jiyachan

My FicTion My ImmaGination

Game of Love chap 11 Desember 10, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,TaeNy,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:38 pm

 OST : 微小的爱–M TO M (karena koneksi yang cau…T_T ost bakal di upload besok)

“hi…” tiffany tersenyum semanis mungkin…membuka pintu mobil nya untuk taeyon…

“halo..” ucap taeyon singkat…kemudian masuk kedalam mobil tiffany….

“jadi…mau kemana kita…?”

“terserah…”

“baiklah kalo begitu..aku tahu tempat kopi yang enak..” ucap tiffany..kemudian menyalakan mobil nya….

Diam…40 menit perjalanan menuju sebuah kafe di pinggiran kota seoul…mereka sibuk dengan pikiran nya masing-masing…sesekali tiffany melirik ke arah taeyon yang menatap lurus ke jalan….dia menghela nafas nya..menginjak gas mobil semakin cepat..berharap mereka segera sampai…

“ice mochachino satu…dan taeyon??” tiffany menatap ke arah taeyon…

“black coffee…” ucap taeyon singkat…sang pelayan mengagguk kecil kemudian pergi meninggalkan mereka berdua…

“hmmm…bagaimana..tempatnya cukup nyamankan?” tiffany memulai percakapan …berbasa basi..memandang ke semua arah….mata nya tak berani menatap taeyon….

Taeyon memandang tiffany…kemudian melihat kesekeliling nya.. “yeah..lumayan..” jawab nya singkat…

Beberapa saat kemudian sang pelayan datang kembali..membawakan pesanan mereka…

Taeyon..menatap ke arah minuman nya..mengaduk nya sebentar kemudian meminum nya….

“apa rasa nya enak?” tiffany kali ini berani memandang taeyon…

“begitulah…”jawab taeyon…

“tapi rasa nya kan pahit…”

“tenang saja aku..sudah terbiasa…”

“taetae…” gunam tiffany pelan….

“rasa nya..sudah lama..nama itu tak pernah aku dengar…” taeyon mencoba tersenyum… “ah sudahlah…jadi..kau ingin bicara apa?” lanjut nya lagi…

Mereka kembali terdiam….

“tae….aku….aku ingin kita seperti dulu lagi…..” ucap tiffany pelan…mencoba menatap mata taeyon berusaha menebak ekspresi taeyon…

Taeyon menatap tajam ke arah tiffany…..beberapa saat kemudian dia tertawa kecil…

“seperti dulu???”

“iya seperti dulu…berteman baik….”

“aku….aku sudah tidak ingat….seperti apa….dulu…itu bagaimana??aku sudah tidak ingat….”

“tae…..”

“kenapa kau gampang sekali mengatakan semua nya???bertindak sesuka mu….”

“tae…maaf…aku bersalah pada mu…”

“kau tahu…aku muak melihat mu….”

Taeyon berdiri dan meninggalkan cafe…meninggalkan tiffany sendirian…..

 ——————————————————————————————-

“shit…shit….” taeyon berjalan keluar dari cafe….dia menggenggam erat tangan nya…berusaha mengekang semua emosi dan air matanya….tiffany…..kenapa dengan mudah kau mengatakan semua itu…kenapa….kau seenaknya datang kembali di hadapanku….kenapa kau memasang wajah seperti itu….dan..kenapa…kenapa aku masih mencintai mu………

Air mata taeyon perlahan keluar….mata nya tak sanggup lagi menahannya…….dia segera berjalan menjauhi cafe secepat nya……menghapus air mata nya….mengatur nafas nya….berusaha menenangkan emosi nya…….

 ——————————————————————————————

Jessica berlari secepat nya menyusuri koridor rumah sakit…..

“Appa….appa…bagaimana keadaan umma…” ucap nya khawatir….ayah nya duduk diam tak bergerak….kepala nya menunduk…

“appa….” ucap nya..kini air mata nya mulai mengalir….

“appa….” ucap nya sekali lagi…dia menggoyangkan badan ayah nya yang masih diam tak bergerak…perlahan Mr Jung menatapnya…

“dia….sudah meninggal…..” ucap nya perlahan….

Jessica terduduk lemas mendengar nya….

“tidak…ini tak mungkin…umma pasti masih hidup….” ucap nya histeris….Mr Jung memeluk nya dengan erat berusaha menenangkan nya……

“tenanglah sica…..relakan dia…”gunam nya…..dan jessica menangis keras di pelukan ayah nya……

 —————————————————————————————-

Yuri terdiam menatap semua nya….melihat semua kejadian di depan mata nya…..perlahan dia berjalan mundur…..kemudian berbalik..lari keluar..meninggalkan jessica dan ayah nya……tidak…dia tak mau melihat nya…dia tidak ingin melihat pemandangan seperti itu….perlahan dia memijit satu no di iphone nya…

“hallo soo…”

“yuri…kau dimana???kau tahu kita ada janji dengan Mr Lee…bos wilayah sebelah….”

“batalkan…”

“yul…kau kenapa??”

“tolong…tolong..kau kerumah sakit…ibu jessica meninggal….kau urus semua nya soo…”

Dan klik…yuri menutup kembali iphone nya…diam tak bergerak….terbawa oleh pikiran nya….

 ————————————————————————————–

Sooyoung menjalankan mobil secepat nya menuju rumah sakit….. dan jessica masih menangis di pelukan ayah nya….sooyoung menatap ke sekitar nya..berusaha menemukan yuri….tapi..dia tak melihat nya sama sekali…mungkin..yuri telah pergi…..dia tak pernah mau melihat orang yang meninggal…trauma…sooyoung menarik nafas panjang..mencoba bersikap tenang….perlahan dia berjalan mendekati jessica dan Mr Jung….

 —————————————————————————————–

Yuri menghentikan mobil nya di pinggir jalan yang sepi…dia diam tak bergerak…..meninggal….kata yang tak pernah ingin di dengar nya…tak pernah ingin di lihat nya….meninggal..arti nya dia harus mengingat kembali tubuh ayah nya yang kaku diam tak bergerak..dengan bibir yang membiru dan dingin….meninggal bagi nya berarti dia harus mengingat kembali masa suram setelah kepergian ayah nya….meninggal berarti…kesepian dan sendirian…..

Dia menutup mata nya….membiarkan air mata nya mengalir lagi untuk kesekian kali nya……

“appa……yoona….” gunam nya perlahan….

 —————————————————————————————–

Tiffany…membuka pintu mobil nya perlahan…..dia berjalan perlahan……satu botol bir soju masih di pegang nya….mata nya mulai berkunang-kunang…pertanda mabuk mulai menjalari tubuh nya…tapi tidak..dia masih belum merasa mabuk…ingatan nya akan taeyon dulu dan ucapan nya taeyon pagi ini..masih terlintas jelas di kepala nya….dia kembali meminum nya…berjalan mendekati lift apartemen nya…dan menunggu lift terbuka…dia terduduk lemas….

Perlahan seseorang berjalan mendekati nya….memandang sekilas ke arah nya..lalu kembali menatap lift yang masih tertutup…

“hei…kau…tak usah menatap ku seperti itu…” ucap tiffany…dia kembali meminum sisa bir soju yang masih ada… orang itu terdiam….pntu lift terbuka…dia akan berjalan masuk…ketika..tangan tiffanny tiba-tiba menahan satu kaki nya….

“yuri…apa kau bisa menemaniku malam ini??”

——————————————————————————————-

Malam semakin larut….sooyoung dan changmin berdiri di depan rumah jessica….berpamitan untuk pulang…

“Mr Changmin..sooyoung…terimakasih telah membantu kami….” Ucap Mr Jung sambil menundukkan kepala nya….di ikuti oleh jessica…

“tak masalah…” jawab changmin… “semoga anda tabah…..”lanjut nya….

“terimakasih banyak….” Mr jung menundukkan kepala nya sekali lagi…sebelum akhir nya pergi memasuki rumah nya..untuk beristirahat…

“jessie…istirahatlah…kau tidak usah masuk kerja besok..aku akan bilang pada yuri..” ucap sooyoung kemudian….

Mendengar nama yuri…jessica tiba-tiba menyadari bahwa dia sudah meninggalkan bosnya hari ini di rumah sakit….tapi kemana dia…pikir nya..

“terimakasih soo…tapi…yuri sekarang ada dimana??” tanya jessica

“aah..itu…itu….dia ada urusan mendadak….dia menitipkan salam untuk mu…dan maaf kata nya dia tak bisa menghadiri pemakaman ibu mu…” jawab sooyoung gelagapan….berusaha tersenyum…

“oh….”gunam jessica….ada sedikit rasa kecewa… yuri lebih mementingkan pekerjaan nya…dari pada dia…

“kau tak apa-apa kan?” tanya sooyoung sedikit khawatir melihat jessica yang tiba-tiba melamun…

“ah..iya…tolong sampaikan maafku hari ini…” jessica kembali dari lamunannya..dan kemudian tersenyum…kemudian menundukkan kepala nya…dan kembali memasuki rumah nya..setelah memastikan..mobil sooyoung dan changmin menjauh dari rumah nya….

Yuri…kenapa kau tak ada ketika aku membutuhkan mu…..

——————————————————————————————

“hueks….hueks….” tiffanny memuntahkan semua isi perut nya….yuri dengan lembut…memijit pundak nya..mencoba menenangkan…

“terima kasih….” ucap tiffany..yuri menyerahkan satu botol air mineral…dan tiffany langsung menghabiskan nya seketika…..mereka duduk berdampingan satu sama lain…diam…memandang ombak yang bergerak menggulung satu sama lain berlarian menuju pantai….

“kenapa kau membawa ku kesini?” gunam tiffany perlahan…mata nya masih memandang ombak…

“entahlah…” jawab yuri datar… “kau tak pernah bilang ingin kemana…”

“pantai…selalu mengingatkan ku pada seseorang….nama nya yuri…persis seperti nama mu….”

Yuri terdiam….

“dia sahabat baik ku….tapi…aku meninggalkan nya…..” tiffany tertawa miris…. “aku jahat ya….”

Yuri masih terdiam…..

“lalu..aku bertemu orang itu…wajah nya sama sekali tak mirip…tapi…entah kenapa..melihat wajah nya…selalu membuat ku tenang….aman…sama seperti yang selalu yuri lakukan pada ku….” kali ini air mata tiffany mulai keluar….. “tapi…aku melakukan hal yang lebih jahat lagi….memusuhi nya…membuat nya di tindas oleh teman ku yang lain….dan aku hanya diam…tak membantu nya sama sekali…. aku benar-benar jahat….aku…orang yang jahat…..” ucap tiffany…..air mata nya terus keluar……

Yuri menarik nafas panjang….perlahan dia mengambil sapu tangan dan menyerahkan nya….

