jiyachan

My FicTion My ImmaGination

Love or Money part 2 April 30, 2011

Filed under: FANFIC,FICTION,JEsIcA,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:44 pm

yuri membuka apartemen nya…gelap…satu lampu pun tak ada yang menyala….dia berjalan ke dapur membuka lemari es dan meneguk sebotol bir sampai habis kemudian berjalan lunglai menuju kamar nya…berganti pakaian dan merebahkan diri di tempat tidur….entah kenapa dia merasa..malam ini lebih dingin dari biasa nya…dia menarik selimut nya….mencoba menutup mata nya….satu jam….dua jam….mata nya sangat lelah…badan nya penat…tapi..dia sendiri tak bisa memejamkan mata nya…yuri menghela nafas panjang, keluar dari kamar dan duduk di sofa…apa dulu jessica menunggu ku seperti ini???

seminggu kemudian ….
yuri duduk di meja makan menghadapi sarapan pagi nya….dia masih termenung…dia tidak lapar sama sekali….seminggu sudah jessica tak ada di samping nya..ada sesuatu yang hilang dari diri nya…yang membuat nya tak bersemangat..tapi apa itu?? dia sendiri tak tahu….kring..kring..telepon nya berbunyi…”ya..bos..sebentar lagi aku sampai disana” dia berdiri dan mengambil tas nya..pekerjaan ku lebih penting…
“yul…kamu baik-baik saja kan??” tiffany duduk di depan yuri membawa beberapa makanan..meeting mereka baru saja beres..
“hei..ayo makan…kau kenapa??” lanjut tiffany..melihat yuri yang hanya mengaduk ngaduk makanan nya….
“aku tak lapar…”jawab yuri
“o ya..apakabar jessica??”
“oh..dia sedang liburan…” jawab yuri acuh…
“kalian sedang bertengkar??”
“……..”
“hahahha…pantas….kau seperti itu yul…” yuri hanya terdiam mendengar ocehan tiffany
“hei..tiff..menurut mu…mana yang lebih penting..uang atau cinta??” tanya yuri beberapa saat kemudian
“a..appa??”
“iya..menurut mu mana yang lebih penting?”
“menurut mu sendiri apa?” tiffany tertawa…
“ya..tiff…aku serius….kau tau…dengan uang…kita bisa membeli semua nya..membeli apa yang kita mau..”
“hmmm..iya sih…”
“aku benar kan??”
“tapi yul…jika kau memiliki semua yang kau ingin kan….tapi orang yang kau cintai pergi…apa kau bahagia??”
“………”
“hahahaha…kau tak usah menjawab nya….tanya saja pada hati mu sendiri….dan itu..makan makanan mu..nanti kau sakit…”  tiffany tersenyum…kemudian meninggalkan yuri sendirian..
“hei..kau mau kemana??”
“aku ada kencan dengan tae..tae..”

yuri..membuka apartemen nya…gelap…dia duduk di sofa…terdiam.. melipatkan kedua kaki dan memeluknya…badan nya lemah…kepala nya pusing….dia mencoba menutup mata nya..mencoba menenangkan pikiran nya…tapi hanya bayangan jessica yang tersenyum muncul di hadapan nya….tak lama kemudian..air mata nya keluar…yuri menangis…sekarang dia tahu apa yang telah hilang dari diri nya….

———————————————————————————

“hei..fany..kau kenapa?” taeyon memandang tiffany..mereka sedang duduk di sebuah restoran kecil…
“aku..khawatir dengan yuri…” jawab tiffany… “kau tau sendiri kan dia seperti apa??” lanjut nya lagi
“kalo begitu..kita ke apartemen nya sekarang…” jawab taeyon berusaha menenangkan hati tiffany..
“iya..” tiffany tersenyum lembut…
———————————————————————————

