama-sama terdiam….perlahan..sedikit demi sedikit..tiffany berusaha melirik seseorang yang tepat ada di samping nya… yuri…

“kau..kenapa kau melihat ku seperti itu??” ucap yuri..memandang lurus ke arah pintu lift…tanpa melihat ke arah tiffany..

“hahahaha…siapa yang melihat mu…geer…” jawab tiffany… “bukan nya terbalik…sepertinya..kau yang mengajak ku bicara..berusaha mendekatiku…….”

Belum sempat..tiffany menyelesaikan kalimat nya…yuri sudah mendorong tubuh nya ke dinding lift….

“memangnya kenapa jika aku mendekati mu???hmmm??” ucap yuri setengah berbisik…jarak mereka hanya beberapa inci..

“kau sudah punya victoria…dia teman ku…”

“lalu??apa masalah nya?”

“aku sudah bertunangan….”

“aku tak peduli…” perlahan yuri menempelkan hidung nya…menutup mata nya…”kau tahu…aku sangat menyukai mu…dan aku tak main main…aku..rela melepaskan victoria..asalkan kau jadi milik ku…” lanjut nya..sebelum akhir nya…dia mencium tiffany penuh gairah…

Tiffany berusaha menolak nya…memukul tubuh yuri dengan keras…menutup mulut nya rapat…tubuh nya meronta dan menolak…tapi itu hanya terjadi beberapa menit..sebelum akhirnya dia tidak sanggup menahan nya…pukulan nya semakin lemah…dan lemah..hingga pada akhir nya dia menutup mata nya…terlarut  oleh ciuman yuri yang meleleh kan bibir nya..membuat dia membuka mulut nya..merasakan lidah yuri yang menjalar di mulut nya…dan menginginkan nya lagi….memperdalam ciuman mereka….

 

“ting..” pintu lift kembali berbunyi..tanda mereka sudah sampai di lantai dasar….yuri melepaskan ciuman nya…

Membelai wajah tiffany dengan lembut….dan mulai tersenyum licik…

“hmm…mencium seorang artis….rasa nya memang beda…..”

Dan “slaap” tangan tiffany berayun hendak menampar nya…tapi dengan cepat yuri memegang nya….dia kembali tersenyum…melihat ekspresi wajah tiffany yang memerah menahan marah….

“kau malu…atau pun kau marah…wajah mu..selalu memerah……tapi aku suka…..” lanjut nya…kemudian mencium sekilas bibir tiffany…dan pergi menuju mobil nya.. sambil tertawa…..

Tiffany terduduk lesu… “sial…sial..kenapa aku terlarut dalam ciuman nya….” dia memukul mukul kepala nya… “dasar kau bodoh….bodoh….”

“Kwon yuri..awas kau nanti….  “gunam nya… kemudian berdiri dan  segera bergegas menuju mobil nya…..

 

————————————————————————————-

Yuri…menghentikan mobil nya di pinggir jalan..dia memandang wajah nya melalui spion…memandang bibir nya…sisa lipgloss tiffany masih tersisa di bibir nya… dia mengambil  tissu…dan membersihkan bibir nya….dan melemparkan sisa tissu ke tong sampah…dia tersenyum pada diri nya sendiri….

 

“lee dong hae…kau yang akan pertama hancur……”

 

beberapa saat kemudian dia mengambil iphonenya..dan memijit sebuah nomor…

“halo..sica…hari ini kau libur…kita pergi jalan jalan….aku jemput sekarang…..”

 

————————————————————————————————

Tifanny baru saja menyelesaikan syuting nya….dia berjalan menuju tempat duduk nya…mengambil iphone di tas nya…sebuah pesan muncul…….