“hapus air mata mu…kau sangat jelek ketika kau menangis….” ucapnya..membuat tiffany tertawa…dia mengambil sapu tangan dan mulai menghapus air mata nya….

“di dunia ini…ada orang yang lebih jahat….jadi kau tak usah khawatir…”

Dan tiffany kembali tersenyum….

“terimakasih yuri….” gunam nya…..

TBC

Iklan
 

game of Love chap 10 November 6, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,TaeNy,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 12:33 pm

Apartemen yuri…

 “sica….makanan nya sudah siap…..” yuri berteriak dari arah dapur….

“sica….” teriak nya sekali lagi…. dia menunggu..tapi tak ada jawaban sama sekali dari gadis itu….yuri mendengus kesal..

“heran..sebenar nya..siapa yang jadi atasan disini??” gunam nya..kemudian berjalan menuju ruang tengah..tapi langkah nya kemudian terhenti..mata nya menatap gadis yang tertidur pulas di atas sofa..dia tersenyum…melihat wajah jessica yang berlumuran penuh tinta sisa permainan mereka tadi siang…ya..mereka bermain  poker seharian, siapa yang kalah..wajah nya akan di lumuri tinta hitam..dan jessica..satu kali pun tak pernah menang dari yuri…perlahan dia mendekati nya kemudian duduk…kembali memandang wajah jessica..merapihkan beberapa rambut yang menutupi wajah nya….dia kembali tersenyum….kemudian memegang dada nya…

jantung nya yang berdetak semakin keras….

 ————————————————————————

“tiff….kita sudah sampai…” donghae melepaskan sabuk pengaman nya…

“tiff…” ucap nya sekali lagi….tiffanyy menoleh ke arah donghae..

“ya….” jawabnya..

donghae tersenyum… “kita sudah ada sampai…”

“ah….” jawab tiffany..setengah terkejut… kemudian tersenyum….melepas sabuk pengaman nya….

“kau kenapa? ada masalah?”

tiffany menggeleng…. “aku hanya lelah saja oppa…kau tidak usah khawatir…”

“baiklah….” donghae kemudian mengecup dahi tiffany… “selamat malam… aku mencintai mu…” bisik nya…

tiffany tersenyum…. “selamat malam oppa…aku juga…”

tiffany menarik nafas panjang..ketika akhir nya mobil donghae perlahan menghilang dari pandangannya…dengan langkah berat dia berjalan menuju lift…menuju apartemen nya…kemudian merebahkan diri di tempat tidur nya…

“haloo…nama ku kim taeyon…”

“aku tiffany..hwang tiffany….”

“terimakasih telah menyelamatkan ku..”

“ tak masalah…lain kali..jika mereka menyakiti mu..kau bilang saja padaku…”

“terima kasih tiffany…”

“tak masalah..  mulai hari ini kita berteman kan??”

“ya..kita berteman..”

“teman baik??”

“ya..teman baik…”

 

 

“tiffany…aku mencintai mu…”

“hahaha…kau lucu taeng…”

“tidak…aku serius… aku benar-benar mencintai mu…”

“………………………”

“fanny-ah..aku serius”

“kau gila…”

“tiffany..tapi aku benar benar mencintai mu…”

“taeng…cukup…anggap saja aku tak mendengar nya…”

 

 

“taeng ini apa??”

“bunga…untuk mu…”

“kau gila…sudah ku bilang jangan pernah mengirimi ku bunga lagi..”

“fanny-ah..aku mohon….”

“HENTIKAN TAENG…”

“Fanny-ah.. aku mencintai mu…”

“TAPI AKU TIDAK….”

“…………………….”

“aku tak mungkin mencintai orang seperti mu…”

 

“fanny-ah tolong aku….”

“fanny-ah tolong aku…”

tiffany..membuka mata nya…airmata nya mulai turun….

“taeng…maafkan aku…maaf….” gunam nya…

—————————————————————

Taeyon berjalan memasuki ruangan nya…. membuka jendela kantor nya… dia duduk di kursi nya..memandang bulan yang berbalik menatap nya dengan sinar yang redup.. dia menutup matanya..mencoba menikmati sepi nya rumah sakit di malam hari….

“fanny-ah..tolong aku…”

Tiffany hanya berdiri mematung….beberapa orang mulai mendekati nya..

“hahaha..lihat..dia tidak akan menolong mu lagi..”

“fanny-ah..aku mohon..”

“hahahaha…hei taeyon…mana ada orang yang mau berteman dengan mu…ayo pukul dia…”

“fanny-ah……”

“dasar gadis kampung….kau tak pantas hidup..bahkan orang tua mu pun membuang mu…”

Taeyon terdiam….tiffany perlahan membalikkan badan..meninggalkan taeyon…

“pukul dia lagi……..”

Taeyon menatap punggung tiffany yang menjauh dari nya…aneh nya..dia tak merasa sakit sama sekali..semua pukulan itu..rasa nya tidak sakit…

Taeyon berjalan memasuki rumah nya…baju nya berlumuran darah…wajah nya lebam….dia memasuki kamar nya…terdiam mematung…

 

 

“KAKEK…lepaskan aku…aku tidak ingin hidup lagi….”

“Taeng….”

“Lepaskan aku….aku di buang oleh orang tua ku sendiri…orang yang aku cintai menolak ku..semua teman di sekolah membenci ku…semua nya menyakiti ku….”

“Taeng…kakek mohon…”

“Untuk apa aku hidup..kakek..katakan pada ku untuk apa aku hidup…”

“Untuk balas dendam…balas semua nya..balas perbuatan ayah mu…..”

“kakek….”

“dengar kan kakek..mulai hari ini…lupakan taeng yang dulu…hiduplah…jadi lah kuat..dan balas semua orang yang menyakiti mu….”

 

“Taeng…selamat akhir nya kau menjadi seorang dokter….”

“terima kasih kakek…”

“mulai sekarang…hiduplah dengan baik…”

“tidak kakek…ada satu hal yang harus aku lakukan….”

“apa itu…”

“ini…” taeyon menunjukkan sebuah koran…

 

PEWARIS TUNGGAL PERUSAHAAN KIM  DATANG KE KOREA

———————————————————————————————–

“tok..tok..tok..”

Yuri berdiri dan berjalan menuju pintu apartemen nya….

“victoria????” ucap yuri kaget…”Untuk apa kau kesini??? Bukankah sudah ku bilang kau tidak boleh ke apartemen ku!!” lanjut nya dengan nada tinggi…

“maaf yul…tapi ada yang harus kita bicarakan…” ucap victoria dengan cemas..dia langsung menerobos masuk ke apartemen yuri…

“eh…siapa dia??” mata nya melihat ke arah jessica yang tertidur nyenyak di sofa…

“bukan urusan mu….cepat katakan ada apa?”

“dia…simpanan mu yang baru??dan dia ada di apartemen mu???kau sudah bosan padaku??” victoria tiba-tiba merasa marah

“SUDAH KU BILANG ITU BUKAN URUSAN MU….” ucap yuri berteriak

“yul…kau…” victoria menghentikan ucapan nya….baru kali ini yuri berteriak pada nya…dan itu hanya gara-gara seorang gadis….

“pergilah …jangan buat keributan disini….”

Victoria terdiam…perlahan dia kemudian berbalik meninggalkan apartemen yuri….air mata nya mulai keluar…amarah…cemburu…semua nya bercampur jadi satu…..

“kau jahat yul…jahat….”

Yuri menghela nafas  panjang..menutup pintu apartemen nya..kemudian berjalan mendekati jessica….mengangkatnya perlahan menuju tempat tidur…merebahkan nya dengan hati-hati dan menyelimuti nya…. “jika kau tidur…kau cukup manis…”

Yuri tersenyum…

 ———————————————————

Esok hari nya

Jessica perlahan membuka mata nya.. “dimana aku…” pikir nya..beberapa saat kemudian dia menyadari ada tangan seseorang yang memeluk nya dengan erat… dia menengok dan tertergun ketika menyadari..wajah yuri yang tertidur benar benar dekat dengan nya….

“Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaa”  reflek dia berteriak..dan mendorong tubuh yuri hingga terjatuh….

Beberapa saat kemudian…seseorang kembali berteriak lebih keras…

“YAAAAAAAAAAAAA……”

Jessica duduk tepat di depan yuri..wajah nya menunduk…. “maaf” gunam nya…

“dengar ya….aku tidak menyentuh mu sama sekali….tadi malam aku berusaha membangunkan mu..tapi kau seperti babi tertidur pulas….harus nya kau beruntung..bisa tidur di sini…tapi balasan mu apa?kau malah mendorong ku hingga terjatuh…”

“maaf…..” ucap jessica sekali lagi…dia memberanikan diri menatap yuri….

Yuri menatap jessica…merasa tak percaya akan diri nya sendiri…mengapa dia tak bisa memarahi gadis ini..semua emosi nya akan langsung hilang ketika dia menatap wajah gadis ini…

“aish…sudah..lupakan saja!!!” ucap nya lagi frustasi….dia segera berdiri dan berjalan menuju dapur..menghabiskan satu botol air…..tidak mungkin aku menyukai gadis ini!!!!

“bersiaplah..hari ini kita ke kantor”

————————————————————-

Mobil yuri melaju di jalanan menuju kantor..tak banyak yang di bicarakan …mereka terdiam dengan pikiran nya masing masing…

“kriing..kriiing..”

“halo..appa….” jessica mengangkat telepon nya….

“oh..tadi malam..maaf..aku menginap di rumah teman…” lanjut nya lagi…wajah nya mulai tersenyum….

“apa??” raut mukanya mulai berubah..pucat….

“kau kenapa?” yuri melihat sekilas ke arah jessica….dia terdiam…

“yul….tolong..turunkan aku disini….aku harus kerumah sakit….”

“apa??”

“tolong…aku mohon….”

——————————————————————————————————–

Tiffany menatap iphone nya…. dia tak tahu..apa dia harus menghubungi nya…atau melupakan nya begitu saja….tapi dengan keadaan yoona yang seperti itu..dia pasti akan sering bertemu dengan taeyon…dan itu mengganggu nya..rasa bersalah…tatapan mata taeyon yang dulu meminta tolong pada nya…semua nya masih di ingat nya dengan jelas….

“hi..pagi…bisa kita bertemu…” dia menarik nafas ketika tangan nya memijit tombol send..dia terdiam…

“hi…aku selalu ada di rumah sakit…kita bisa bertemu kapan saja…”

“bisa kita bertemu di tempat lain?” dia menunggu..satu menit..sepuluh menit…dia menghela nafas nya…mungkin aku harus melupakan nya…..gunam nya….ketika tak ada balasan dari taeyon….dia berdiri dan mengambil handuk nya…..ketika hp nya kembali berbunyi…

“dimana??”