yuri membuka mata nya perlahan…dimana ini??pikir nya…dia menatap ke sekeliling ruangan..
“nona yuri..anda sudah sadar??” yuri melihat ke arah suara yang memanggil nama nya..
“ah..suster…kenapa aku ada disini?”
“tadi malam..2 orang teman anda mengantar kan anda kesini…anda pingsan..beruntung mereka datang untuk melihat keadaan anda”
“dimana mereka sekarang?”
“oh..sedang bersama dokter..sebentar lagi mereka akan kesini…” jawab suster itu..kemudian pergi..meninggalkan yuri sendirian setelah selesai mengecek keadaan yuri…
“yuri..kau sudah sadar….” tiffany berlari ke arah yuri di ikuti taeyon….
“bagaimana keadaan mu?” tanya taeyon…
“sudah baikan…” jawab yuri…”ehmm…terimakasih..untuk yang tadi malam…tapi…apa kalian bisa membantu ku sekali lagi??”
taeyon dan tiffany saling berpandangan tak mengerti..
“tolong ambilkan paspor ku dan bantu aku keluar dari sini sekarang…”
“APPA..???”
“tapi kau kan lagi sakit…memang nya kau mau kemana??”
“menemui nya…kau tahu..yang bisa membuatku sembuh hanya jessica….bukan obat-obatan disini…” jawab yuri…”aku mohon…” lanjut nya lagi….
taeyon dan tiffany kembali berpandangan..mereka menghela nafas…mereka tahu..percuma mencegah yuri jika dia sudah seperti ini “baiklah…” jawab tiffany kemudian….

20 jam kemudian…
ombak saling menggulung satu sama lain…yuri berjalan menyusuri pasir putih..menuju satu rumah mungil…dia berhenti sejenak memandang rumah itu…kemudian tersenyum….
“tok..tok..tok..”yuri mengetuk pintu beberapa kali…tak lama kemudian seseorang membuka pintu..dan tersenyum ramah…
“oma…aku bisa bertemu dengan sica?” tanya yuri sopan…
“sica..dia sedang keluar…ayo masuk yul…sudah lama kau tidak pernah kesini..” jawab omma
“tidak usah..aku menunggu di sini saja…”jawab yuri sambil tersenyum…
“baiklah..”jawab omma..kemudian menutup pintu rumah nya…setelah itu yuri berjalan mendekati pantai… duduk..memandang ombak….yuri menutup matanya..menikmati suasana yang ada di hadapan nya….
“kenapa kau disini…??” sebuah suara yang amat dia kenal…bertanya dengan dingin..yuri membuka mata nya dan berdiri…mereka terdiam beberapa saat..sampai akhir nya yuri memberanikan diri mendekati jessica…
“a…aku…aku ingin minta maaf” yuri berkata lirih
“aku sudah memaafkan mu..dari dulu yul..” jawab jessica
“aku…aku menyadari nya.. sekarang … kau …kau  adalah yang terpenting dari hidup ku…tanpa mu..semua nya…semua nya jadi hampa…tanpa mu…semangat ku tak ada…tanpa mu…aku seperti mati..” yuri menyentuh pipi jessica..”beri aku kesempatan kedua sica…” lanjut yuri…lirih…
“kau…bodoh…yuri..bodoh…dasar bodoh…aku sudah menunggu mu lama…” air mata jessica mulai keluar….”dasar bodoh…kenapa baru datang sekarang” gunam nya…kemudian memeluk yuri…

Langit sore yang cerah…kicauan burung….deburan ombak…semilir angin….yuri dan jessica..tersenyum memandang satu sama lain…tanpa melepaskan pelukan mereka…

“aku mencintai mu..”

“aku tahu…”

“sangat mencintai mu…”

“iya..aku tahu…”

FIN

Ost : complete-snsd

akhir nya..tamat juga..hohohohoho….o iya..author mo tanya nih..tolong sebutin dong..bias yuri yang paling kalian suka…selain ma jessica ya…kalo bisa sebutin nya harus lebih dari 3 orang…boleh dari GB/BB lain ko…hehehehe…. (buat next ff nih!!..#bocoran)

 

Love or Money

Filed under: FANFIC,FICTION,JEsIcA,Uncategorized,yulsic,YURI — jiyachan @ 5:44 am

Hi…author balik lagi nih…. lagi kesel banget…karena ternyata bukan hanya ekspor yang suka delay…gajian pun delay… arrrgh…( pengen ngelempar si bos pake bom)… dan setelah semalem nonton film india “bewaafa”akhir nya jadi terinspirasi bikin FF ini.