 

“fany-ah…maaf aku tak bisa menemani mu syuting..aku harus kerumah sakit…love you…”

 

Dia menarik nafas panjang….kenapa sekarang semua nya terasa rumit….masalah donghae dan yoona…taeyon…dia tak menyangka akan bertemu lagi dengan nya… taeyon…teman dekat nya semasa sma..yang  jika saja..tak ada masalah itu..mungkin dia dan taeyon masih berteman…bagaimana tidak…setelah yuri…dia adalah gadis yang  menjadi sahabat nya…kelakuan nya..senyum nya..sifatnya…semua nya hampir sama…taeyon dan yuri...mereka mirip… ah..dan yuri…dimana dia sekarang?? Apa dia masih ada?? Apa dia masih  ingat padanya….yuri..yuri…yuri……dan tiba tiba saja….bayanganan kejadian tadi pagi muncul di benak nya..ciumannya dengan yuri yang ini….wajah nya terasa memanas..membayangkan semua nya…. aish.. dia tidak mungkin yuri ku…dia benar benar berbeda….

 

“hei…kau kenapa melamun…..”

Tiffany tersentak dari lamunan nya.. mencoba tersnyum… “hei..vic…”

“kenapa? Ada masalah dengan donghae?” victoria duduk di samping tiffany…

“enggak….aku baik baik saja dengan dia ko…”

“trus???”

“hanya saja..sekarang adik nya masuk rumah sakit…eh… bagaimana hubungan mu dengan pacar mu itu??”  tiffany mencoba mengaliihkan pembicaraan mereka…

“yang mana?” tanya victoria…

“itu…kwon yuri…”

Victoria tersenyum…dan menggelengkan kepala nya… “dia bukan pacar ku kok..”

“o..ya??”

“kau kenapa??” tanya balik victoria “kenapa kau antusias dengan kwon yuri…jangan-jangan kau menyukai nya ya???”

“hehehehe..tidak apa-apa…” jawab tiffany sambil tersenyum menggaruk garuk kepala nya…… “hmm…aku hanya khawatir saja padamu…kau kan sudah lama sendirian….” lanjut nya…kemudian tertawa….

“dasar kau ini…” victoria ikut tersenyum…sambil memukul tiffany…

Mereka berdua tertawa….

 

 

“krring..kriing” victoria melihat ke arah iphone nya yang berbunyi…..

“sebentar ya…” ucap nya..kemudian mengangkat telpon nya…

“halo..”

 ————————————————————————————————————-

 

“hei….kau sudah lama menunggu??” yuri membuka jendela mobil nya..dan tersenyum manis…

Jessica tersenyum…. “hanya sebentar…” kemudian berjalan ke arah mobil yuri dan masuk kedalam nya…

“jadi..ms. yuri hari ini kita mau kemana? Tanya nya lagi….

“hei…aku sudahbilang…selain di kantor kau jangan memanggilku ms…aneh tau…” ucap yuri ketus…

“hehehehe…maaf yul…” jessica tersenyum kikuk..bagi nya masih aneh…memanggil yuri dengan langsung…

“jadi???” lanjut nya….

“hmm….kemana ya??kau ada ide??” tanya yuri balik…

“hmmm…pantai..?”

Yuri menggeleng… “penuh”

“taman?”

Yuri kembali menggeleng.. “terlalu banyak orang”

“gunung?”

Yuri menggeleng “terlalu sepi”

“hmmm…taman bermain?”

“seperti anak kecil…”

“jadi mau kemana…??” jessica mulai kesal dengan kelakuan yuri…

Mereka terdiam beberapa saat sebelum akhir nya..yuri..tersenyum…

“aku tahu harus kemana…” ucap nya kemudian menyalakan kembali mobil nya…

 

 

“tada…..” ucap yuri bersemangat…..

Jessica hanya terdiam….tubuh nya mulai berkeringat…apartemen…hanya berdua….

“hei..kenapa diam saja….ayo masuk….” lanjut yuri…tangan nya menarik jessica memasuki apartemen nya….

“ini apartemen pribadi ku…hanya sooyoung dan changmin yang pernah datang ke sini…dan kau….” ucapnya lagi…memandang sekeliling apartemen yang dengan bangga… “bagaimana..apartemen ku bagus kan….”

“hehehe….ba..bagus….” jawab jessica masih gugup…

Yuri memadang jessica….beberapa saat kemudian dia menyadari keanehan jessica…dia tersenyum..dan mendekati jessica…dan dengan cepat memegang  pundak jessica…membuat jessica tak bisa bergerak sama sekali….