Tiffany tersenyum begitu membuka iphone nya….

“aku akan menjemput mu….”

TBC

 

Game of Love Chap 9 September 11, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,Soehyun,TaeNy,Taeyon,Tiffany,Yoona,Yoonhyun,yulsic,YURI — jiyachan @ 3:37 pm

Jessica POV

 

Deg-deg-deg….aku memegang hati ku yang tak berhenti berdetak sedari tadi….bayangan yuri..ketika dia perlahan mendekatkan tubuh nya…kembali terlintas…. Dan mukaku mulai terasa memanas… Tuhan…jangan-jangan aku menyukai dia…tapi ini hal yang tidak mungkin..tak mungkin aku menyukai orang yang telah merenggut virginity ku secara paksa…hal ini tak mungkin…..tapi… aku kembali memegang jantungku…apa aku mencintai nya??

 

Perlahan Jessica menutup matanya….

 ————————————————————————————————————-

 

Esok pagi nya…

Tiffany berdiri di depan  lift..apartemen nya…

“ting…” suara lift berhernti tepat di depan tiffany…dan perlahan pintu lift terbuka…dia tertegun sebentar..sebelum akhir nya dia memasang wajah dingin nya…berusaha menyembunyikan kekagetan nya.. “uuh…kenapa pagi-pagi harus bertemu dengan nya” 

 

Mereka sama-sama terdiam….perlahan..sedikit demi sedikit..tiffany berusaha melirik seseorang yang tepat ada di samping nya… yuri…

“kau..kenapa kau melihat ku seperti itu??” ucap yuri..memandang lurus ke arah pintu lift…tanpa melihat ke arah tiffany..

“hahahaha…siapa yang melihat mu…geer…” jawab tiffany… “bukan nya terbalik…sepertinya..kau yang mengajak ku bicara..berusaha mendekatiku…….”

Belum sempat..tiffany menyelesaikan kalimat nya…yuri sudah mendorong tubuh nya ke dinding lift….

“memangnya kenapa jika aku mendekati mu???hmmm??” ucap yuri setengah berbisik…jarak mereka hanya beberapa inci..

“kau sudah punya victoria…dia teman ku…”

“lalu??apa masalah nya?”

“aku sudah bertunangan….”

“aku tak peduli…” perlahan yuri menempelkan hidung nya…menutup mata nya…”kau tahu…aku sangat menyukai mu…dan aku tak main main…aku..rela melepaskan victoria..asalkan kau jadi milik ku…” lanjut nya..sebelum akhir nya…dia mencium tiffany penuh gairah…

Tiffany berusaha menolak nya…memukul tubuh yuri dengan keras…menutup mulut nya rapat…tubuh nya meronta dan menolak…tapi itu hanya terjadi beberapa menit..sebelum akhirnya dia tidak sanggup menahan nya…pukulan nya semakin lemah…dan lemah..hingga pada akhir nya dia menutup mata nya…terlarut  oleh ciuman yuri yang meleleh kan bibir nya..membuat dia membuka mulut nya..merasakan lidah yuri yang menjalar di mulut nya…dan menginginkan nya lagi….memperdalam ciuman mereka….

 

“ting..” pintu lift kembali berbunyi..tanda mereka sudah sampai di lantai dasar….yuri melepaskan ciuman nya…

Membelai wajah tiffany dengan lembut….dan mulai tersenyum licik…

“hmm…mencium seorang artis….rasa nya memang beda…..”

Dan “slaap” tangan tiffany berayun hendak menampar nya…tapi dengan cepat yuri memegang nya….dia kembali tersenyum…melihat ekspresi wajah tiffany yang memerah menahan marah….

“kau malu…atau pun kau marah…wajah mu..selalu memerah……tapi aku suka…..” lanjut nya…kemudian mencium sekilas bibir tiffany…dan pergi menuju mobil nya.. sambil tertawa…..

Tiffany terduduk lesu… “sial…sial..kenapa aku terlarut dalam ciuman nya….” dia memukul mukul kepala nya… “dasar kau bodoh….bodoh….”

“Kwon yuri..awas kau nanti….  “gunam nya… kemudian berdiri dan  segera bergegas menuju mobil nya…..

 

————————————————————————————-

Yuri…menghentikan mobil nya di pinggir jalan..dia memandang wajah nya melalui spion…memandang bibir nya…sisa lipgloss tiffany masih tersisa di bibir nya… dia mengambil  tissu…dan membersihkan bibir nya….dan melemparkan sisa tissu ke tong sampah…dia tersenyum pada diri nya sendiri….

 

“lee dong hae…kau yang akan pertama hancur……”

 

beberapa saat kemudian dia mengambil iphonenya..dan memijit sebuah nomor…

“halo..sica…hari ini kau libur…kita pergi jalan jalan….aku jemput sekarang…..”

 

————————————————————————————————

Tifanny baru saja menyelesaikan syuting nya….dia berjalan menuju tempat duduk nya…mengambil iphone di tas nya…sebuah pesan muncul…….

 

“fany-ah…maaf aku tak bisa menemani mu syuting..aku harus kerumah sakit…love you…”

 

Dia menarik nafas panjang….kenapa sekarang semua nya terasa rumit….masalah donghae dan yoona…taeyon…dia tak menyangka akan bertemu lagi dengan nya… taeyon…teman dekat nya semasa sma..yang  jika saja..tak ada masalah itu..mungkin dia dan taeyon masih berteman…bagaimana tidak…setelah yuri…dia adalah gadis yang  menjadi sahabat nya…kelakuan nya..senyum nya..sifatnya…semua nya hampir sama…taeyon dan yuri...mereka mirip… ah..dan yuri…dimana dia sekarang?? Apa dia masih ada?? Apa dia masih  ingat padanya….yuri..yuri…yuri……dan tiba tiba saja….bayanganan kejadian tadi pagi muncul di benak nya..ciumannya dengan yuri yang ini….wajah nya terasa memanas..membayangkan semua nya…. aish.. dia tidak mungkin yuri ku…dia benar benar berbeda….

 

“hei…kau kenapa melamun…..”

Tiffany tersentak dari lamunan nya.. mencoba tersnyum… “hei..vic…”

“kenapa? Ada masalah dengan donghae?” victoria duduk di samping tiffany…

“enggak….aku baik baik saja dengan dia ko…”

“trus???”

“hanya saja..sekarang adik nya masuk rumah sakit…eh… bagaimana hubungan mu dengan pacar mu itu??”  tiffany mencoba mengaliihkan pembicaraan mereka…

“yang mana?” tanya victoria…

“itu…kwon yuri…”

Victoria tersenyum…dan menggelengkan kepala nya… “dia bukan pacar ku kok..”

“o..ya??”

“kau kenapa??” tanya balik victoria “kenapa kau antusias dengan kwon yuri…jangan-jangan kau menyukai nya ya???”

“hehehehe..tidak apa-apa…” jawab tiffany sambil tersenyum menggaruk garuk kepala nya…… “hmm…aku hanya khawatir saja padamu…kau kan sudah lama sendirian….” lanjut nya…kemudian tertawa….

“dasar kau ini…” victoria ikut tersenyum…sambil memukul tiffany…

Mereka berdua tertawa….

 

 

“krring..kriing” victoria melihat ke arah iphone nya yang berbunyi…..

“sebentar ya…” ucap nya..kemudian mengangkat telpon nya…

“halo..”

 ————————————————————————————————————-

 

“hei….kau sudah lama menunggu??” yuri membuka jendela mobil nya..dan tersenyum manis…

Jessica tersenyum…. “hanya sebentar…” kemudian berjalan ke arah mobil yuri dan masuk kedalam nya…

“jadi..ms. yuri hari ini kita mau kemana? Tanya nya lagi….

“hei…aku sudahbilang…selain di kantor kau jangan memanggilku ms…aneh tau…” ucap yuri ketus…

“hehehehe…maaf yul…” jessica tersenyum kikuk..bagi nya masih aneh…memanggil yuri dengan langsung…

“jadi???” lanjut nya….

“hmm….kemana ya??kau ada ide??” tanya yuri balik…

“hmmm…pantai..?”

Yuri menggeleng… “penuh”

“taman?”

Yuri kembali menggeleng.. “terlalu banyak orang”

“gunung?”

Yuri menggeleng “terlalu sepi”

“hmmm…taman bermain?”

“seperti anak kecil…”

“jadi mau kemana…??” jessica mulai kesal dengan kelakuan yuri…

Mereka terdiam beberapa saat sebelum akhir nya..yuri..tersenyum…

“aku tahu harus kemana…” ucap nya kemudian menyalakan kembali mobil nya…

 

 

“tada…..” ucap yuri bersemangat…..

Jessica hanya terdiam….tubuh nya mulai berkeringat…apartemen…hanya berdua….

“hei..kenapa diam saja….ayo masuk….” lanjut yuri…tangan nya menarik jessica memasuki apartemen nya….

“ini apartemen pribadi ku…hanya sooyoung dan changmin yang pernah datang ke sini…dan kau….” ucapnya lagi…memandang sekeliling apartemen yang dengan bangga… “bagaimana..apartemen ku bagus kan….”

“hehehe….ba..bagus….” jawab jessica masih gugup…

Yuri memadang jessica….beberapa saat kemudian dia menyadari keanehan jessica…dia tersenyum..dan mendekati jessica…dan dengan cepat memegang  pundak jessica…membuat jessica tak bisa bergerak sama sekali….

“sica…” bisik nya…sambil mencondongkan wajah nya….perlahan….

 

“Aku harus bagaimana ini…. “ jessica hanya diam…tapi tak lama kemudian mata nya secara refleks menutup…mengatupkan kedua bibir nya…ketika dia menyadari yuri semakin mendekatkan bibirnya….

“hahahaha…hahahaha…” yuri tertawa keras..memegang perut nya….jessica perlahan membuka matanya…..

“seperti nya..kau selalu berpikiran meusum ya??” ucap yuri…dia masih tertawa…sementara jessica bisa merasakan wajah nya memanas memerah menahan malu…

 

————————————————————————————————————-

“aish….anak itu….” gunam nya…sooyoung menatap tumpukan kertas di mejanya…..

“sudahlah..biarkan saja…dia..setidak nya kita kan bisa berduaan…” ucap changmin…tersenyum nakal….