Jika harus memilih antar cinta dan uang.. mana yang akan kau pilih??
Yuri..datang dari keluarga yang sederhana…ayah nya hanya seorang guru sebuah sekolah swasta dan ibu nya tak bekerja sama sekali…dan seperti kalian tahu gaji guru yang kecil..tak pernah bisa mencukupi apa yang di ingin kan yuri dari kecil..dan yuri menyadari itu..ketika teman-teman nya membeli boneka baru..dia hanya diam..dia ingin..tapi apa daya orang tua nya tak sanggup membelikan nya…dan hal itu membuat yuri menyadari..uang sangatlah penting.. bisa membeli apa yang di ingin kan nya..untuk itu..yuri berusaha keras, belajar tekun mendapatkan beasiswa.. hingga akhir nya menjadi seperti sekarang..seorang assisten manager sebuah perusahaan besar di usian 22 tahun. Sebuah prestasi yang sangat dia bangga kan..
Semua nya menjadi sempurna ketika dia bertemu dengan Jessica, gadis cantik, manja yang mampu meluluhkan hati nya. Semua sifat Jessica sangat bertentangan dengannya, tapi mereka piker perbedaan itu bisa di lalui dan akhir nya Mereka membeli sebuah apartemen dan tinggal bersama..semua begitu sempurna pada awal nya…hingga satu tahun mereka bersama…yuri semakin sibuk dengan pekerjaan nya…dengan proyek-proyek di perusahaan nya…
Jessica pada awal nya bisa menerima semua itu..menerima..ketika yuri mulai pulang larut malam dan tak makan malam bersama nya..dia akan menunggu..tertidur di sofa hingga yuri datang tengah malam…. “maafkan aku…” bisik yuri..jessica tersenyum dan mengangguk…tapi…sampai kapan Jessica bisa menerimanya…setiap hari menunggu yuri pulang…seperti ketika dia harus menghabiskan kue ulang tahun nya sendiri..setelah yuri tiba-tiba membatalkan pertemuan mereka…atau membatalkan kencan mereka….tidak..cukup sudah….ini bukan lagi hubungan yang sehat..tinggal dalam satu apartemen tapi sama sekali tidak pernah bertemu..hanya seperti orang asing….
“yuri…bagi mu..aku ini apa?” Jessica memecah keheningan mereka di meja makan…yuri menatap nya.. “kau adalah kekasih ku..orang yang paling ku cintai”
“lalu…apa kau bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan ku?”  tanya jessica hati-hati…
“tentu saja..kenapa tidak?” yuri tersenyum
“baik lah..kalo begitu besok kita kencan ya….” jessica tersenyum manis…gembira
“iya…”
esok nya..jessica..menghabiskan waktu sejam lebih untuk berdandan..dia ingin terlihat cantik di depan yuri..setelah berdandan..dia duduk di sofa menunggu yuri..sambil tersenyum sendiri..membayangkan..kencan mereka nanti….
1jam kemudian..jessica masih duduk menunggu…mungkin macet…
2 jam..3 jam…hingga akhir nya jessica tertidur dan terbangun tengah malam….dia masih menunggu…air mata nya mulai keluar…selalu saja seperti ini…..pikir nya…
beberapa saat kemudian…pintu apartemen mereka terbuka…
“sica…” yuri tertegun…air mata jessica masih mengalir…dia terdiam di sofa…
“maaf kan aku..ada masalah mendadak di kantor..aku tak bisa meninggalkan nya” yuri mendekati jessica dan mengusap air mata jessica…
“apa..pekerjaan mu lebih penting? apa uang begitu penting bagi mu?”
yuri terdiam….”tentu saja..uang itu penting…apartemen ini..semua makanan ini..semua baju ini… kita membeli nya…”
“tapi bukan berarti kau harus seperti ini…”
“aku bekerja seperti ini juga untuk kebahagiaan kita…kebahagiaan mu…”
“kebahagiaan ku?? apa kau lihat aku sekarang bahagia??”
yuri terdiam…..
“aku ingin tidur yul…selamat malam” jessica menarik nafas panjang kemudian pergi meninggalkan yuri sendirian….

pagi hari..yuri  bangun ketika jam sudah menunjukkan jam 8 pagi..dan jessica tak ada di samping nya…dia bergegas bersiap-siap untuk pergi ke kantor.. ketika mata nya tertuju pada selembar kertas di meja rias mereka…

“yul…aku pikir..sebaik nya kita break…aku ingin liburan…jika kau ada waktu…kau tahu dimana mencari ku..”

yuri terdiam..pikiran nya mendadak kosong…sampai telepon nya berbunyi..bos nya sudah menelpon mencari dia…yuri merobek kertas itu dan melemparkan nya ke tong sampah…”huh…kau egois sica….”

TBC entar malem….