“sica…” bisik nya…sambil mencondongkan wajah nya….perlahan….

 

“Aku harus bagaimana ini…. “ jessica hanya diam…tapi tak lama kemudian mata nya secara refleks menutup…mengatupkan kedua bibir nya…ketika dia menyadari yuri semakin mendekatkan bibirnya….

“hahahaha…hahahaha…” yuri tertawa keras..memegang perut nya….jessica perlahan membuka matanya…..

“seperti nya..kau selalu berpikiran meusum ya??” ucap yuri…dia masih tertawa…sementara jessica bisa merasakan wajah nya memanas memerah menahan malu…

 

————————————————————————————————————-

“aish….anak itu….” gunam nya…sooyoung menatap tumpukan kertas di mejanya…..

“sudahlah..biarkan saja…dia..setidak nya kita kan bisa berduaan…” ucap changmin…tersenyum nakal….

“heh..kau ini…kau tidak lihat..pekerjaan ku sedang banyak??” sooyoung mendelik ke arah changmin…membuat changmin diam seketika…

“dan..pekerjaan mu bagaimana??? Bukan nya kau harus menyelesaikan proyek itu…” lanjut nya

“hehehe..tenang…80% hampir beres…tender kita pasti menang…” jawab changmin…kembali tersenyum manis…bangga akan pekerjaan nya

“ehm,…bagaimana kalau nanti siang kita makan di….”

“CHANGMIN..NA….” teriak sooyoung  membuat changmin kembali terdiam…

“te..te..tenang yooungi….baiklah..kita akan makan di kantin saja….” lanjut nya kemudian berlari meninggalkan ruangan sooyoung….

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan changmin….beberapa saat kemudian dia mulai mengambil beberapa file di atas mejanya….tetapi dia kembali terdiam….ingatan nya tentang ucapan yuri…apa yang di rencanakan yuri…dia mulai mengerti…

“yul..aku mengerti penderitaan mu dulu..tapi..apa kau perlu berbuat sejauh ini…dan jessica…bagaimana dengan dia..walau pun kau tak menyadari nya..tapi kau menyukai nya…lalu..mau kau apakan dia??”

Sooyoung menarik nafas panjang…dan mulai mengerjakan pekerjaan nya kembali ketika tiba-tiba iphone nya berbunyi..

 

“halo…nona sooyoung…Bos dari wilayah yang kemarin kita kuasai..ingin bertemu dengan  nona Yuri “

“siapa nama nya?”

“Mr KIM..dia ingin membuat kesepakatan dengan kita…”

“baiklah…tolong katakan pada nya..tunggu jadwal pertemuannya dari kita…”

“baik nona…”

 

Sooyoung menutup iphone nya…mengirim pesan pada yuri…setelah itu dia kembali terdiam…

 

“yul..lihat…kau sudah bisa menghancur kan nya…sekarang…tapi..kenapa kau ingin bermain seperti ini..”

 

—————————————————————————————

“ah..selamat siang suster…” donghae tersenyum dan menundukkan kepala..begitu  seohyun masuk..

“selamat siang..” jawab seohyun sopan..kemudian berjalan menuju yoona dan memeriksa keadaaan yoona…

“ehmm…tuan donghae…apa anda bisa keluar sebentar?” lanjut seohyun..

“eh…” donghae tampak kebingungan…

“ini waktu nya mandi..” seohyun mencoba menahan senyum nya…. donghae tiba tiba tersenyum…

“ah..iya..maafkan aku….” ucap nya kemudian keluar dari ruangan yoona…

Seohyun kembali tersenyum melihat kelakuan donghae…kemudian berbalik menatap yoona….

“yoona..kau cantik..kaya…kau juga mempunyai kakak yang baik..bahkan tunagan kakak mu artis terkenal…tapi kenapa kau tidak ingin hidup??”

 

 

“selamat siang…”

“ah..selamat siang dok…” jawab donghae…

“kenapa anda ada di luar?”

“ah..yoona sedang mandi…” jawab donghae sambil tersenyum…taeyon pun ikut tersenyum…

“dok…bagaimana keadaan yoona?” Lanjut donghae kemudian..