“heh..kau ini…kau tidak lihat..pekerjaan ku sedang banyak??” sooyoung mendelik ke arah changmin…membuat changmin diam seketika…

“dan..pekerjaan mu bagaimana??? Bukan nya kau harus menyelesaikan proyek itu…” lanjut nya

“hehehe..tenang…80% hampir beres…tender kita pasti menang…” jawab changmin…kembali tersenyum manis…bangga akan pekerjaan nya

“ehm,…bagaimana kalau nanti siang kita makan di….”

“CHANGMIN..NA….” teriak sooyoung  membuat changmin kembali terdiam…

“te..te..tenang yooungi….baiklah..kita akan makan di kantin saja….” lanjut nya kemudian berlari meninggalkan ruangan sooyoung….

Sooyoung hanya tersenyum melihat kelakuan changmin….beberapa saat kemudian dia mulai mengambil beberapa file di atas mejanya….tetapi dia kembali terdiam….ingatan nya tentang ucapan yuri…apa yang di rencanakan yuri…dia mulai mengerti…

“yul..aku mengerti penderitaan mu dulu..tapi..apa kau perlu berbuat sejauh ini…dan jessica…bagaimana dengan dia..walau pun kau tak menyadari nya..tapi kau menyukai nya…lalu..mau kau apakan dia??”

Sooyoung menarik nafas panjang…dan mulai mengerjakan pekerjaan nya kembali ketika tiba-tiba iphone nya berbunyi..

 

“halo…nona sooyoung…Bos dari wilayah yang kemarin kita kuasai..ingin bertemu dengan  nona Yuri “

“siapa nama nya?”

“Mr KIM..dia ingin membuat kesepakatan dengan kita…”

“baiklah…tolong katakan pada nya..tunggu jadwal pertemuannya dari kita…”

“baik nona…”

 

Sooyoung menutup iphone nya…mengirim pesan pada yuri…setelah itu dia kembali terdiam…

 

“yul..lihat…kau sudah bisa menghancur kan nya…sekarang…tapi..kenapa kau ingin bermain seperti ini..”

 

—————————————————————————————

“ah..selamat siang suster…” donghae tersenyum dan menundukkan kepala..begitu  seohyun masuk..

“selamat siang..” jawab seohyun sopan..kemudian berjalan menuju yoona dan memeriksa keadaaan yoona…

“ehmm…tuan donghae…apa anda bisa keluar sebentar?” lanjut seohyun..

“eh…” donghae tampak kebingungan…

“ini waktu nya mandi..” seohyun mencoba menahan senyum nya…. donghae tiba tiba tersenyum…

“ah..iya..maafkan aku….” ucap nya kemudian keluar dari ruangan yoona…

Seohyun kembali tersenyum melihat kelakuan donghae…kemudian berbalik menatap yoona….

“yoona..kau cantik..kaya…kau juga mempunyai kakak yang baik..bahkan tunagan kakak mu artis terkenal…tapi kenapa kau tidak ingin hidup??”

 

 

“selamat siang…”

“ah..selamat siang dok…” jawab donghae…

“kenapa anda ada di luar?”

“ah..yoona sedang mandi…” jawab donghae sambil tersenyum…taeyon pun ikut tersenyum…

“dok…bagaimana keadaan yoona?” Lanjut donghae kemudian..

“luka nya sudah mulai sembuh…” jawab taeyon…

“ah..kalo begitu syukur lah…aku…selalu merasa bersalah pada nya…”

“apa??”

“hahaha..tidak apa-apa dok…” ucap donghae..sambil tersenyum kikuk….

Taeyon hanya tersenyum…kemudian mereka kembali terdiam….

“ah..maaf..aku harus memeriksa pasien lain…” kata taeyon memecah keheningan mereka..

“ah iya….”

“aku akan memerika kondisi yoona nanti sore…anda jangan khawatir..”

“terimakaasih dok…”

Taeyon menundukkan kepala nya lalu pergi meninggalkan donghae yang masih berdiri memandang nya….

“aku tak menyangka..dokter yoona masih muda..tapi dia terlihat dingin…” gunam nya…

 

—————————————————————————————

Taeyon menghentikan mobil nya di sebuah restoran..kemudian berjalan memasuki restoran itu..pandangan nya tertuju pada satu orang yang dia kenal…perlahan dia berjalan mendekati nya…

“halo…” ucap nya…menyodorkan tangan nya pada orang itu…tapi kemudian menarik nya kembali dan tersenyum ..ketika dia tahu orang itu tak ingin berjabat tangan dengan nya…

“apa yang kau inginkan dari ku?” ucap orang itu ketus…

Taeyon hanya tersenyum..kemudian memanggil seorang pelayan..dan memesan “black coffee”

“kerja sama…” jawab taeyon singkat begitu pelayan itu pergi…

“kerja sama apa?? Apa kau tidak tahu aku seorang artis terkenal…aku punya banyak relasi”

Taeyon kembali tersenyum.. “nona victoria…aku tahu kau seorang artis terkenal..tapi..aku juga tahu..pekerjaan gelap mu apa…”

“apa maksud mu..” ucap victoria…

“hubungan mu dengan Yuri…aku tahu semua nya…” jawab taeyon dingin….

Sang pelayan..kembali dengan membawa “black coffe” pesanan taeyon…taeyon meminum nya perlahan….

Victoria menutup mulut nya dengan kedua tangan nya berusaha menyembunyikan keterkejutan nya..bagaimana mungkin ada orang yang tahu hubungan nya dengan yuri…ini tak mungkin terjadi…manager nya pun tak pernah tahu rahasia nya ini…

“k..kau…siapa kau sebenar nya….”

Taeyon menghela nafas nya,,, “aku bukan siapa siapa…”

Mereka terdiam beberapa saat…. “aku hanya minta satu bantuan mu..dan aku bisa jamin…rahasia mu aman…”

“dan jika aku tak mau??”

“aku tak bisa jamin..jika hidup mu masih baik baik saja…..bukan..bukan hanya hidup mu..tapi orang-orang yang kamu cintai…”

“kau hanya menggeretak…”

Taeyon kembali mengela nafas nya.. “aku bukan orang yang suka menggertak…..” taeyon mengambil beberapa foto dari saku nya dan menyerahkan nya pada victoria….kemudian dia berdiri

“aku harus pergi.. pikir kan lah….” lanjut nya..sambil meletakkan beberapa lembar uang…kemudian pergi begitu saja…meninggalkan victoria sendirian…

 

Victoria…mengambil beberapa foto itu…menatap semua nya dengan tak percaya…foto..foto  dia sedang bercinta dengan yuri…foto foto mereka berciuman…bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi… dia masih tak percaya…

“apa…apa yang harus aku lakukan??”

 

——————————————————————————————–

Malam telah larut ketika taeyon menghentikan mobil nya di depan rumah sakit…dia masih terdiam…memegang stir nya…setelah pertemuan nya dengan victoria, seharian dia mengelilingi kota seoul..menyusuri tiap jalan nya..tanpa tujuan…

“apa yang aku lakukan ini benar?? Apa  aku harus masuk kedalam lingkaran itu?” dia mencoba menutup mata nya…ketika tiba tiba bayangan yoona muncul di benak nya… “aish..aku belum memeriksa keadaan nya….” gunam nya..lalu secepat kilat keluar dari mobil dan berjalan menuju kamar yoona…

 

Taeyon perlahan membuka pintu kamar yoona dan bersiap akan memeriksa nya ketika..dia tiba-tiba melihat orang yang baru saja di pikirkan nya..taeyon tertegun..diam tak bergerak….

“hei…apa kabar??” taeyon mencoba tersenyum beberapa saat kemudian…

“hei…aku baik…kau sendiri??” jawab tiffany..dia berdiri dan berjalan menjauhi yoona..memberi ruang untuk taeyon memeriksa pasien nya….

“aku juga baik…” jawab taeyon…mata nya tak beralih dari yoona… menempelkan statekop nya…memeriksa keadaan yoona….

“hmm…kondisi nya sama sekali belum berubah” lanjut taeyon…sambil melepas stateskop nya…”tapi secara fisik..sekarang..kondisi nya mulai pulih”

Tiffany..hanya terdiam mendengar penjelasan taeyon…

“kalo begitu..aku pergi dulu…” taeyon berjalan keluar ruangan….  Tiffany…apa kau tak merindukan ku sama sekali??

 

 

“hei..taeyon….” ucap tiffany tiba-tiba..membuat taeyon menghentikan langkah nya….

“apa…kau mau minum kopi??”

Taeyon..berbalik…mencoba tersenyum…. “baiklah….”

Bagaimana pun juga…aku tak bisa menolak mu…

“jadi…bagaimana kabar mu…” tiffany menyerahkan segelas kopi ..tersenyum kikuk…mereka duduk di taman rumah sakit…

“aku baik…kau sudah menanyakan nya tadi…” jawab taeyon..tersenyum…

“aku..tak tahu harus berbicara apa…” tiffany menggaruk garuk kepala nya…berusaha tertawa…

“aku juga…aku tak menyangka kau kenal dengan pasien ku…”

“yeah…dunia sempit….”

Mereka kembali terdiam…menikmati aroma kopi…sibuk dengan pikiran nya masing masing….

“taeyon…aku sudah tunangan…” tiffany menundukkan kepala nya… aku sudah tahu….

“oya….selamat kalau begitu…” jawab taeyon dingin…

“yoona…pasien mu…dia adik tunangan ku….”

“oh…begitu ya…” aku juga sudah tahu

Mereka kembali terdiam….

“ehmm…tiffany..seperti nya aku sibuk…aku harus pergi dulu” taeyon menundukkan kepala nya..kemudian berjalan ke ruangan nya…

“iya…” jawab tiffany..perlahan…memandang taeyon yang perlahan menghilang dari nya…

 

 

“fanny ah” tiffany tersentak dari lamunan nya

“oh..oppa…”

“kau sudah bertemu dokter taeyon”  donghae mencium kening tiffany..kemudian duduk di samping nya

“iya sudah…dia baru saja pergi barusan…” jawab tiffany….

“ada yang sedang kau pikirkan?” tanya donghae kemudian…

Tiffany hanya menggelengkan kepala nya….kemudian memeluk erat donghae…mencoba menutup mata nya…

 “kenapa..kenapa semua nya seperti ini….taeyon…apa kau masih marah padaku??”

 

TBC..