“luka nya sudah mulai sembuh…” jawab taeyon…

“ah..kalo begitu syukur lah…aku…selalu merasa bersalah pada nya…”

“apa??”

“hahaha..tidak apa-apa dok…” ucap donghae..sambil tersenyum kikuk….

Taeyon hanya tersenyum…kemudian mereka kembali terdiam….

“ah..maaf..aku harus memeriksa pasien lain…” kata taeyon memecah keheningan mereka..

“ah iya….”

“aku akan memerika kondisi yoona nanti sore…anda jangan khawatir..”

“terimakaasih dok…”

Taeyon menundukkan kepala nya lalu pergi meninggalkan donghae yang masih berdiri memandang nya….

“aku tak menyangka..dokter yoona masih muda..tapi dia terlihat dingin…” gunam nya…

 

—————————————————————————————

Taeyon menghentikan mobil nya di sebuah restoran..kemudian berjalan memasuki restoran itu..pandangan nya tertuju pada satu orang yang dia kenal…perlahan dia berjalan mendekati nya…

“halo…” ucap nya…menyodorkan tangan nya pada orang itu…tapi kemudian menarik nya kembali dan tersenyum ..ketika dia tahu orang itu tak ingin berjabat tangan dengan nya…

“apa yang kau inginkan dari ku?” ucap orang itu ketus…

Taeyon hanya tersenyum..kemudian memanggil seorang pelayan..dan memesan “black coffee”

“kerja sama…” jawab taeyon singkat begitu pelayan itu pergi…

“kerja sama apa?? Apa kau tidak tahu aku seorang artis terkenal…aku punya banyak relasi”

Taeyon kembali tersenyum.. “nona victoria…aku tahu kau seorang artis terkenal..tapi..aku juga tahu..pekerjaan gelap mu apa…”

“apa maksud mu..” ucap victoria…

“hubungan mu dengan Yuri…aku tahu semua nya…” jawab taeyon dingin….

Sang pelayan..kembali dengan membawa “black coffe” pesanan taeyon…taeyon meminum nya perlahan….

Victoria menutup mulut nya dengan kedua tangan nya berusaha menyembunyikan keterkejutan nya..bagaimana mungkin ada orang yang tahu hubungan nya dengan yuri…ini tak mungkin terjadi…manager nya pun tak pernah tahu rahasia nya ini…

“k..kau…siapa kau sebenar nya….”

Taeyon menghela nafas nya,,, “aku bukan siapa siapa…”

Mereka terdiam beberapa saat…. “aku hanya minta satu bantuan mu..dan aku bisa jamin…rahasia mu aman…”

“dan jika aku tak mau??”

“aku tak bisa jamin..jika hidup mu masih baik baik saja…..bukan..bukan hanya hidup mu..tapi orang-orang yang kamu cintai…”

“kau hanya menggeretak…”

Taeyon kembali mengela nafas nya.. “aku bukan orang yang suka menggertak…..” taeyon mengambil beberapa foto dari saku nya dan menyerahkan nya pada victoria….kemudian dia berdiri

“aku harus pergi.. pikir kan lah….” lanjut nya..sambil meletakkan beberapa lembar uang…kemudian pergi begitu saja…meninggalkan victoria sendirian…

 

Victoria…mengambil beberapa foto itu…menatap semua nya dengan tak percaya…foto..foto  dia sedang bercinta dengan yuri…foto foto mereka berciuman…bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi… dia masih tak percaya…

“apa…apa yang harus aku lakukan??”

 

——————————————————————————————–

Malam telah larut ketika taeyon menghentikan mobil nya di depan rumah sakit…dia masih terdiam…memegang stir nya…setelah pertemuan nya dengan victoria, seharian dia mengelilingi kota seoul..menyusuri tiap jalan nya..tanpa tujuan…

“apa yang aku lakukan ini benar?? Apa  aku harus masuk kedalam lingkaran itu?” dia mencoba menutup mata nya…ketika tiba tiba bayangan yoona muncul di benak nya… “aish..aku belum memeriksa keadaan nya….” gunam nya..lalu secepat kilat keluar dari mobil dan berjalan menuju kamar yoona…

 

Taeyon perlahan membuka pintu kamar yoona dan bersiap akan memeriksa nya ketika..dia tiba-tiba melihat orang yang baru saja di pikirkan nya..taeyon tertegun..diam tak bergerak….