 

tadi nya author pingin uplod yang “only u” dulu..tapi apa boleh buat..ternyata mood malem ini lebih bagus buat FF ini… 😀

nah..bagaimana dengan cerita nya.. makin belibet ya… hehehehe…makin banyak drama.. 😀 (serasa drama korea…) 😀

oke lah… tunggu comment nya aja ya……

 

Game Of Love cHap 8 September 2, 2011

pagi hari yang cukup dingin… beberapa orang tua dan anak anak…mulain berdatangan ke taman…hanya sekedar untuk mengajak hewan peliharaan nya jalan jalan atau sekedar menghirup udara segar….

tiffany hwang…berjalan keluar dari apartemen nya menuju taman itu…dia kemudian menarik nafas panjang..berusaha menghirup udara segar sebanyak banyak nya…tersenyum… dan kemudian mulai berlari kecil…mengelilingi sebuah lapangan di dalam taman itu….sambil menikmati kicauan burung yang mulai bersahutan….dia terus berlari..dan berlari..membakar semua lemak di tubuh nya hingga tak tersisa……hingga..tubuh nya mulai lemas..dan kehabisan udara….dia kemudian duduk di pinggir lapangan..melepas lelah nya…

“kau mau minum??” tiffany menoleh..mata nya tertegun melihat sesosok gadis yang tersenyum sambil menyodorkan sebotol air mineral…

“kau…mau apa kau disini??”

“aku…aku tinggal di apartemen ini juga…” jawab gadis itu..

gadis itu tersenyum lagi… tangan nya perlahan memegang wajah tiffany..dan mengusap keringat yang menempel…

“kau penuh keringat….”gunam nya…”tapi kau tampak seksi….”

refleks tiffany menepis tangan nya….gadis itu tertawa….kemudian duduk tepat di depan tiffany….

“ini minum lah…atau…..”

“aku bisa minum sendiri…” tiffany mengambil air mineral dari tangan nya dan meminum nya…..sementara itu…gadis itu..terus memperhatikan nya..

“terimakasih…” ucap tiffany bergitu air mineral itu habis…gadis itu tersenyum…mata nya menatap tajam ke arah tiffany…dan beberapa saat kemudian.. dia mendekatkan wajah nya….tiffany hanya terdiam..seperti terhipnotis oleh mata gadis itu…tiffany bisa merasakan nafas gadis itu mulai mendekati nya….jantung nya berdetak keras…. hidung mereka mulai bersentuhan….perlahan…tiffany mulai menutup mata nya….

“ada sisa air dibibir mu….” bisik gadis itu…sebelum akhir nya..dia mencium kilat bibir tiffany….mengambil sisa air..seperti yang dia bilang…

“sudah aku bersihkan” gunam nya…dan tiffany …dia masih menutup mata nya..berusaha merasakan aroma yang membuat jangtung nya berdetak keras….

“hei…kenapa kau masih menutup mata mu….” gadis itu kembali tertawa…. membuat tiffany kembali sadar…dia mulai merasakan panas di wajah nya…

“aku tahu..kau tertarik padaku…tapi…pagi ini aku harus olahraga dulu….” lanjut gadis itu..sambil mengedipkan matanya….kemudian mulai berlari..sambil terus tertawa…..

“YYYUUUUURRRRIIIIIIIII……” tiffany berteriak……..

yuri terus berlari mengelilingi lapangan….dan berkeringat…dia terus berlari dan berlari…
kali ini..tiffany lah yang berbalik memperhatikan nya… memandang setiap jengkal tubuh yuri….

gadis ini…dia benar benar seorang player…padahal dia sudah mempunyai victoria….hmmm kwon yuri apa kau ingin bermain main dengan ku??

tiffany tersenyum…

kau belum mengenal ku yuri…kau tidak tahu siapa aku sebenar nya…aku…tiffany hwang…yang bisa dengan mudah menundukkan lee dong hae….dan kau ingin bermain main dengan ku?? hmmm…baiklah…aku akan sedikit bermain main dengan mu….kita lihat..siapa yang akan menang…..kemenangan ku mungkin hadiah yang pantas untuk pernikahan ku dengan oppa….

perlahan tiffany berdiri kemudian berjalan menuju track yuri…..tepat berdiri di jalur nya…menghadang nya…..yuri terdiam menatap nya…tiffany..perlahan mendekati yuri….

“kwon yuri…apa kau ingin bermain dengan ku??”

“menurut mu…..”

“hahaha…kau ini lucu..” tiffany berjalan mendekati yuri..menempelkan tubuh nya…mengalungkan tangan nya di leher yuri…

“tapi..maaf..aku tidak tertarik dengan permainan mu…dan kau sama sekali bukan tipe ku…” tiffany berbisik di telinga yuri…kemudian tersenyum menantang……dan berlari meninggalkan yuri yang masih terdiam memandang nya…..
beberapa saat kemudian ketika tiffany mulai menghilang dari pandangan nya..yuri tersenyum puas….

 

“tiffany hwang…kau jatuh kedalam perangkapku…..”

——————————————————————
sooyoung memasuki sebuah kafe kecil….mata nya melihat ke sekeliling cafe…hingga seseorang melambaikan tangan nya… sooyoung menghampiri nya dan duduk tepat di depan orang itu….

“aku pesan capucinno” ucap sooyoung sambil menutup menu makanan…sang pelayang kemudian menundukkan kepala nya tanda mengerti kemudian segera pergi ke belakang….

mereka terdiam beberapa saat ..hingga sooyoung memecah keheningan mereka…

“yul..kali ini..apa yang kau lakukan??”

yuri tersenyum manis.. “aku melakukan apa?”

“tiffany hwang…kenapa kau mendekati nya??”

“oh..itu…hanya bermain…kau tahu kan aku suka bermain….”

“yul……yang kita butuhkan hanya info tentang perusahaan hwang…just it….”

“tenang saja…semua info nya sudah aku dapatkan..kau tak perlu khawatir…aku sudah memberikan semua data nya pada changmin..”

“lalu..apa maksud dengan semua ini…atau kau jangan jangan…..” sooyoung segera menghentikan ucapan nya….ketika dia menyadari semua hubungan antara tiffany dan Mr Lee…

“yul…kali ini kau terlalu banyak bermain…jika seperti ini..kau akan menghancurkan orang yang tak bersalah juga…..” sooyoung memegang tangan yuri penuh khawatir….

“kau tahu…dengan posisi mu yang sekarang..kau bisa dengan mudah menghancurkan dia…” lanjut nya lagi…

“tidak…youngi…aku tak ingin menghancurkan nya semudah itu…aku…ingin menghancurkan nya pelan pelan…mengambil semua yang dia punya…dan menghancurkan nya….”

“yul….”

“dia….harus merasakan apa yang aku rasakan dulu………….”

—————————————————————————————
Kantor Mr Lee,  suatu tempat di soul..
“maa..maaf bos… 2  pub kita sudah di ambil alih oleh geng nya mr kim….ka..kami..tidak….” belum sempat laki-laki itu menyelesaikan kalimat nya…sebuah perluru secepat kilat sudah bersarang di kepala nya…dan “brug” dia roboh dengan mata terbelak….

“AAARRRGGHHHH……” mr lee menggebrak meja nya…membuat semua bawahan nya diam tak berkutik sama sekali…

“aku tak butuh kekalahan…jika kalian kalah…akibat nya seperti itu….” dia menunjuk salah satu bawahan nya yang terbujur kaku penuh darah…. “singkirkan mayat nya….”

dengan cepat…beberapa bawahan nya menganggkat jenasah itu dan membawa nya keluar….

“yul…yul…yul…..Arrrgh..sialan…aku sudah menyuruh kalian mencari informasi tentang dia…mana???….mana????” Mr lee berteriak sekali lagi…..

semua bawahannya terdiam dan tertunduk…..
“bos…kami sudah berusaha mencari tahu informasi tentang dia…tapi yang kami tahu..dia..hanyalah anak angkat mr kim…selain itu…kami tidak bisa melacak masa lalu nya…maafkan kami….” salah seorang bawahan nya menjawab..kemudian membungkuk kan badan nya….

“AARRRGHH SIALAN……..keluar kalian semua…kalian tak berguna…” teriak nya lagi penuh amarah….dia menghempaskan badan nya di kursi…

secepat kilat semua bawahan nya pergi keluar hingga tinggal satu orang saja yang masih ada….Mr Lee menatap tajam pada bawahan nya….

“bos…saya pikir masih ada satu hal yang kita bisa lakukan….”

“apa maksud mu?”

“tawarkan perdamaian kepada mereka…kita bisa berbagi kekuasaan…..”

“kau…..”

“hanya ini..satu satu nya jalan…bos…lagi pula….akan lebih mudah menghancurkan seseorang..jika kita mengenalnya dengan baik…..”

mr lee terdiam mendengar ucapan anak buah nya…..beberapa saat kemudian dia tersenyum sendiri….

“atur pertemuan ku dengan yang namanya yul itu….”

————————————————————————————————-
jessica  baru saja akan keluar dari kantor untuk makan siang….ketika tiba tiba yuri datang…

“kau mau kemana?” tanya yuri

“ini jam makan siang…”

“o ya?? tapi aku butuh beberapa file ku…kembali lah bekerja…”

“tapi ms yuri….”

“tapi apa…cepat  ambilkan file file ku..” ucap yuri ketus..sambil berjalan menuju meja nya…

huft….gadis ini…selalu berubah..ubah..kadang baik…..kadang kasar… aku sama sekali tak mengerti sifat nya…. huft…. dengan malas jessica  mengambil file yang diminta yuri….dan kembali duduk di meja nya…
terus terang setelah perlakuan nya..jessica  tidak ada mood sama sekali untuk bekerja…dia hanya diam memperhatikan yuri yang sedang serius bekerja….hidung nya…bibir nya..wajah nya benar benar sempurna…

“sampai kapan kau akan memperhatikan ku seperti itu….”  jessica terperanjat kaget mendengar ucapan yuri yang tiba-tiba…secepat nya dia  memalingkan muka nya ke arah lain…… aish..jessica..kau bodoh……apa yang kau pikir kan….

“a..aku…aku lapar…” eh…secepat kilat jessica menutup mulut nya…jessica…kau bodoh…bodoh……. tak percaya apa yang barusan di ucapkan nya…..

yuri menghentikan pekerjaan nya..dan melihat ke arah jessica…beberapa saat kemudian dia tertawa lebar……membuat muka jessica memerah menahan malu……

————————————————————————————————–

sementara itu di suatu tempat…

“jadi kau belum memberi tahu keadaan yoona pada yuri??” tanya seorang kakek…mata nya menatap tajam pada pelayan setia nya….

“itu…anu itu….” ucap sang pelayan gugup…

“aku yang menyuruh nya…” taeyon datang menghampiri kakek nya kemudian duduk..tepat di depan kakek nya…

“taeyon….”

“kakek…memberitahu nya sekarang..bukan saat yang tepat…kita harus lebih sabar menunggu….”

“tapi..taeyon….”

“serahkan masalah ini pada ku…aku mohon kakek….”

sang kakek hanya menghela nafas mendengar ucapan taeyon….bagaimana pun juga….jika taeyon sudah bersikeras..tak ada seorang pun yang bisa mencegah nya…..

“baiklah…terserah pada mu saja…” ucap sang kakek kemudian…. taeyon menundukkan kepala nya…

“terimakasih kakek..” gunam nya..sebelum akhir nya dia berjalan menuju kamar nya…..

 

Taeyon  berbaring di atas tempat tidur nya..mencoba memejam kan mata nya…kenapa dia ada…kenapa dia ada di lingkaran itu….tiffany hwang…kenapa kau kembali muncul sekarang…..

flash back
seohyun..bagaimana keadaan yoona?”  tanya taeyon..tanpa menghentikan langkah nya menyusuri koridor rumah sakit…
“masih belum sadar dok…” jawab seohyun…
“obat yang di berikan nya sudah cukup kan?”
“iya…semua nya sudah benar…tapi…seperti nya..dia tidak ada keinginan untuk hidup…itu yang membuat nya tetap koma…”
taeyon menghentikan langkah nya dan menatap seohyun….
“seohyun…dia adalah orang yang penting di hidup ku…bagaimana pun cara nya..dia..harus hidup dan sadar..mulai hari ini…aku ingin kau menjadi perawat nya pribadi nya….”
“tapi dok…”
“kau adalah yang paling pintar di antara semua perawat disini..dan lagi pula kau sudah ku anggap seperti adik ku….”
seohyun mengangguk kecil… “aku mengerti unnie….”
taeyon tersenyum mendengar jawaban seohyun “ayo ke kamar nya aku ingin melihat kondisinya….” lanjut nya….seohyun kembali mengagguk dan berjalan di belakang taeyon…

taeyon membuka kamar yoona…dan dia tertegun…melihat satu orang gadis yang sedang duduk menunggu yoona….gadis itu juga menatap taeyon seolah tak percaya….
“taeyon…”
“tiffany…..”

end flash back
——————————————————————————————————————–

“hei..sica..ini makan lah…..” yuri menyodorkan sesendok kimchi ..

“yul…aku bisa melakukan nya sendiri…sini….” jesica berusaha mengambil sendok yang  di pegang yuri…

“tidak….aku yang suapi…ayo makan lah..ini ucapan terima kasih karena kau menemani ku….” ucap yuri…. “ayo…makan lah….”lanjut nya…

dengan perlahan jessica membuka mulut nya….

“nah..begitu dong..anak baik….” yuri tersenyum

“lihat..semua orang memperhatikan kita….” jessica melihat ke sekeliling ruangan restoran… muka nya memerah menahan malu…dia mencoba tersenyum..ketika beberapa orang memandang nya..sambil berbisik bisik…

“hahaha..itu urusan mereka….” jawab yuri acuh.. “ayo..habiskan makanan mu…”

mereka berdua kembali tertawa bersama….menghabiskan makanan yang ada..dan bercerita mengenai hal-hal kecil tentang mereka….hingga malam telah larut… yuri mengantar jessica…

 

“terimakasih sudah mengantar ku pulang….” ucap jessica begitu mereka sampai di depan rumah jessica…

“tak masalah….ehm..bagaimana dengan ibu mu….”

“ibu ku…kondisi nya cukup baik setelah operasi…..”

“hm…apa…apa kau masih butuh uang lagi….”

“apa???”

“i..iya..apa kau masih butuh uang? aku bisa…memberikan nya pada mu…” ucap yuri sedikit gugup…

“hahaha..tidak terimakasih…aku tidak ingin tidur lagi dengan mu….” jawab jessica sambil tertawa……

yuri terdiam mendengar jawaban jessica..mata nya menatap tajam jessica….hingga akhir nya jessica berhenti tertawa…..

“hahaha…kau kenapa yul…” tanya jesica… “aku hanya bercanda…” lanjut nya…

yuri masih terdiam…perlahan dia mendekati jessica….mendekatkan tubuh mereka….

“hmm…yul..a..aku..harus masuk kedalam…..” ucap jessica gugup….dan bersiap membalikkan tubuh nya….ketika tangan yuri menghentikan badan nya…hingga mereka saling berhadapan begitu dekat…
jarak mereka begitu dekat..jessica bisa merasakan nafas hangat yuri…mereka saling menatap….perlahan..jessica menutup matanya ketika dia merasakan yuri semakin mendekatkan tubuh nya dengan mata tertutup….semakin dekat…dan….

“Jessica kau sudah pulang…..” suara orang yang di kenal jessica membuat jessica kembali tersadar…dan secepat kilat jessica mendorong tubuh yuri….

“iya Appa…” jawab jessica….

“ehmm..yul…aku masuk dulu…” jessica tak berani menatap yuri..kemudian secepat nya berlari menuju rumah nya….

 

 

yuri memegang dada nya yang berdetak semakin keras..tak beraturan…beberapa saat kemudian dia tersenyum…..
“YES….YES…YES……” yuri berlari sesekali melompat menuju mobil nya..sambil terus tersenyum…

“SELAMAT MALAM SICA…….”

 

TBC

 

jeng..jeng…chap 8 nya udah ada….hohohoho #lap keringet….

Well kayak nya cerita nya makin complicated…ya… tapi mudah mudahan kalian ngerti dengan jalan cerita nya..dan makin penasaran kelanjutan nya bakal seperti apa….. kalo ada yang gak ngerti..ayo..baca lagi chapter-chapter sebelum nya..sampai kalian ngerti..LOL…

dan akhir nya author gak nya bakalan ada taeyon dan seohyundi cerita ini…. hahahaha. (senang nya….) 😀 😀

Di tunggu comment nya ya…^^

 

Game Of Love part 7 Juli 19, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,FICTION,JEsIcA,SNSD,Sooyoung,Tiffany,Yoona,yulsic,YURI — jiyachan @ 3:01 pm

“yey..kita sudah sampai di pulau jeju….” yuri berteriak dan tertawa…begitu mereka sampai di sebuah vila..vila pribadi milik yuri..vila itu sangat indah..tidak besar juga tidak kecil..di sampingnya sebuah taman kecil di lengkapi sebuah ayunan dan beberapa pohon rindang…vila itu menghadap laut..sangat dekat…bahkan kalian bisa memandang laut dan ombak nya dari dalam vila….butuh waktu 1 jam dari bandara pulau jeju untuk sampai disana…

“dasar anak kecil….” gerutu sooyoung mengikuti langkah yuri masuk ke dalam vila..changmin hanya tersenyum….memandang 2 orang paling penting dalam hidup nya….

“jessica..kau lihatkan..kadang yuri itu seperti anak kecil…” ucap changmin sambil melihat kearah jessica….jessica hanya mengangguk……

 —————————————————————————————————————————————

“hei….mulai sekarang kau sekamar dengan changmin….” yuri tertawa lebar..merentangkan tangannya..di depan pintu kamar sooyoung…

“apa..enak saja..kenapa aku harus sekamar dengan dia…” jawab sooyoung..yuri tertawa melihat ekspresi sooyoung yang salah tingkah…

“wajah mu memerah…changmin,…lihat..muka sooyoung memerah..lihat…” teriak yuri sambil berlari ke arah changmin…sooyong mengejar nya dari belakang…mereka semua tertawa bersama….

 —————————————————————————————————————————————-

“aku tak sanggup lagi menjalani semua nya..aku tak sanggup…” yoona menangis mengingat semua nya..tangan nya memegang..sebuah pisau….

“selamat tinggal…appa…aku akan menyusul mu….” air mata nya  membasahi pipi nya…perlahan dia menutup mata nya…merasakan tajam nya pisau yang mengiris pergelangan tangan nya….

“onnie…selamat tinggal….”

 —————————————————————————————————————————————–

tiffany perlahan memasuki ruangan itu….dia berjalan mendekati sesosok ibu yang sedang menangis..disisi seorang gadis yang sedang tertidur……

“umma….” tiffany memeluk nya… “aku yakin yoona akan baik baik saja….”

“sekarang istirahat lah…biar aku yang menjaga yoona..” lanjut nya lagi…

“tapi….”

“istirahat lah….” tiffany melihat ke arah donghae…. “aku akan mengantar mu pulang..tidurlah..malam ini biar kami yang menjaga nya….” lanjut donghae… tiffany mengangguk kecil…mengantar wanita setengah baya itu keluar dari rumah sakit…

“oppa..hati-hati di jalan..” ucap tiffany, donghae mengagguk kemudian berjalan menuju mobilnya..

setelah mengantar kepergian donghae dan Mrs Lee.. tiffany segera kembali keruangan yoona..duduk di samping nya…memegang tangan yoona yang dingin…..

yoona..kenapa kau seperti ini…ada apa?? apa kau ada masalah?? kenapa kau tidak menceritakan nya pada ku??kenapa tidak menceritakan nya pada donghae? dia kan kakak mu…

tiffany kembali menarik nafas nya…

————————————————————————————————————————————————————-

 suasana hangat memenuhi villa yang biasa nya sepi… matahari mulai ternggelam….jessica baru saja  akan berjalan menuju ruang tengah setelah seharian ini dia tertidur di kamar nya…ketika tiba-tiba yuri ada di depan nya….

“Ms..yuri…kau mengagetkan ku….”

“kau mau kemana?”

“aku mau ke ruang tengah….”

“tidak boleh…”

“hah??”

“lihat itu..mereka sedang berdua…kau tidak boleh mengganggu nya..” yuri menunjuk ke arah sooyoung dan changmin… “ayo ikut…” yuri menarik tangan jessica menuju taman….

“bantu aku menata semua nya…” perintah yuri..

“apa??”

“iya..bantu aku…itu kan tugas mu…”

jessica menghela nafas dan mulai menata meja makan…menghias nya dengan beberapa bunga dan lilin….sementara yuri mengambil bebera piring makanan….

“waah….kau bisa memasak?” jessica melihat ke arah piring yang di letakan yuri

“ya..tentu saja…masa seorang wanita tidak bisa memasak…”

jessica terdiam… “kau tidak bisa memasak ya??” tanya yuri

“ah…aku bisa…..” jawab jessica cepat….

“benarkah??”

“yup..benar…”

“kalo begitu nanti aku ingin makan masakan mu…”

“APA??”

“YA………..KENAPA KAU BERTERIAK????”

“hahaha…maafkan aku….” jessica menggaruk kepala nya…

yuri melihat nya keheranan….gadis aneh…pikir nya…

“Nah..sudah selesai….sekarang ayo pergi….” yuri tersenyum puas melihat  meja makan nya tersusun rapi..dengan lilin di tengah nya….dia  menarik tangan jessica……

————————————————————————————————————————————————————-

“beep…beep…” changmin mengambil  iphone nya yang berbunyi….

sesuai janjiku …makan malam mu sudah siap…ingat…lamar dia….aku dan jessica pergi ke kota dulu….