“hei…apa kabar??” taeyon mencoba tersenyum beberapa saat kemudian…

“hei…aku baik…kau sendiri??” jawab tiffany..dia berdiri dan berjalan menjauhi yoona..memberi ruang untuk taeyon memeriksa pasien nya….

“aku juga baik…” jawab taeyon…mata nya tak beralih dari yoona… menempelkan statekop nya…memeriksa keadaan yoona….

“hmm…kondisi nya sama sekali belum berubah” lanjut taeyon…sambil melepas stateskop nya…”tapi secara fisik..sekarang..kondisi nya mulai pulih”

Tiffany..hanya terdiam mendengar penjelasan taeyon…

“kalo begitu..aku pergi dulu…” taeyon berjalan keluar ruangan….  Tiffany…apa kau tak merindukan ku sama sekali??

 

 

“hei..taeyon….” ucap tiffany tiba-tiba..membuat taeyon menghentikan langkah nya….

“apa…kau mau minum kopi??”

Taeyon..berbalik…mencoba tersenyum…. “baiklah….”

Bagaimana pun juga…aku tak bisa menolak mu…

“jadi…bagaimana kabar mu…” tiffany menyerahkan segelas kopi ..tersenyum kikuk…mereka duduk di taman rumah sakit…

“aku baik…kau sudah menanyakan nya tadi…” jawab taeyon..tersenyum…

“aku..tak tahu harus berbicara apa…” tiffany menggaruk garuk kepala nya…berusaha tertawa…

“aku juga…aku tak menyangka kau kenal dengan pasien ku…”

“yeah…dunia sempit….”

Mereka kembali terdiam…menikmati aroma kopi…sibuk dengan pikiran nya masing masing….

“taeyon…aku sudah tunangan…” tiffany menundukkan kepala nya… aku sudah tahu….

“oya….selamat kalau begitu…” jawab taeyon dingin…

“yoona…pasien mu…dia adik tunangan ku….”

“oh…begitu ya…” aku juga sudah tahu

Mereka kembali terdiam….

“ehmm…tiffany..seperti nya aku sibuk…aku harus pergi dulu” taeyon menundukkan kepala nya..kemudian berjalan ke ruangan nya…

“iya…” jawab tiffany..perlahan…memandang taeyon yang perlahan menghilang dari nya…

 

 

“fanny ah” tiffany tersentak dari lamunan nya

“oh..oppa…”

“kau sudah bertemu dokter taeyon”  donghae mencium kening tiffany..kemudian duduk di samping nya

“iya sudah…dia baru saja pergi barusan…” jawab tiffany….

“ada yang sedang kau pikirkan?” tanya donghae kemudian…

Tiffany hanya menggelengkan kepala nya….kemudian memeluk erat donghae…mencoba menutup mata nya…

 “kenapa..kenapa semua nya seperti ini….taeyon…apa kau masih marah padaku??”

 

TBC..

 

tadi nya author pingin uplod yang “only u” dulu..tapi apa boleh buat..ternyata mood malem ini lebih bagus buat FF ini… 😀

nah..bagaimana dengan cerita nya.. makin belibet ya… hehehehe…makin banyak drama.. 😀 (serasa drama korea…) 😀

oke lah… tunggu comment nya aja ya……

 

Ketika Yulsic Menggugat September 4, 2011

Filed under: FANFIC,FICTION,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:21 pm

“yul..liat ini lucu…wah..yang ini juga….” ucap jessica excited…mata nya tak beralih dari beberapa baju…yan  sedang di pilih nya…yuri hanya menghela nafas..melihat kelakuan jessica…
“sica baby…kita sudah hampir 3 jam mengelilingi..mall ini…” yuri melihat kedua tangan nya yang sudah penuh oleh tas belanja jessica..
—————————————————————————————————————–

author : “hmm..jadi begitu….”

yuri : “iya..begitu…sica tuh ya..lebih senang menghabiskan waktu kencan kami hanya dengan jalan jalan di mall..keliling toko toko bermerek…”

author : “oooo…”

yuri : “hanya menghabiskan uang ku saja….”

author : “oooo…”

yuri : “hei…kenapa cuman bilang oooo saja??? ini semua kan salah mu….100% salah mu..”

author : “apa??kenapa menyalahkan ku??”  *bingung*

yuri : “iya..karena kau selalu membuat diri ku sebagai “kwon soebang” sebagai pemeran laki-laki di setiap cerita yang kau buat….aku cape…..”

author : *bengong* *glup* “jadi…mau mu apa??” *gugup*

yuri : “padahalkan aku juga seorang wanita…ya…memang sih..aku sedikit tomboy..sedikit..jahil..dan mungkin jiwa laki-laki ku..lebih besar di banding sica baby..”

author : *dalam hati* tuh ngaku sendiri…

yuri : “tapi..kan tetap saja aku juga seorang gadis..ada kala nya aku juga ingin di perlakukan lembut..”

author : *spechless*

yuri : “sekali kali aku juga ingin bersandar pada pundak nya sica…” *pasang wajah memelas yang bikin author gak tega*

author : “bilang aja sama sica..pasti dia ngerti ko..bilangin minta gantian gitu..sekarang dia yang jadi Jung seobang nya” *sok baik*

yuri : “malu lah..harga diri ku di taruh di mana?? mana bisa aku membiarkan sica baby yang lembut seperti itu..jadi seobang…. kasihan nanti sica baby…” *muka marah*

author : “nah lho” *bingung*

yuri : “makanya…..”

author : “maka nya apa??”

yuri : “kau yang bilang itu pada sica baby…..” *pasang muka evil*

author : “hah??? ogah…jessica itu kan nyeremin….” *ups keceplosan*

yuri : “ITU KAN TUGAS MU SEBAGAI AUTHOR…” *teriak bikin author sakit kepala*

author : *lap keringet*

—————————————————————————————————————

—————————————————————————————————————

lampu warna warni….mulai nyala…musik mulai di hidupkan… yoona..hyo..yuri..minho…taemin..key..mulai naik ke atas panggung satu persatu….semua sone berteriak kegirangan ketika dance battle mereka di mulai….dan makin berteriak lebih keras..ketika yuri dan minho mulai menari berpasangan..perlahan minho mulai mendekati yuri..menyelaraskan gerakan mereka……sesekali tubuh mereka saling bersentuhan….membuat sone semakin gila….berteriak penuh semangat….

dari belakang panggung jessica…mengepalkan tangan nya….melihat adegan itu..

kenapa…kenapa aku tidak bisa lebih jantan dari pada minho??

————————————————————————————————————

author : *lap keringat berulang-ulang..gugup sekaligus takut*  “ja…jadi..sica….”

jessica : *menatap tajam..sinis..* “siapa yang memperbolehkan mu memanggilku sica..yang boleh menyebut ku seperti itu cuman yuri..mengerti… ”

author : *glup…* “okey… ” *menarik nafas panjang..mencoba menenangkan diri*

“jadi jessica..apa masalah mu..”
jessica : *tersenyum sinis* “kau bodoh ya..gak liat itu..paragraf atas isi nya apa????”

author : *dalam hati -sakit hati di bilangin bodoh ma jessica* ini kali terakhir deh..saya mau mendengarkan curhat nya sica…..  “iya..saya mengerti…jadi sekarang mau mu apa??” *pasang wajah serius*

jessica : *memegang kepala nya..*  “ya..kali kali..buat aku jadi seorang seobang…ato buat aku lebih gentle…aku gak mau jadi karakter yang selalu lemah..berwajah manis…terus…”

author :  *specchless- bengong- gak bisa bayangin jessica macho..*

jessica : “dan satu lagi ya..kenapa kau bikin aku selalu menangis…..cape tahu..harus nangis terus…. ”  *penuh tatapan sadis..lebih menyeramkan dari yuri*

author : *makin gugup* pantesan aja yuri takut ma sica *dalam hati*  “oke..deh…nanti saya buat image kamu lebih gentle…lebih macho…lebih kuat..deh.. ”  *pasang wajah merayu..biar cepat beres sesi curhat nya*

jessica : “tapi jangan terlalu macho…aku kan seorang gadis yang cantik….”  tersenyum sambil mengedipkan mata membuat author meleleh…..

“nah..begitu dong..author baik sekali deh…”

author :*keringetan..deg degan..*  “hehehe… ”  *senyum semanis mungkin depan jessica*

tiba tiba….
“author….” yuri berteriak..dengan muka cemburu….(asyik nya di cemburuin yuri..)

“apa yang kamu lakukan pada sica baby???” lanjut nya…

“saya tidak melakukan apa apa ko….” pasang muka pasrah….berharap pasangan gila itu cepat pergi…

“sica baby..ayo pulang….” yuri menarik tangan sica baby keluar….

author menarik nafas lega..begitu mereka meninggalkan ruangan…

“huft….akhir nya beres juga..mudah mudahan taeny ma yoonhyun mah kagak protes kaya gini…”  mengambil sebotol aqua dan menghabiskan nya langsung…cape….

“huft..dasar pasangan aneh…protes aja mau nya…..”

sementara itu….

yuri terus menuntun tangan jessica berjalan dengan cepat..hingga akhir nya..jessica melepaskan tangan nya dari genggaman yuri…yuri melihat ke arah jessica dengan wajah marah…kemudian berpaling kembali berjalan sendirian…
“YURI….BERHENTI……” tiba-tiba jessica berteriak..membuat yuri dia seketika….
jessica perlahan mendekati yuri…memeluk nya dari belakang….

“kau kenapa??” tanya jessica lembut…

“a…aku……” yuri berusaha mengatakan sesuatu..tapi akhir nya..dia hanya menghela nafas dan terdiam….bagaimana pun dia tak mungkin memberi tahu keinginan nya pada jessica..

mereka terdiam…beberapa lama…hingga akhir nya jessica memutuskan untuk berbicara….

“kau tahu….ketika…kau menari di atas panggung…dengan minho..atau pun laku-laki lain…aku selalu cemburu…..” jessica membalik kan tubuh yuri..hingga mereka berhadapan…perlahan..dia membelai wajah yuri….menatap mata nya dengan dalam….

“aku..selalu berharap..agar aku lebih jantan dari laki-laki itu…hingga kau tak usah menari dengan mereka…aku selalu berharap…aku bisa lebih kuat..lebih gentle…lebih….” belum sempat..jessica meneruskan ucapan nya… bibir nya..sudah terkatup oleh bibir yuri….jessica perlahan menutup matanya menikmatinya……

yuri melepaskan ciuman nya…menatap jessica yang masih menutup mata nya….

“Jung Seobang…yang aku ingin kan…adalah…sesekali…aku bisa bersandar di pundak mu…bisa di peluk oleh mu…bisa di belai oleh mu…”

Jessica membuka mata nya perlahan…dan tersenyum begitu mendengar ucapan yuri..

“apa pun untuk mu..yuri baby…” ucap nya sebelum akhir nya dia menempelkan bibir nya kembali..ke bibir yuri…membuat ciuman mereka lebih dalam…..

kembali kamar author…

“yeah…yuri..jessica..nih…saya udah tukar posisi kalian…jangan protes lagi….mengerti….” sang author tersenyum sendirian menatap layar laptop nya….

FIN

hahaha..bagaimana??? barusan author lihat dance battle nya mereka…dan jadi aja kepikiran…ide FF seperti ini….

😀 😀

kalo di pikir pikir mereka tuh kan Girl X girl… dalam pikiran author… setomboy apapun… pasti yuri pun punya keinginan untuk di perlakukan seperti layak nya seorang gadis..toh dia juga seorang gadis…

dan buat jessica…sama hal nya seperti yuri..tapi kebalikan nya….. 😀 😀

author pikir ini hal yang real… hahahaha

di tunggu comment nya ya….