“dari siapa??” tanya sooyoung…

“dari…….” belum sempat changmin meneruskan ucapan nya..sooyoung mengambil iphone changmin dan membaca nya…beberapa detik kemudian…dia terdiam…muka nya memerah….

“aish..yuri…….”

changmin menggaruk garuk kepala nya…wajah nya ikut memerah..

“ehmm…jadi???”

“jadi apa nya…”

“ehmm….itu…”

“apa???”

“itu..ya…itu…..aish….apa aku masih harus menyebutkan nya???” changmin menggaruk kepala nya lagi….

“Mana cincin nya???”

“a..apa…kau mau???” changmin terbelak..beberapa saat kemudian dia meloncat kegirangan….

“yeaahhhhhhhhhhhh…aku akan menikahi choi sooyoung….” teriak nya……..

“dasar bodoh….” sooyoung tersenyum…..memandang changmin…..

 ————————————————————————————————————————–

Mrs.Lee berjalan memasuki rumah nya yang megah…lunglai….donghae mengikuti nya perlahan….

“nyonya kwon….” Mrs.Lee terdiam…

“maafkan aku…………….” donghae membungkuk kan badan nya…dia berusaha menahan air mata nya… “tinggalkan iblis itu…aku mohon……”

“hahaha…meninggalkan nya?? apa aku bisa??” Mrs.Lee tersenyum lemah….dia berbalik memandang donghae.. “katakan..apa aku bisa meninggalkan ayahmu??”

donghae terdiam….

“sudahlah..kau sendiri tidak bisa menjawab nya…..”

“aku…aku tidak ingin yoona mengalami hal yang sama….”

“haahahaha..kau lucu….benar benar lucu….semua nya sudah terlambat…. sekarang pikirkan saja bagaimana cara nya agar tiffany tidak mengetahui semua nya……” Mrs Lee berjalan menuju kamar nya..tertawa sendirian…………

 ————————————————————————————————————-

“Ms yuri..kita mau kemana??” tanya jessica sambil mengikuti yuri dari belakang…sudah satu jam lebih mereka mengelilingi pasar malam pulau jeju….

“ke pantai…sudahlah…kau ikut saja…” jawab yuri sambil terus berjalan…

“hei…jangan panggil aku Ms…kita ini seumuran….”

“tapi…”

“panggil aku yul….”

“yul??”

yuri mengagguk..

“ini minum lah…” yuri menyodorkan sebotol bir ke arah jessica…sementara dia meminum habis bir nya sendiri….mereka duduk di tepi pantai….diam..menikmati deburan ombak….

“ini adalah tempat favorit ku di pulau jeju..” lanjut nya….kemudian mengambil botol ke dua..dan kembali meminumnya…

“ehm…sica….apa kau sudah memaafkan aku??” yuri merebahkan diri nya di atas pasir..mata nya memandang luas langit yang ada di hadapan nya…jessica membuka botol bir dan meminum isi nya….

“tapi…jika kau memaafkanku pun..apa peduli ku..salah mu sendiri yang menjual nya…” yuri mengangkat tangan nya…berusaha memegang langit….

jessica menarik nafas panjang…kemudian merebahkan diri nya di samping yuri…memandang langit….

“langit yang begitu luas…jika aku melihat nya…keperawanan ku itu..seperti tak ada arti nya..dibandingkan nyawa ibu ku…di bandingkan kebahagiaan keluarga ku…keperawanan ku bukanlah apa-apa….” jessica menarik nafas panjang…mencoba menutup mata nya…..

“begitu ya….keluarga mu begitu penting……”

“ya…yang terpenting dari hidup ku…”

“dan kau?kenapa kau membuka klub seperti itu…kau orang kaya….”

“karena aku ingin…apa perlu alasan??”

mereka kembali terdiam…..

“sica…apa kau takut pada ku??”

“hah?”

“apa kau takut pada ku?”

“jika kau berteriak..aku takut…”

“begitu ya…”

“iya…”

mereka kembali terdiam…memandang langit…yang penuh bintang….

esok pagi nya…

yuri perlahan membuka mata nya…matahari  telah terbit…yuri membalik kan tubuh nya menghadap jessica…menatap wajah jessica  yang masih tertidur….dia memegang dada nya….

“kenapa hati ku sekarang terasa hangat….”

 —————————————————————————————————————————-

“jadi yoona ada di rumah sakit?”

“iya tuan…”

“jika begitu…hubungi yuri sekarang…kita lihat reaksi nya seperti apa…”

“baik tuan…”

 — TBC—-

 

Game Of Love part 6 Mei 29, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,FICTION,JEsIcA,Sooyoung,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 4:33 pm

Donghae perlahan membuka matanya….kepalanya masih terasa pusing akibat pengaruh alkohol yang diminum nya…tiba-tiba tangan nya menyentuh sesuatu…dia kemudian terduduk dan menyadari siapa yang ada disana….donghae tersenyum..dan mengelus rambutnya…tiffany tertidur pulas di sisi nya….dia kembali membaringkan tubuh nya..hingga dia bisa melihat wajah tiffany dengan jelas…tangan nya perlahan menyusuri raut wajah tiffany…menyusuri mata..hidung…dagu…kemudian bibir nya….air matanya perlahan keluar….menyadari betapa dia sangat mencintai tiffany…menyadari bahwa masih ada yang dia sembunyikan dari tiffany…jika tiffany mengetahui nya…jika tiffany tahu..dia tak sebaik yang tiffany pikirkan…jika tiffany meninggalkan nya…apa dia sanggup??… pikiran nya masih melayang…keetika perlahan tiffany membuka matanya…dan tersenyum…tiffany meletakkan tangan donghae di pipi nya…
“oppa…kenapa menangis…?” tiffany menghapus air mata donghae…
“hanya memikirkan mu….” donghae mencoba tersenyum…
“memikirkan ku???”
“iya….maafkan aku…tiffany..maafkan aku…” dia menarik tiffany kedalam pelukan nya…
“hahaha…oppa…kau aneh….”tiffany tersenyum…melepaskan pelukannya…kemudian menatap donghae…”iya…aku maafkan…aku memaafkan mu..karena mengambil hati ku…”….donghae tersenyum mendengar ucapan tiffany…
“sudahlah..ayo tidur….” ucap tiffany lagi…dia kemudian memeluk donghae….
“yuri..siapa dia??”

———————————————————————————————–

“ehmm…so…sooyoung…maukah kau jadi istri ku??”
aish….. changmin memukul kepalanya….itu bodoh…dia pasti tak suka….terlalu lembut..
“ehmm…sooyoung…KAU HARUS JADI ISTRIKU….”
aish….itu terlalu kasar…memangnya dia laki-laki….. changmin bolak balik di depan meja nya
“aarrgh…bagaimana cara melamar nya….” ucap nya frustasi….

“HAHAHAHAHHAHAHA” seseorang tertawa dari arah pintu..changmin melihat ke arah suara itu….
“hei..yul…sejak kapan kau disini??” teriak changmin…muka nya memerah…menahan malu….
“HAHAHAHHAHAHAHAHA” yuri terus tertawa sambil memegang perutnya..melihat kelakuan changmin……
“hei…bukan begitu cara melamar seorang gadis….” ucap nya setelah dia berhenti tertawa…
“memang nya kau bisa??”
“aku…tentu saja aku bisa….serah kan semua nya pada ku…” yuri menepuk dadanya dengan yakin…
“hahaha…jangan bercanda yul…dari pada aku meminta bantuaan mu..lebih baik aku meminta bantuan jessica…dia pasti lebih ahli…”
“APA???? apa kau meragukan ku???”
“bukan meragukan mu..tapi 100% tak percaya…”
“Yaaah…..kau ini…..hari ini kita semua pergi ke pulau Jeju…aku akan membuat makan malam yang indah untuk kalian….kau bisa melamar nya disana…..” teriak yuri….
“APA??”
“iya…kita pergi ke pulau jeju sekarang….jemput sooyoung….kau akan lihat keahlian ku disana…” lanjut yuri…kemudian berjalan meninggalkan kantor changmin .”eh…ingat…jangan sekali-kali meminta bantuan jessica…dia itu bawahan ku…mengerti…” dia kemudian menutup pintu dengan kasar..
“aish…seperti nya melamar sooyoung akan lebih sulit…” changmin menghela nafas nya…

YURI POV
aku keluar meninggalkan kantor changmin….dan berjalan memasuki kantor ku…dasar changmin gila…bagaimana mungkin dia tak memeprcayai ku..lihat saja akan ku bukti kan…kalo aku bisa membuat makan malam yang romatis….

“pa…pagi ms yuri…” aku melihat ke arahnya…dia menunduk seperti biasa nya…dan..aish…kenapa pakaian yang di kenakan nya masih sama seperti yang kemarin…dan…errrghh…model nya kuno……
“HEI……KENAPA KAU BERPAKAIAN SEPERTI ITU???” teriak ku…dia terlihat gugup dan bingung…
“pa..pakaian…kenapa dengan pakaianku…” tanya nya bingung ..aish…orang ini..sama sekali tidak sadar….
“Iya,…pakaian mu..kenapa kau memakai pakaian seperti itu….kau tidak tahu…hari ini kita akan ke pulau Jeju…”aku masih berteriak pada nya..mungkin tepatnya melampiaskan amarah ku..
“hah..pulau jeju??tapi..itu tidak ada di jadwal anda ms yuri…” tanya nya masih sedikit bingung…
“yaaaaa…jadwal itu kan aku yang buat..dan sekarang ini jadwal kita adalah ke pulau jeju…jadi ya..kita harus ke pulau jeju…” teriak ku..tak mau kalah…
“ah..iya…” dia mencoba tersenyum…aku yakin dia pasti tak mengerti…tapi..siapa yang peduli…jika dia sooyoung mungkin dia akan menjewer telinga ku…
“iya…kau ini asisten yang bodoh..bagaimana mungkin kau tidak tahu jadwalku…dasar bodoh…” aku tersenyum dalam hati…gadis ini benar benar lucu… “mana koper mu??” lanjut ku..
“hah..koper??”dia kembali bingung…
“aish..kau tidak membawa nya….???”
“……………….”
“yaaaaa…..bagaimana kau tidak membawa nya…” aku berteriak lagi..aku menarik nafas panjang….”ayo ikut….” lanjut ku..kemudian meninggalkan kantor….
“ki..kita mau kemana??” tanya nya gugup….
“ya…membeli baju….dasar bodoh…” ucap ku sambil memacu mobilku ke arah sebuah mall…

—————————————————————————————————————

“APA?? ke pulau Jeju??” sooyoung terbelak mendengar ucapan changmin…
“i..iya…yuri mengajak kita ke pulau Jeju…”
“untuk apa kesana?? aish…dasar yuri bodoh….proyek kita kan sedang berjalan…” sooyoung mengepalkan tangan nya…kesal
“hehehehe….aku juga tak tahu…kenapa kita di suruh kesana…”changmin menggaruk kepalanya dengan kikuk….
“huft…ini nama nya pemborosan….dan kau…kenapa kau tak melarang nya???” sooyoung mendelik ke arah changmin…
“a…aku…aish…sudahlah..soo…ikuti saja apa mau nya dia…ya..ya…..” changmin menepuk pundak sooyoung..sambil tersenyum…berusaha menenangkan emosi pacar nya…..

——————————————————————————————————————-

“nah kita sudah sampai….” ucap yuri….setelah memarkir mobil nya dia berjalan menyusuri beberapa toko terkenal di mall tersebut..jessica dengan setiap mengikuti nya dari belakang….
“yaa…kenapa kau lelet??” yuri berteriak..ketika dia melihat jessica yang terus menerus berjalan di belakangnya…refleks dia memegang tangan jessica…

Jessica POV
aku terus mengikuti langkah yuri di belakang…aku sangat kaget ketika dia tiba-tiba menoleh ke arah ku dan berteriak…
“yaaaa…kenapa kau lelet…” dia kemudian menggenggam tangan ku….dan Tuhan…kenapa jantung ku berdetak keras seperti ini…tangan yuri begitu lembut…begitu pas di tangan ku….
“ayo masuk…” yuri menunjuk sebuah toko yang terkenal…dia melepaskan genggaman nya..dan memilih beberapa baju..sementara aku masih terdiam membisu dengan detakan jantung ku yang masih berdetak keras…..mata ku tak beralih memandang nya….dia tampak serius memilih baju…dan tiba-tiba saja dia menatap ke arah ku…
“hei..kenapa diam..pilih baju mu sendiri…” dia kembali membantak ku…membuat ku sadar dari lamunan ku…
“ah..i..iya…”jawab ku gugup…sambil mengambil beberapa baju..yang tepat ada di hadapan ku….”i..ini…aku pilih ini…” lanjut ku kemudian….dan tiba-tiba saja dia tertawa….
“hahahaha….kau ini bodoh…atau memang tak punya otak….hah…” dia masih tertawa….aku melihat baju yang aku pilih..dan seketika muka ku memerah…ya Tuhan..kenapa aku memilih gaun pesta????
“hahahaha….” aku mencoba tersenyum..menutupi kebodohan ku…..dia berjalan mendekati ku…
“kenapa wajah mu memerah???” bisik nya di telinga ku…dan tersenyum licik…senyum yang aku benci…..aish..jessica….kau ini kenapa?????

kami keluar dari toko itu dan memasuki toko yang lain nya….jessica..fokus..fokus..fokus…. kata ku dalam hati…aku tak ingin terlihat bodoh lagi… aku mengikuti nya dari belakang….

“ini..bagus…” dia mengambil sebuah baju dan melemparkan ke arah ku..dengan sigap aku menangkap nya…

“ini..juga….”

“ini juga….”

“ah..yang ini juga bagus….”

“waa..ini bagus….”

dan Tuhan…gadis ini benar benar gila belanja…..sudah 3 jam kami mengelilingi mall ini dan sudah ada 30 tas yang aku bawa dengan kedua tangan ku ini…dan masih tak ada tanda-tanda dari nya untuk berhenti….aku sudah tak kuat lagi…berjalan mengikuti nya..dengan 30 tas belanja di tangan ku…ini benar-benar mimpi buruk……

“ms…ms…yuri….bi…bisa….kita istirahat sebentar??” tanya ku…aku benar benar lelah…aku duduk di sebuah bangku di pinggiran salah satu toko….dia menoleh ke arah ku…
“aish….kau ini….” muka nya terlihat kesal….dia menatap tajam ke arah ku…kemudian berjalan meninggalkan ku…ah…aku sudah tak peduli…dia akan membunuhku..atau mungkin meninggalkan ku..yang pasti saat ini..aku benar benar lelah dan haus….aku sudah tak kuat lagi berjalan….
“ini..minum….” tiba-tiba dia berdiri tepat di depanku..menyodorkan sebotol air mineral ke arah ku… “ayo minum….” lanjut nya…ketika melihat ku yang masih terdiam memandang nya…aku mengambil botol itu dan meminum habis isi nya…ah..rasa nya lega….

“te..terimakasih ms yuri..” ucapku…tiba-tiba dia tersenyum…dan mengacak poni rambutku…
“kau ini….jika kau lelah..harus nya bilang dari tadi…..nah…sekarang..ayo kita pergi…” lanjut nya….dan melihat senyum nya….aish…kenapa jantung ku berdetak keras lagi…gadis ini…gadis ini..bisa sangat menakutkan dan juga sangat lembut dalam waktu yang sama….. “hei…kenapa diam…ayo pergi…” ucap nya…sambil membawa sebagian barang dari tangan ku….aku mengagguk..dan berjalan mengikuti nya…aish..gadis ini..selalu membuat ku salah tingkah….

dan…hah?? toko bunga??? untuk apa kami kesini..ke toko bunga???
“hei..kau kenapa lagi??” tanya nya…aku menggelengkan kepala ku…
“ti..tidak apa-apa ms yuri..” jawab ku…
“kau suka bunga apa??” tanya nya tiba-tiba..
“hah..aku??hmm..aku..aku suka bunga matahari..”
“kenapa kau suka bunga itu??”
“karena bunga itu melambangkan kesetiaan…” lanjut ku sambil tersenyum…..

YURI POV
aku terdiam mendengar ucapan jessica…bunga…selama ini…bagi ku..bunga hanya lah bunga…tidak ada arti nya sama sekali….tapi mendengar jawaban dia…kenapa hati ku menjadi tak menentu…kenapa ini???

“ada yang bisa di bantu nona??” seorang pelayan mengagetkan ku..
“ah..iya..aku ingin membeli sebuah bunga…untuk seseorang…tolong pilihkan…” jawabku…aish..sudahlah…untuk apa aku memikirkan ucapan nya?? siapa yang peduli……tak berapa lama kemudian pelayan itu.membawa sebuah buket bunga mawar yang cantik…aku memandang buket bunga itu dan tersenyum…cantik juga…
“tolong kirimkan bunga ini ke alamat ini… ” ucapku..kemudian menulis sebuah alamat dan nama tujuan nya…si pelayan mengangguk..aku tersenyum….

akhir nya…langkah ke satu sudah di mulai.…aku tersenyum…

——————————————————————————————————————-

“nah…sekarang sudah beres….” yuri tersenyum memandang jessica… “ayo kita pergi ke pulau jeju…” lanjut nya…dia berjalan menuju mobil nya..
“ta..tapi…ms yuri…saya belum membawa satu baju pun…”
“APA??..memang nya baju yang aku belikan belum cukup banyak???” yuri mendengus kesal…
“hah???jadi baju ini….”
“memang nya..semua baju ini untuk ku sendiri hah?? dasar bodoh….” yuri menggerutu..kemudian menyalakan mobil nya…

——————————————————————————————————————————–

“Ya….Kwon Yuri….kenapa kau begitu lama?????? kami sudah menunggu mu satu jam lebih….” sooyoung berteriak histeris ketika melihat yuri yang baru datang….
“hahaha..maafkan aku…aku ada sedikit urusan….” yuri tersenyum…..
“ah…jessica..kau juga ikut rupa nya??” changmin tersenyum ketika melihat jessica yang berdiri di belakang yuri…
“selamat siang mr changmin…selamat siang ms sooyoung…” jessica menundukan kepalanya…changmin dan sooyoung menundukkan kepala nya..
“aish…kalian sopan sekali…dia itu kan bawahan ku..hahaha….” yuri tertawa…”ayo kita pergi…” lanjut nya…kemudian menarik tangan jessica…dan berjalan mendahului sooyoung dan changmin..menuju pesawat pribadi nya….
changmin tersenyum melihat yuri dan jessica…seperti nya liburan kali ini benar benar akan menarik….pikir nya…

—————————————————————————————————-

“Cut….” kita istirahat sebentar….kata sang sutradara… tiffany menarik nafas lega….kemudian berjalan ke kursi nya mengambil sebotol air mineral dan meminum nya sampai habis…diaa duduk dan mencoba memejamkan mata nya untuk istirahat…ketika seseorang memanggil nya…
“permisi..nona tiffany…” tiffany membuka mata nya… “ini.. ada kiriman buat anda…” seorang pelayan memberi nya sebuah buket bunga yang cantik…
“ah…oppa…kau ini benar benar romantis…”pikir nya
tiffany kemudian menerima nya..dan setelah pelayan itu pergi..dia perlahan membuka kartu ucapan yang terselip di bunga itu…dan tersenyum ketika membaca sebuah puisi di dalam nya..tapi kemudian mata nya…terbelak kaget..ketika dia membaca nama pengirim nya….

“untuk seseorang yang sangat cantik di sana”
“apa yang harus aku lakukan? hati ku sekarang tertuju pada mu..”

—Kwon Yuri—–

“tif..tif…kau kenapa ??” sebuah suara yang dia kenal membuyarkan lamunan nya…
“a..aku…aku baik-baik saja….vic” tiffany tersenyum…menutupi kegugupan nya…..
“hahaha…kau ini…hmm…bunga yang cantik…pasti dari donghae…” victoria tertawa…sambil melihat bunga yang di pegang tiffany… “waah…ada kartu ucapan nya juga…sini aku mau lihat…” lanjut nya…
“hahaha…ini rahasia kami berdua…” jawab tiffany gugup..kemudian secepat kilat memasukan kartu ucapan itu kedalam tas nya…..

aish…tiffany…bagaimana ini…..kwon yuri…apa maksud semua nya ini?????

TBC

waa…maafkan author..baru update sekarang….seminggu ini author bener bener sibuk…dengan urusan kantor..urusan gosip..dan urusan-urusan lain nya 🙂
doa kan author ya..biar semua urusan kantor cepet beres..semua ekspor lancar..semua design di acc buyer..LC cepet dikirim dari buyer …hehehehe #derita seorang MD…ngurusin ekspor, produksi, sample, supplier sampe LC-LC (kalo anak ekonomi pasti tau..lol) dan lain-lain…huft… 😦

di tunggu comment nya ya,,,,^^

 

Diproteksi: Gam Of Love part 5 Mei 19, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,FICTION,JEsIcA,Sooyoung,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 4:47 am

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini: