jiyachan

My FicTion My ImmaGination

“Yul” to the “Sic” April 14, 2013

Filed under: Uncategorized,yulsic — jiyachan @ 12:35 pm
Tags: , ,

just copas dari salah satu blog temen : http://diailalangsederhana.blogspot.com .

cuman rubah ke yulsic version aja… :)
ost : jagad khayalku / Rossa (wajib dengerin lagu ini pas baca)

 

*YUL*

Matamu tak pernah bisa membohongiku.

Sore yang sedikit redup. Kita tanpa bicara.

Mungkin kita seperti dua kutub magnet yang tak saling menarik. Bisu oleh keegoisan masing-masing.

Bicaralah. Aku terlalu kelu di dekatmu.

Mulutku ingin mengatakan sesuatu, namun ia menjadi tak bergerak ketika beradu pandangmu.
kamu saja, duluan. Kata hatiku.

Sementara hujan menyapa kembali. Lengkap sudah.

Sore menjadi lebih sendu kini.

 

*SIC*

Wajahmu. Mata sendumu. Cukup. Jangan pandangi aku.
Kataku banyak, tapi tolonglah beri waktu. Aku terlalu gugup bertemu wajahmu sore ini.

Teh yang menemani kita sore ini pun tak cukup membantuku.

Tunggu, bersabarlah.

Hatiku ini harus diredakan gerimisnya.

Aku akan mengatakannya sebentar lagi.

 

*YUL*
Matamu menyuruhku untuk tetap ada di sini.

Baik. Enaknya kupandangi saja gerimis yang semakin deras itu.

5 menit lagi. Mungkin aku akan berlari saja menerobos hujan.

Pergi ke bagian bumi lain. Jika kau diam saja.

 

*SIC*
Aku. Aku hanya tak mengerti saja. Untuk mengatakan ini aku mendadak bisu.

“Yul,… “

Lalu, gerimis seperti diam. Udara menjadi diam. Kamu pun diam.

“Aku ingin pulang ke rumah, tidak sendirian. Aku ingin pulang, bersamamu, Yul. Membawa hatimu ikut serta”

YUL-ku hanya diam.

Sejenak kemudian, senja matanya lalu tersenyum. Itu saja.

 

*YUL*

Ini tentang sica:

Sica, pada kisi-kisi hatiku, terangmu menelusup sendu.
Hanya senyummu saja, aku lalu tak bisa berkata-kata.
Kelu.

Sica,
Apakah setiap cinta harus terkata?

Sica,
Jika senyummu tak nampak, ingin aku bawakan senja ke hadapanmu.

Agar kau bahagia. Itu saja.

……………………………………………………………………………………………………………………………..

“Hai, Yul!”

……………………………………………………………………………………………………………………………..

Mendadak senja berpijar di hadapanku.

Hatiku gerimis.


*SIC*

Ini tentang Yul. Arahku.

Menyapamu Terlebih dahulu. Sulitnya.
Aku hanya ingin menjadi teduhmu, saat dunia muram tiba-tiba.

Bagaimana mengatakannya? Aku wanita.

Tatapmu tak pernah bisa ku baca arahnya.

Aku mau membacamu, hatimu.

 

 

 

NEW FANVID…. Agustus 22, 2012

Filed under: Uncategorized,yulsic — jiyachan @ 1:46 am
Tags:

hello…. readers…..
iseng-iseng nih…saya bikin fanvid yulsic..sapa tau kalian minat nonton…. XD…..

1. Fanvid Yulsic

2. Beautiful Life

 

Final : 500’s years of Love Januari 7, 2012

Filed under: FANFIC,FICTION,JEsIcA,yulsic,YURI — jiyachan @ 7:41 am

Ost :  Time Machine – SNSD

the circle of live ( 49 days ost complicated)

“apa??pangeran Yul punya hubungan dengan pelayan itu??”

“iya….Yang Mulia…hamba melihatnya sendiri….”

“ini tidak boleh terjadi….Cepat segera atur rencana untuk memisahkan mereka…”

“baik yang mulia…….”

Jessica segera menarik tangan nya…..

“pergi…pergi dari sini…” air mata jessica mulai keluar…dia mendorong yuri..

“jessica..kau tidak apa-apa??” ucap yuri..khawatir..

“pergi dari sini..aku mohon….” ucap nya terbata-bata…terus mendorong yuri keluar ruangan nya…mengunci pintu…dan terduduk lemas….air mata nya terus mengalir….

“seret dia ke penjara….” ucap sang kaisar

“Yul…percaya lah pada ku…aku tak mengkhianati mu…..” seoyon masih terus menangis….

“bohong….kau adalah penyusup…..aku melihat mu bersama musuh….” ucap sang kasim

“tidak Yul….percayalah padaku….” seoyon masih terus menangis…sementara yul hanya terdiam..di tempat nya…

“Seret dia……”

 

 

“hukuman bagi seorang penjahat adalah di kubur hidup-hidup….tapi karena kau adalah seorang selir …maka hukuman mu..akan lebih berat…. putra ku…Yul sendiri yang akan mengubur mu…..” dan dia tersenyum…licik…..

“aku adalah seoyon….aku…… adalah dia…..” dan Jessica terus menangis…..

Yuri berdiri di depan LAB jessica….masih tak percaya apa yang baru saja di alami nya…sekilas ketika tubuh mereka bersentuhan… dia kembali melihat gadis itu….melihat gadis itu memakai baju pengantin kekaisaran…tersenyum manis pada nya…dan masih membekas di ingatan nya… ucapan nya untuk gadis itu….

 

“Jung Seoyon….aku mencintai mu….”

Jung seoyon…jadi nama gadis itu adalah jung seoyon….dan dia..jessica…dia seperti jessica….berbagai pertanyaan muncul di benak nya….membuat pikiran nya..kebingungan…..tubuhnya mendadak berkeringat…dan kepala nya berkunang-kunang….dia mencoba menutup mata nya….. “jung seoyon….jung seoyon…jessica…jessica jung….jung jessica…..” dan semua nya menjadi gelap…..

“Seoyon….aku mencintai mu….”

“Yul….aku……”

“kau mencintai ku juga kan??”

“iya..tapi…kita tidak mungkin….Pangeran Yul…kau adalah pewaris tahta….dan aku..aku hanya seorang pelayan….”

“aku tak peduli….aku tak ingin tahta itu…kita bisa pergi…”

“Pangeran Yul….”

“jangan panggil aku pangeran….”

“Yul….”

“Seoyon…selama nya aku mencintai mu…”

 

 

 

“Kwon Yul…apa kau mencintai pelayan itu??” ucap sang kaisar…wajah nya menahan berusaha menahan marah….

“Iya..appa….” jawab Yul tenang…

“jadi gosip itu memang benar…pengawal tangkap pelayan itu….” dia kembali memberi perintah

“APPA……kau tak berhak menangkap nya…” Yul berteriak….membuat kaisar terdiam…selama hidup nya..belum pernah dia melihat kemarahan di mata anak nya….dan kali ini..hanya gara-gara seorang pelayan…Yul membantah ucapan nya….

“YUL…kau tahu..kau tidak bisa berhubungan dengan dia…dia itu seorang pelayan…kelas rendah…” ucap sang kaisar beberapa saat kemudian….

“tapi aku mencintai nya APPA…dan aku akan menikahi nya….ini sudah keputusan ku….” sang kaisar hanya terdiam mendengarkan ucapan Yul…tak ada guna nya dia mengatakan apa pun..jika anak nya itu sudah memutuskan satu hal…seperti nya…dia harus mencari jalan yang lain untuk memisahkan mereka…..

 

 

 

 

 

Kamar megah sang pangeran..tertata dengan baik…bunga-bunga yang bertebaran warna-warni di seluruh lantai dan mawar merah yang bertebaran di tempat tidur membuat kamar nya semakin mempesona….dan Seoyon terdiam melihat semua nya….

“Yul…ini cantik….”

“iya…tapi tak ada yang secantik diri mu….” yul tersenyum memandang istri nya….mencium lembut dahi nya…hingga akhir nya..membopong dan membaringkan nya di tempat tidur…..

“Jung Seoyon….aku mencintai mu….”

“aku juga Yul….”

 

“Yuri…yuri…yuri…..” yuri perlahan membuka mata nya…dia memegang kepala nya yang masih pening…..

“aku…ada dimana???” ucap nya perlahan…..

“haish…syukurlah…kau masih hidup….” ucap sooyoung…dia memberikan segelas air pada yuri….. “kau pingsan..di depan LAB jessica…” lanjut nya…..

“aku ada dimana???jam berapa sekarang??”

“klinik universitas…dan sekarang sudah jam 5 sore…kau pingsan hampir 3 jam lebih….aku sampai takut..jika kau benar-benar meninggal….”

Beberapa saat kemudian seorang dokter datang dan memeriksa yuri…

“seperti nya anda hanya kelelahan…” ucap sang dokter kemudian..setelah dia selesai memeriksa yuri…

“jadi dia boleh pulang dok??” ucap sooyoung

“ya..tentu saja…” sang dokter tersenyum…dan setelah memberikan beberapa obat dia kembali ke ruangan nya..meninggalkan sooyoung dan yuri sendiri….

“baguslah…sekarang kau pulang sana….” ucap sooyoung kemudian…dia berjalan meninggalkan yuri… “kau bisa pulang sendirikan??” lanjut nya..dari balik pintu klinik…yuri mengangguk lemah….

“baiklah…hati-hati dijalan…”

Yuri menghela nafas nya….terdiam beberapa saat…ketika tiba-tiba satu pikiran terlintas di kepala nya….dia segera berlari keluar dari klinik menyusul sooyoung….

“soo..tunggu….” teriak nya…..

———————————————————————————-

Profesor Kim baru saja membereskan semua peralatan nya dan bersiap akan pulang..ketika tiba-tiba seorang pekerja…menghampiri nya….

“profesor…lihat ini….kami menemukan beberapa gulungan lagi….”

“ah….terima kasih…kalian boleh pulang…kita lanjutkan penggalian nya besok…” ucap nya….tersenyum..”aah…sooyoung pasti akan senang melihat nya…” gunam nya…kemudian perlahan dia membuka salah satu gulungan…dan seketika mata nya terbelak..

—————————————————————————————

“ayo duduk….maaf..ruanganku sempit…” ucap sooyoung ketika mereka sampai di ruangan nya….yuri mengangguk..dan mengambil sebuah tempat duduk…

“jadi apa yang ingin kau ketahui??”

“aku ingin mengetahui sejarah istana gyeon-Ja”

“hmmm…aneh…tadi pagi..jessica pun mencari informasi tentang itu…”

“oya??”

“yup…”

“jadi bagaimana??kau kan ahli sejarah…”

“hmm…setahu ku…istana itu terakhir di huni oleh raja Gyeon-ja…dia punya 2 orang anak…anaknya yang pertama adalah Kwon Yul..dan yang kedua adalah Kwon Jiyon”

“Kwon Yul?? Aku baru mendengar nya…”

“yeah…Kwon Yul…dia mati muda….tak banyak sejarah yang menceritakannya…tapi…beberapa catatan kuno menyebutkan kalo dia bunuh diri….”

“oh…..” mereka terdiam beberapa saat kemudian….

“eh…tapi aku baru menemukan sesuatu yang bagus….” sooyoung tersenyum lebar…kemudian mengambil tas nya… “ini…lihat….kami menemukan beberapa gulungan….sebuah catatan kuno…”

Sooyoung membuka gulungan itu dan memperlihatkan nya pada yuri…. “kemungkinan besar ini adalah tulisan raja Gyeon-ja….aku harus mulai menterjemahkan nya…..” lanjut sooyoung sementara tangan nya sibuk membuka beberapa gulungan yang lain…..

“ini aku tuliskan untuk anak cucu ku….agar tak suatu saat nanti..tak ada yang mengikuti jejak ku…..”

“cerita ku…adalah cerita..dimana seorang ayah yang tamak akan kekuasaan…hingga melupakan kebahagian anak nya….”

“yang membawa…penyesalan sepanjang hidup ku…..”

“adalah..Kwon Yul…anak malang itu…ksatria..paling gagah berani..di negeri ini….tameng dan ujung tombak negeri ini….”

“calon pewaris tahta ku…”

“melihat nya…membuat ku lupa…bahwa dia adalah manusia biasa…bahwa dia pun suatu saat akan jatuh cinta….”

 

 

“ketamakan ku..membawa petaka untuk ku sendiri….Kwon Yul…anak ku…”

“dia menikam tubuh nya sendiri….di depan mata ku…tersenyum….sinis pada ku….”

 

 

 

 

 

 

“dan oleh karena itu….aku menyuruh jiyon memindahkan istana ini…”

“biarlah…Gyeon-Ja hanya menjadi saksi kisah menyedihkan itu….”

“wow….potongan catatan ini…..” sooyoung menarik nafas nya..merasa takjub pada beberapa gulungan yang baru saja dia terjemahkan…. “yuri….ini adalah potongan sejarah yang hilang…..ini…ini…adalah penemuah hebat….” ucap nya lagi semangat…kemudian memandang ke arah yuri….

“eh..yuri..kau kenapa???kenapa kau diam….”  sooyoung menatap heran… “Yuri…” ucap nya sekali lagi……

“Kwon Yul….dia bunuh diri….dia….dia….kehilangan Jung Seoyon…orang yang di cintai nya….” ucap yuri tiba-tiba…

“eh.. yuri…kau….” belum sempat sooyoung berkata lebih lanjut… yuri telah berlari meninggalkan ruangan sooyoung….

“Jessica….” yuri berteriak…. mata nya memandang ke seluruh ruangan LAB….nafas nya terengah-engah…. “Jessica….” ucap nya sekali lagi….. “aish…dimana dia…..”

Jessica keluar dari mobil nya…dia memandang kembali Istana itu….perlahan dia berjalan memasuki istana itu…..

 

“hahaha…lepaskan aku kwon yul…”

“tidak..aku tak akan melepaskan mu….”

“hahaha…kau membuat ku geli….”

“biar saja..ini adalah hukuman mu…..”

“hahha….kwon yul..cukup…jangan terus mencium ku….”

 

 

 

 

“aku mencintai mu kwon yul…”

“aku juga….”

 

 

 

Jessica menghapus air matanya…..dia terus berjalan menyusuri istana itu…bayangan masalalu nya…muncul dengan jelas….datang silih berganti…suara..ketika mereka tertawa…suara lembut Kwon Yul di telinga nya…terdengar kembali dengan jelas…….air mata nya kembali mengalir….ketika dia tiba di tembok itu…tembok yang terbuka dengan lebar…..dan dia terduduk….

“Kwon Yul….kenapa kau lakukan itu….Kwon Yul…..kenapa kau tidak mempercayaiku……..” dia terus menangis……

——————————————————————————————–

Profesor berlari secepat nya menuju ruangan sooyoung begitu mobil nya sampai di depan universitas…

“sooyoung…lihat ini…apa yang aku temukan…..” ucap proffesor kim dengan nafas terengah-engah….dia melemparkan beberapa gulungan yang di bawa nya..kemudian mengambil salah satu dari mereka….meletakkan nya di meja sooyoung….sementara sooyoung masih terdiam…

“lihat ini..soo..lihat ini….” ucap proffesor kim kemudian….sooyoung perlahan…mendekati gulungan yang sudah terbuka di meja nya….dan mata nya terbelak seakan tak percaya….lukisan seorang pangeran dan seorang putri…yang benar-benar mirip jessica dan yuri…

“profesor…ini….ini…..” ucapan nya tak keluar sama sekali…. “yuri…barusan…yuri..mengatakan hal yang aneh…sebelum..dia pergi…..” dan kali ini ucapan nya benar-benar terhenti….

“JESSICA……” ucap mereka bersama-sama…..kemudian berlari menuju LAB jessica……..

“Seoyon…katakan apa ini??”

“Yul aku…”

“kau…kau pengkhianat…kau..mata-mata seorang musuh….”

“TANGKAP DIA….”

 “Yul…percaya lah pada ku…aku tak mengkhianati mu…..”

“bohong….kau adalah penyusup…..aku melihat mu bersama musuh….”

“tidak Yul….percayalah padaku….”

 

“Jessica….” jessica mengangkat kepala nya….memandang orang yang kini tepat berdiri di hadapan nya….

Yuri..berusaha mengatur nafas nya yang masih terengah-engah karena berlari…. “Jessica…” ucap nya sekali lagi…..

“kenapa…kenapa kau lakukan itu??kenapa kau tak mempercayai ku???” jessica menatap tajam ke arah yuri….

“jessica kau……”

“aku ingat semua nya…aku adalah Seoyon….Seoyon….” jessica kali ini berteriak….

“maaf…maafkan aku….” ucap yuri perlahan

“aku membenci mu….membenci mu….” dengan cepat….jessica memegang leher yuri…berusaha mencekik nya….yuri…berusaha melepaskan tangan jessica yang mencengkram nya kuat….tapi beberapa saat kemudian….dia terdiam…ketika mata nya melihat amarah…dendam….kesedihan…yang emua nya bercampur jadi satu….ada di mata jessica….air mata nya kembali keluar….

“maaf…maafkan aku…..aku tak menyangka ayah yang mengatur semua nya….membuatku tak mempercayai mu….membuat ku…membenci mu….aku…bersalah pada mu seoyon….” ucap yuri terbata-bata….tubuh nya semakin lemas…..

“JESSICA…..LEPASKAN…..LEPASKAN YURI….” proffesor kim tiba-tiba berteriak ke arah nya….dia berlari mendekati mereka…..

“Kwon Yul…bunuh diri beberapa hari kemudian..setelah kematian mu….dia merasa bersalah pada mu…..” ucap sooyoung….

“KAU ADALAH JESSICA….KAU BUKAN JUNG SEOYON…..” lanjut profesor kim……. “Lepaskan Yuri…..dia tak bersalah….”

Perlahan jessica melepaskan tangan nya…terduduk lemas tak berdaya…dia masih terus menangis….Yuri pun terduduk lemas…dia berusaha menghirup udara sebanyak-banyak nya…..

“aku…ketika aku tahu bahwa aku di tipu…hidup ku benar-benar hancur….aku membunuh semua orang yang memfitnah mu…aku bunuh kasim itu….dan aku tak bisa hidup tanpa mu…….. Maafkan aku…..aku..benar-benar bersalah padamu…….” ucap yuri….air mata nya mulai keluar…menangis……

————————————————————————————————-

Jessica dan yuri terdiam memandang fosil yang perlahan masuk kedalam tanah dan di timbun….beberapa orang…memasang sebuah pahatan tepat di atas nya…..

“Telah meninggal dengan damai…. Jung Seoyon”

 

Semua orang..menundukkan kepala nya..sebagai penghormatan terakhir ketika pemakaman itu berakhir…dan satu persatu meninggalkan makam itu…

“kami pergi dulu…” ucap profesor kim…dan sooyoung…Yuri mengagguk kecil…hingga akhir nya..tinggal lah mereka berdua….

“semoga dia beristirahat dengan tenang….” ucap yul… setelah mereka terdiam beberapa lama…

Jessica hanya mengangguk lemah…. “maafkan aku….”

“tak masalah….aku mungkin memang harus menerima nya…” yuri mencoba tersenyum… “seperti nya..sudah siang…aku..harus kembali ke kantor ku…..aku harus menghapus semua tulisanku..”

“kau tidak akan menerbitkan nya??”

“tidak…akan lebih baik..jika tetap seperti ini…dia…Jung Seoyon… hanya ingin mendapatkan ketenangan…”

“iya…kau benar…” dan mereka kembali terdiam….

“ehm…kalo begitu..aku pergi dulu…” ucap yuri kemudian…

“ah iya…selamat tinggal yuri…”

“selamat tinggal….” mereka berdua tersenyum…sebelum akhir nya yuri berjalan menuju mobil nya…..

jessica menatap kepergian yuri…ada satu getaran yang tak bisa dia katakan…mungkin kah dia mencintai yuri? Dia  menghela nafas panjang…menutup matanya….memikirkan semua nya kembali…… tidak…untuk saat ini..dia tak mencintai yuri….dia adalah jessica…bukan Jung Seoyon….dan Yuri..adalah yuri…bukan lagi Kwon Yul…. jadi…mungkin…jika mereka memang berjodoh…suatu saat mereka pasti bertemu…dengan alasan atau cara apa pun….. Jessica kembali membuka matanya….kembali menatap punggung Yuri yang semakin menjauh…. sebelum akhir nya dia pun berbalik..meninggalkan makam itu…..

—– The End—

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5  tahun kemudian….

“Prof…. ada yang ingin bertemu dengan mu…”  seorang mahasiswa berteriak…. Jessica menghela nafas nya…. menutup laptop nya…dan berjalan keluar dari tenda….

“Hallo… “ dan jessica tertegun…memandang orang yang tersenyum manis pada nya…..

Hamparan padang pasir……Langit malam yang penuh bintang…. mungkin kita memang berjodoh…..

—–FIN——

 

 

 

 

 

 

yey…akhir nya tamat juga….maaf..jika ending nya sedikit fail..aneh..dan terkesan di paksakan….. (abis nya…mood minggu ini bener-bener jelek…)…awalnya pingin bikin lebih dramatis…cuman..takut nya kepanjangan dan malah jadi di buat ongoing….dan takut nya entar malah terabaikan kaya ff ongoing author yang lain   T_T……

author bikin FF ini terinspirasi dari MV nya Seeya yang judul nya love’s greeting..dan juga lagu terbaru nya snsd “time machine”…… ^^

well.. akhir nya…di tunggu comment nya ya….  :D

 

Two Shoot : 500’s years of Love Januari 1, 2012

Filed under: FANFIC,FICTION,JEsIcA,Sooyoung,yulsic,YURI — jiyachan @ 4:10 pm

“semua nya sudah siap??” jessica kembali memeriksa beberapa peralatan yang telah di siapkan sooyoung..
“yup..semua nya sudah siap…” ucap sooyoung sigap… “tapi..ada satu hal….itu…itu….”
“ada apa?”
“itu..seorang wartawan ingin bertemu dengan mu….dia..ingin meliputnya….”
“biarkan saja…ayo kita pergi…” ucap jessica dingin…
“dia…dia ada di luar menunggu…” sooyoung menggaruk kepala nya….
“kau….”
“maafkan aku…tapi aku…..”  belum sempat sooyoung meneruskan ucapan nya… sang wartawan telah berdiri di depan pintu..tersenyum manis ke arah jessica…

 
“hallo…nama ku yuri…..” ucap sang wartawan ramah.. menyerahkan kartu nama nya…
“aku tak ingin di liput….lagi pula..kami belum tahu apa yang akan kami temukan..” jawab jessica ketus.. dia berjalan pergi meninggalkan yuri…
Yuri tersenyum… berjalan menyusul jessica… “terlambat… aku sudah dapat ijin dari rektor universitas mu..untuk meliput semuanya…”
Jessica hanya menghela nafas nya…kemudian memasuki mobil…. “ayo kita pergi..” ucap nya…sooyoung yang sudah ada di mobil..hanya mengangguk kemudian menyalakan mobil nya….
Yuri kembali tersenyum…melihat mobil jessica yang perlahan pergi…berjalan menuju mobil kemudian menyalakan nya…dan bergerak mengikuti mobil jessica….

———————————————————–

Jessica berdiri menatap sebuah istana megah di hadapan nya…istana yang tampak familiar untuk nya…entah kenapa…
“hei..jess..cepat bantu aku…” teriak sooyoung menghentikan lamunan nya…
“ah iya…” ucap jessica kemudian berjalan menuju bagasi mobil dan mengambil perlatan yang masih tersisa di mobil nya..berjalan menyusul sooyoung yang telah berjalan mendahului jessica…
“sini biar aku bantu….” yuri mengambil beberapa alat dari tangan jessica….tersenyum…

 

“jessica….” seseorang berteriak memanggil nya….jessica menyimpan peralatan yang di bawa nya…kemudian berjalan mendekati orang itu….
“bagaimana prof kim?? Maaf aku terlambat….” jessica menundukkan kepala nya…mata nya kemudian beralih pada tembok di depan nya..yang menganga lebar….profesor Kim menyadari nya..
“seorang pekerja renovasi tak sengaja menabrak tembok ini……dan lihat apa yang kita temukan….” profesor kim berjalan memasuki tembok itu…
“lihat…..” ucap nya….jessica terbelak kaget…sementara yuri secepat kilat segera mengambi kamera nya…berjalan mendekati sebuah benda yang sedang di bungkus rapi oleh para pekerja..menjepret dengan kamera nya beberapa kali….
“hei…kau siapa??” teriak profesor kim ke arah yuri…
“siapa kau???bagaimana kau bisa kesini??Kau di larang memotret” beberapa orang pekerja segera menyadari kehadiran yuri… kemudian menyeret yuri menjauh dari fosil yang mereka temukan..mengambil paksa kamera yuri….
dan jessica kembali tersadar dari lamunan nya…  “dia wartawan…dia yang akan meliput penemuan ini…”
“tapi jessie…” ucap profesor kim…
“rektor yang mengijinkan nya….”
Profesor kim menarik nafas panjang….yuri tersenyum..ketika para pekerja melepaskan nya..kemudian berjalan mendekati profesor kim… “hallo…nama ku yuri…” ucap nya….
“terserah…tapi kau hanya boleh berada di jarak 5 meter dari fosil itu.. dan dilarang memotret…kami masih belum memeriksa fosil ini lebih lanjut…” jawab profesor kim ketus…dia kemudian melihat ke arah jessica yang duduk…memandang fosil di hadapan nya….
“profesor…aku akan meneliti fosil ini..di LAB..” ucap jessica..mata nya tak beralih dari fosil yang mulai di masukkan ke dalam peti..
“baiklah… untuk penggalian disini…biar aku yang lanjutkan…” jawab profesor kim…

————————————————————————-

Jessica melepas sarung tangan nya…membuangnya ke tempat sampah..mencuci kedua tangan nya…kemudian duduk di meja nya…melihat sekilas ke arah fosil yang terbaring di meja “operasi” fosil seorang wanita yang masih utuh…wanita yang mungkin hidup 500 tahun yang lalu…penemuan yang tak terduga…ketika seorang pegawai pemerintah meneleponnya..memberitahu bahwa salah satu pekerja renovasi istana gyeon-ja menemukan sebuah fosil….seorang gadis yang terkurung di dalam tembok kokoh istana…siapa dia?? Apa dia seorang putri ataukan penjahat??

“Seobang…tuan..tolong…tolong bebaskan aku…” dia mulai menangis…memukul tembok yang berada di depan nya….
“kenapa kau lakukan ini???bukan kah kita saling mencintai….” ucap nya lagi…air mata nya tak berhenti keluar….sementara orang yang tepat ada di hadapannya…terus menerus menempelkan bata…satu..bata…dua bata…hingga akhir nya…hanya tinggal satu celah sinar lagi yang bisa dia lihat……
“Yul….”teriak nya….dan semua nya menjadi gelap…satu celah itu telah tertutup…..dia berteriak……
“YUL……”  jessica berteriak….membuka mata nya….keringat mengucur deras dari tubuh nya….secepat nya dia berlari menuju wastafel..mencuci muka nya berkali-kali……..mencoba mengatur nafas nya kembali..mencoba tenang…..kemudian berjalan kembali menuju meja nya…..aish…mimpi yang benar-benar aneh…. Dia kembali melihat ke arah laptopnya yang masih menyala…. istana gyeon-ja…dia mulai membaca sejarah tentang istana itu….

—————————————————————————-

Yuri menatap laptop nya sekali lagi… melihat tulisan nya tentang penemuan fosil itu yang masih setengah jadi….dia menghela nafas nya….bukan..bukan penemuan fosil itu yang membuat nya gugup kali ini….tapi gadis itu..jessica… arkeolog universitas itu yang membuat nya gugup…membuat jantung nya berkali lipat berdetak lebih keras…. Jessica…gadis itu mirip dengan gadis yang selalu muncul di mimpi nya…gadis yang kadang tersenyum..dan kadang menangis…hingga dia sendiri ikut menangis dalam mimpi nya… siapa dia??siapa gadis itu??dan arkeolog itu…jessica…kenapa dia benar-benar mirip dengan nya…..Yuri kembali menghela nafas…..mencoba menutup mata nya…mencoba tidur….mencoba bertemu dengan gadis itu……

“hallo…nama ku jung seoyon….mulai saat ini aku akan melayani mu pangeran yul…”
“hallo…nama ku kwon yuri…kau jangan memanggilku pangeran….”
“tapi…pangeran yul….”
“dengar..turuti perintahku….jangan memanggilku pangeran…kau akan jadi teman ku kan??”
“baik yul…”

————————————————————————————

Esok Pagi nya….
Jessica baru saja meminum segelas kopi….ketika sooyoung memasuki LAB nya…
“hai…kau menginap di LAB?” sooyoung berjalan memasuki lab..mengambil gelas dan menuangkan kopi di dalam nya…
“hmmm….kopi buatan mu memang selalu enak…” lanjut nya…sambil meminum kopi yang ada di tangan nya…
“heh..kau mendengarkan ku tidak???” sooyoung menggebrak lemah meja jessica…membuat jessica menatap ke arah nya…
“sorry…aku sedang fokus membaca ini…” jawab jessica…mata nya kembali menatap ke arah laptop di depan nya…
“memang nya…apa yang kau baca??”
“sejarah istana gyeon-ja..”
“hah??”
“yah…aku hanya sedikit tertarik membaca nya…” jessica akhir nya menutup laptopnya..meminum sisa kopi di cangkir nya…dan berjalan mendekati fosil itu…..

“ soo..hari ini aku tidak ikut…aku ingin meneliti lebih jauh fosil ini…” lanjut nya lagi…mata nya tak beralih dari fosil itu…
“hmm..baiklah….nanti aku akan memberitahu profesor kim….eh, jadi….berapa umur fosil itu??” ucap sooyoung kemudian…
“400 atau 500 tahun…umur nya mungkin sekitar 24 tahun ketika dia meninggal”
“hmmm…seperti nya dia seorang penjahat ya…” sooyoung berjalan mendekati fosil itu…melihat lebih dekat…
Jessica melihat ke arah sooyoung…terdiam…
“yah…jaman dahulu…di kurung didalam tembok…itu pasti sebuah hukuman….dia pasti seorang penjahat kejam…hingga kerajaan menghukum nya seperti itu…” sooyoung tertawa….tapi beberapa saat kemudian terdiam…melihat air mata jessica yang keluar…mengalir di pipi nya…
“hei…kau kenapa???” tanya sooyoung khawatir…secepat nya dia berjalan mengambil beberapa tisu…dan memberikan nya pada jessica…
“aku..tidak apa-apa…kau pergilah….profesor Kim menunggu mu…” ucap jessica… menghapus air mata nya……
“istirahatlah,….kau terlalu lelah..pulanglah ke rumah…jangan terus menerus ada di LAB ini…” ucap sooyoung…menepuk pundak jessica kemudian berjalan keluar… “aku pergi dulu…” lanjut nya….
Jessica kembali terdiam…mencoba menutup mata nya….aish…aku kenapa??? Pikir nya….dia menarik nafas panjang….kembali berjalan mendekati fosil itu… “penjahat…apa benar kau penjahat???kenapa hati ku sakit mendengar sooyoung menyebut mu penjahat…siapa kau sebenar nya……”

———————————————————————————-

“ISTIRAHAT….” profesor kim berteriak…membuat semua pekerja yang sedang menggali…berhenti…
Sooyoung berjalan mendekati profesor kim yang sedang duduk… “ini makanlah prof…” ucap nya…sambil duduk di samping profesor kim…
“seperti nya..kita akan menemukan sesuatu yang besar soo..” ucap profesor kim setengah bergunam…
“maksud professor??”
Proffesor kim berjalan menuju meja kecil nya..mengambil beberapa gulungan…dan memberikan nya pada sooyoung…perlahan sooyoung membuka nya…dan mata nya terbelak kaget…melihat tulisan dalam gulungan itu….sebagai ahli sejarah…dia persis mengetahui..jika ini adalah tulisan salah seorang raja Gyeon-Ja…
“bagaimana??” tanya profesor kim..tersenyum melihat ke arah sooyoung…
“ini…ini benar benar hebat..profesor…jessica harus tahu ini…ini keren…kita harus meneliti nya..kita harus meneliti tulisan ini..apa maksud tulisan ini..kita harus tahu profesor….” jawab sooyoung dengan semangat….

————————————————————————————-

“Hi…boleh aku masuk???” jessica menatap ke arah pintu LAB. Yuri berdiri..menjingjing satu bungkusan
“bagaimana perkembangan nya??” tanya nya kemudian…dia berjalan menuju meja jessica meletakan bungkusan itu…”makanlah…kau belum makan siangkan??” lanjut nya lagi…2 buah mie dingin..dan 2 buah pepsi di keluarkan nya..
Jessica melepaskan sarung tangan dan masker nya….mencuci tangan nya..dan berjalan menuju meja nya…meminum pepsi yang telah di buka oleh yuri….dan kemudian memakan mie dingin nya…mereka terdiam sibuk dengan pikiran nya masing-masing….

Yuri memandang jessica yang tengah menikmati makanan nya…jantung nya berdetak semakin keras…kenapa ini?? Kenapa gadis ini mirip dengan nya…mata nya..hidung nya…bibir nya…semua nya sama…siapa gadis ini???
“apa ada yang salah dengan ku?? Atau memang hobi mu memperhatikan gerak gerik orang lain??” ucap jessica datar…mata nya kali ini memandang yuri…
“hahaha…tidak ada yang salah dengan ku…” jawab yuri gelagapan…”hanya saja..kau mirip seseorang…” lanjut nya lagi…yuri menatap balik ke arah jessica…..mereka terdiam seperti itu beberapa saat, sebelum akhir nya yuri mengalihkan pandangan nya ke arah lain….
“ja.jadi..bagaimana dengan fosil ini??” ucapnya kemudian…yuri berjalan mendekati fosil itu…mengamati nya dengan seksama…dan pandangan nya terpaku melihat fosil itu…perlahan..dia mengulurkan tangan nya akan memegang fosil itu….ketika tiba-tiba…tangan nya terhenti..oleh tangan seseorang….seketika..satu getaran…seperti satu aliran listrik mengaliri tubuh nya… dan yuri menatap nya…
“Jangan Sentuh Dia” gunam jessica……

“Jung Seoyon…aku mencintai mu….”
“aku juga Yul…”

 

 

—TBC—–

hhhooooaaaammm…tadi nya mo di tamatin hari ini…tapi apa daya..tangan dan mata sudah lelah menatap ini laptop…so..part2 nya besok aja ya… :)

HAPPY NEW YEAR…^^

 

Diproteksi: Love Or?? chap 3 (semi-R) Desember 11, 2011

Filed under: FANFIC,TaeNy,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:59 pm

Konten ini diproteksi dengan kata sandi. Untuk melihatnya cukup masukkan kata sandi Anda di bawah ini:

 

Game of Love chap 11 Desember 10, 2011

Filed under: DongHAE,FANFIC,JEsIcA,TaeNy,Taeyon,Tiffany,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:38 pm

 OST : 微小的爱–M TO M (karena koneksi yang cau…T_T ost bakal di upload besok)

“hi…” tiffany tersenyum semanis mungkin…membuka pintu mobil nya untuk taeyon…

“halo..” ucap taeyon singkat…kemudian masuk kedalam mobil tiffany….

“jadi…mau kemana kita…?”

“terserah…”

“baiklah kalo begitu..aku tahu tempat kopi yang enak..” ucap tiffany..kemudian menyalakan mobil nya….

Diam…40 menit perjalanan menuju sebuah kafe di pinggiran kota seoul…mereka sibuk dengan pikiran nya masing-masing…sesekali tiffany melirik ke arah taeyon yang menatap lurus ke jalan….dia menghela nafas nya..menginjak gas mobil semakin cepat..berharap mereka segera sampai…

“ice mochachino satu…dan taeyon??” tiffany menatap ke arah taeyon…

“black coffee…” ucap taeyon singkat…sang pelayan mengagguk kecil kemudian pergi meninggalkan mereka berdua…

“hmmm…bagaimana..tempatnya cukup nyamankan?” tiffany memulai percakapan …berbasa basi..memandang ke semua arah….mata nya tak berani menatap taeyon….

Taeyon memandang tiffany…kemudian melihat kesekeliling nya.. “yeah..lumayan..” jawab nya singkat…

Beberapa saat kemudian sang pelayan datang kembali..membawakan pesanan mereka…

Taeyon..menatap ke arah minuman nya..mengaduk nya sebentar kemudian meminum nya….

“apa rasa nya enak?” tiffany kali ini berani memandang taeyon…

“begitulah…”jawab taeyon…

“tapi rasa nya kan pahit…”

“tenang saja aku..sudah terbiasa…”

“taetae…” gunam tiffany pelan….

“rasa nya..sudah lama..nama itu tak pernah aku dengar…” taeyon mencoba tersenyum… “ah sudahlah…jadi..kau ingin bicara apa?” lanjut nya lagi…

Mereka kembali terdiam….

“tae….aku….aku ingin kita seperti dulu lagi…..” ucap tiffany pelan…mencoba menatap mata taeyon berusaha menebak ekspresi taeyon…

Taeyon menatap tajam ke arah tiffany…..beberapa saat kemudian dia tertawa kecil…

“seperti dulu???”

“iya seperti dulu…berteman baik….”

“aku….aku sudah tidak ingat….seperti apa….dulu…itu bagaimana??aku sudah tidak ingat….”

“tae…..”

“kenapa kau gampang sekali mengatakan semua nya???bertindak sesuka mu….”

“tae…maaf…aku bersalah pada mu…”

“kau tahu…aku muak melihat mu….”

Taeyon berdiri dan meninggalkan cafe…meninggalkan tiffany sendirian…..

 ——————————————————————————————-

“shit…shit….” taeyon berjalan keluar dari cafe….dia menggenggam erat tangan nya…berusaha mengekang semua emosi dan air matanya….tiffany…..kenapa dengan mudah kau mengatakan semua itu…kenapa….kau seenaknya datang kembali di hadapanku….kenapa kau memasang wajah seperti itu….dan..kenapa…kenapa aku masih mencintai mu………

Air mata taeyon perlahan keluar….mata nya tak sanggup lagi menahannya…….dia segera berjalan menjauhi cafe secepat nya……menghapus air mata nya….mengatur nafas nya….berusaha menenangkan emosi nya…….

 ——————————————————————————————

Jessica berlari secepat nya menyusuri koridor rumah sakit…..

“Appa….appa…bagaimana keadaan umma…” ucap nya khawatir….ayah nya duduk diam tak bergerak….kepala nya menunduk…

“appa….” ucap nya..kini air mata nya mulai mengalir….

“appa….” ucap nya sekali lagi…dia menggoyangkan badan ayah nya yang masih diam tak bergerak…perlahan Mr Jung menatapnya…

“dia….sudah meninggal…..” ucap nya perlahan….

Jessica terduduk lemas mendengar nya….

“tidak…ini tak mungkin…umma pasti masih hidup….” ucap nya histeris….Mr Jung memeluk nya dengan erat berusaha menenangkan nya……

“tenanglah sica…..relakan dia…”gunam nya…..dan jessica menangis keras di pelukan ayah nya……

 —————————————————————————————-

Yuri terdiam menatap semua nya….melihat semua kejadian di depan mata nya…..perlahan dia berjalan mundur…..kemudian berbalik..lari keluar..meninggalkan jessica dan ayah nya……tidak…dia tak mau melihat nya…dia tidak ingin melihat pemandangan seperti itu….perlahan dia memijit satu no di iphone nya…

“hallo soo…”

“yuri…kau dimana???kau tahu kita ada janji dengan Mr Lee…bos wilayah sebelah….”

“batalkan…”

“yul…kau kenapa??”

“tolong…tolong..kau kerumah sakit…ibu jessica meninggal….kau urus semua nya soo…”

Dan klik…yuri menutup kembali iphone nya…diam tak bergerak….terbawa oleh pikiran nya….

 ————————————————————————————–

Sooyoung menjalankan mobil secepat nya menuju rumah sakit….. dan jessica masih menangis di pelukan ayah nya….sooyoung menatap ke sekitar nya..berusaha menemukan yuri….tapi..dia tak melihat nya sama sekali…mungkin..yuri telah pergi…..dia tak pernah mau melihat orang yang meninggal…trauma…sooyoung menarik nafas panjang..mencoba bersikap tenang….perlahan dia berjalan mendekati jessica dan Mr Jung….

 —————————————————————————————–

Yuri menghentikan mobil nya di pinggir jalan yang sepi…dia diam tak bergerak…..meninggal….kata yang tak pernah ingin di dengar nya…tak pernah ingin di lihat nya….meninggal..arti nya dia harus mengingat kembali tubuh ayah nya yang kaku diam tak bergerak..dengan bibir yang membiru dan dingin….meninggal bagi nya berarti dia harus mengingat kembali masa suram setelah kepergian ayah nya….meninggal berarti…kesepian dan sendirian…..

Dia menutup mata nya….membiarkan air mata nya mengalir lagi untuk kesekian kali nya……

“appa……yoona….” gunam nya perlahan….

 —————————————————————————————–

Tiffany…membuka pintu mobil nya perlahan…..dia berjalan perlahan……satu botol bir soju masih di pegang nya….mata nya mulai berkunang-kunang…pertanda mabuk mulai menjalari tubuh nya…tapi tidak..dia masih belum merasa mabuk…ingatan nya akan taeyon dulu dan ucapan nya taeyon pagi ini..masih terlintas jelas di kepala nya….dia kembali meminum nya…berjalan mendekati lift apartemen nya…dan menunggu lift terbuka…dia terduduk lemas….

Perlahan seseorang berjalan mendekati nya….memandang sekilas ke arah nya..lalu kembali menatap lift yang masih tertutup…

“hei…kau…tak usah menatap ku seperti itu…” ucap tiffany…dia kembali meminum sisa bir soju yang masih ada… orang itu terdiam….pntu lift terbuka…dia akan berjalan masuk…ketika..tangan tiffanny tiba-tiba menahan satu kaki nya….

“yuri…apa kau bisa menemaniku malam ini??”

——————————————————————————————-

Malam semakin larut….sooyoung dan changmin berdiri di depan rumah jessica….berpamitan untuk pulang…

“Mr Changmin..sooyoung…terimakasih telah membantu kami….” Ucap Mr Jung sambil menundukkan kepala nya….di ikuti oleh jessica…

“tak masalah…” jawab changmin… “semoga anda tabah…..”lanjut nya….

“terimakasih banyak….” Mr jung menundukkan kepala nya sekali lagi…sebelum akhir nya pergi memasuki rumah nya..untuk beristirahat…

“jessie…istirahatlah…kau tidak usah masuk kerja besok..aku akan bilang pada yuri..” ucap sooyoung kemudian….

Mendengar nama yuri…jessica tiba-tiba menyadari bahwa dia sudah meninggalkan bosnya hari ini di rumah sakit….tapi kemana dia…pikir nya..

“terimakasih soo…tapi…yuri sekarang ada dimana??” tanya jessica

“aah..itu…itu….dia ada urusan mendadak….dia menitipkan salam untuk mu…dan maaf kata nya dia tak bisa menghadiri pemakaman ibu mu…” jawab sooyoung gelagapan….berusaha tersenyum…

“oh….”gunam jessica….ada sedikit rasa kecewa… yuri lebih mementingkan pekerjaan nya…dari pada dia…

“kau tak apa-apa kan?” tanya sooyoung sedikit khawatir melihat jessica yang tiba-tiba melamun…

“ah..iya…tolong sampaikan maafku hari ini…” jessica kembali dari lamunannya..dan kemudian tersenyum…kemudian menundukkan kepala nya…dan kembali memasuki rumah nya..setelah memastikan..mobil sooyoung dan changmin menjauh dari rumah nya….

Yuri…kenapa kau tak ada ketika aku membutuhkan mu…..

——————————————————————————————

“hueks….hueks….” tiffanny memuntahkan semua isi perut nya….yuri dengan lembut…memijit pundak nya..mencoba menenangkan…

“terima kasih….” ucap tiffany..yuri menyerahkan satu botol air mineral…dan tiffany langsung menghabiskan nya seketika…..mereka duduk berdampingan satu sama lain…diam…memandang ombak yang bergerak menggulung satu sama lain berlarian menuju pantai….

“kenapa kau membawa ku kesini?” gunam tiffany perlahan…mata nya masih memandang ombak…

“entahlah…” jawab yuri datar… “kau tak pernah bilang ingin kemana…”

“pantai…selalu mengingatkan ku pada seseorang….nama nya yuri…persis seperti nama mu….”

Yuri terdiam….

“dia sahabat baik ku….tapi…aku meninggalkan nya…..” tiffany tertawa miris…. “aku jahat ya….”

Yuri masih terdiam…..

“lalu..aku bertemu orang itu…wajah nya sama sekali tak mirip…tapi…entah kenapa..melihat wajah nya…selalu membuat ku tenang….aman…sama seperti yang selalu yuri lakukan pada ku….” kali ini air mata tiffany mulai keluar….. “tapi…aku melakukan hal yang lebih jahat lagi….memusuhi nya…membuat nya di tindas oleh teman ku yang lain….dan aku hanya diam…tak membantu nya sama sekali…. aku benar-benar jahat….aku…orang yang jahat…..” ucap tiffany…..air mata nya terus keluar……

Yuri menarik nafas panjang….perlahan dia mengambil sapu tangan dan menyerahkan nya….

“hapus air mata mu…kau sangat jelek ketika kau menangis….” ucapnya..membuat tiffany tertawa…dia mengambil sapu tangan dan mulai menghapus air mata nya….

“di dunia ini…ada orang yang lebih jahat….jadi kau tak usah khawatir…”

Dan tiffany kembali tersenyum….

“terimakasih yuri….” gunam nya…..

TBC

 

Only You chap 10 November 16, 2011

Filed under: FANFIC,JEsIcA,yulsic,YURI — jiyachan @ 2:28 pm

OST :  SHOES- SEEYA

perlahan jessica membuka mata nya samar-samar….hingga semua nya perlahan terlihat jelas…

“ah…nona…anda sudah sadar….”

“yul…..” dia mencoba bangun…..

“tenanglah nona…teman anda ada di kamar sebelah…dia baik baik saja….aku akan panggilkan dokter..” ucap suster…berusaha menenangkan jessica…yang kemudian berbalik keluar dari ruanga jessica memanggil dokter..

beberapa saat kemudian sang dokter datang dan memeriksa kondisi jessica….

“dokter..tolong antarkan aku ke yuri…tolong….aku mohon…” ucap jessica memelas….

“baik lah..tapi..hanya sebentar…. setelah itu anda harus istirahat..kondisi anda masih lemah…” ucap sang dokter…

setelah mengucapkan terimakasih…di bantu oleh seorang suster..jessica pergi ke ruangan yuri….

“saya akan meninggalkan anda..satu jam lagi..saya akan datang…” ucap sang suster…kemudian pergi dan berbalik meninggalkan jessica di kamar yuri…..

air mata jessica turun…melihat yuri yang masih menutup mata nya…terbaring diam tak bergerak….

“yul…maafkan aku…maaf….” jessica memegang tangan yuri….menyentuhkan nya di pipi nya…. “maaaf..maafkan aku…”

“aku…mencintai mu yul….cepat lah sadar….kita akan seperti dulu lagi……” dia masih terus menangis…

“aku berjanji…asalkan kau sadar….aku akan menebus semua nya……”

——————————————————————————————————————————————————

dimana ini…..perlahan aku membuka mataku…..melihat ke semua arah..hingga sesosok yang ku kenal…sica…dia tertidur sambil memegang tangan ku….aku tersenyum….dia tetap manis walau sedang tertidur….apa ini mimpi….tapi aah…kenapa kepala ku sakit sekali…..aarrgh…..rasa nya aku mengantuk…….

perlahan yuri memejamkan mata nya lagi……

——————————————————————————————————————————————————-

“nona jessica….waktu anda sudah habis….anda harus segera istirahat…”

jessica membuka mata nya…..memandang suster

“suster…tolong..biarkan aku disini…” ucap nya memelas…

“maaf…tapi anda juga masih lemah…anda harus istirahat di kamar…”

jessica terdiam…dengan berat hati akhir nya dia menangguk..dan membiarkan suster menuntun tubuh nya yang masih lemah menuju kamar nya sendiri…

“yul..cepatlah sadar…” gunamnya..kemudian mencium dahi yuri..sebelum akhir nya pergi keluar ruangan yuri…..

dia berjalan perlahan di papah oleh suster menuju ruangannya…ketika seseorang memanggil nama nya… jessica berhenti kemudian berbalik….

“sica…kau tidak apa..apa??syukurlah kau baik-baik saja….” orang itu berlari dan langsung memeluk jessica dengan erat…jessica terdiam….tapi beberapa saat kemudian dia melepaskan pelukan nya….

“taemin..yuri…yuri…dia masih belum sadar….semua nya salahku…salahku….” ucap jessica…air matanya mulai keluar…

taemin menatap jessica..hati nya sakit..mendengar  tunangan nya hanya memikirkan orang lain bahkan sama sekali tak memikirkan kesehatannya….ternyata selama ini hanya yuri yang ada di hati jessica….tak pernah hilang sedikit pun….taemin menarik nafas panjang….berusaha tegar..

jessica mulai menangis kembali…. “taemin…bagaimana ini…dia masih belum sadar…..” ucap nya terbata-bata…

taemin..menatap ke arah jessica…kemudian sekali lagi memeluk nya….tak ada lagi yang bisa dia lakukan selain melepaskan jessica…dan membiarkan tunangan nya itu bahagia…..

“tenanglah…dia akan baik-baik saja….sekarang..kau istirahatlah…”  jawab taemin..kemudian memapah jessica menuju kamar nya….

Minho berdiri memandang taemin yang berjalan menjauhi nya….dia menghela nafas nya…kemudian berjalan menuju ruangan yuri…duduk di samping tempat tidur yuri yang masih tak sadarkan diri…. ada banyak hal yang di pikir kan nya..melihat reaksi jessica…yang hanya mempedulikan keadaan yuri…melihat nya menangis….melihat sikap taemin yang menyerah terhadap jessica….apa dia harus merelakan yuri kembali pada jessica? lalu bagaimana dengan nya…bagaimana dengan perasaan nya..dia tak mungkin kembali pada taemin…tidak mungkin mereka kembali bersama… lalu apa yang harus dia lakukan… apa dia sanggup?? Apa dia sanggup seperti taemin???

perlahan minho memegang tangan yuri…meletakkan nya di dada nya…

“yul..apa kau tidak tahu…jika hati ini sekarang hanya berdetak untuk mu??”

“apa di hati mu tak ada sedikit pun tempat untuk ku?apa aku telah mengalami karma ku sendiri??

————————————————————————————————————————————————

“sica….sica….sica……sica….”

minho…segera tersadaar dari tidur nya…mendekati yuri..memegang tangan nya…..

“yul…tenanglah…”

perlahan yuri membuka mata nya….minho berusaha tersenyum….  “yul..kau sudah sadar??”

 “minho…sica dimana??”

“ah..dia ada di kamar sebelah…kau tenanglah…aku panggil dokter dulu…”

yuri mengangguk lemah..memandang minho yang keluar dari ruangan nya…kemudian…berusaha menutup matanya…..tapi bayangan jessica kembali muncul di benak nya…perlahan dia mencoba untuk berdiri..dan berjalan menuju pintu keluar….ketika minho datang…

“yuri..kau mau kemana…kembali lah istirahat….” ucap nya..mencoba memapah tubuh yuri yang lemah kembali ke tempat tidur…

“aku ingin melihat jessica..” jawab yuri…dia melepaskan pegangan minho dan kembali berjalan ke arah pintu keluar…

minho memandang nya….hati nya tak tahan lagi melihat semua itu…

“kwon yuri…berhenti disitu….” minho berteriak….dia berjalan ke arah yuri memegang tubuh yuri dan membalikkan nya…menatap tajam ke arah yuri…

“jangan pergi…aku mohon….demi persahabatan kita…aku hanya memohon satu kali….”

yuri terdiam…tak bergerak…melihat minho yang perlahan terduduk di depan nya…

“untuk satu kali ini…tolong lihat aku…aku…mencintai mu yuri…..”

Yuri terdiam…shock mendengar pernyataan minho…..

“minho……” gunam nya seakan tak percaya…

“ya…aku…aku mencintai mu….entah sejak kapan….aku sendiri tak tahu….karena itu…aku mohon…untuk sekali ini…lihat aku….”

Yuri terdiam…..perlahan…dia berjalan mundur…..menjauhi minho….

“tidak…tak mungkin…..a..aku..aku harus mencari jessica….” gunamnya sebelum akhir nya berlari keluar meninggalkan minho sendirian……

————————————————————————————————————————-

“taemin…cukup….aku bisa makan sendiri…” jessica menutup mulut nya…berusaha mengambil sendok dari tangan taemin…

“eh…kau kan sedang sakit…sudahlah…biar  aku yang suapi…” jawab  taemin…tak menyerah..berusaha menyuapi jessica….

“taemin terimakasih……”

“hmm….untuk apa??”

Jessica menggelengkan kepala nya….hanya tersenyum menatap taemin…

“hahahaha..sudahlah…yang penting kau cepat sembuh..agar kau bisa bersama dengan yuri…”

Jessica mengangguk…..

Yuri memandang nya….berusaha tersenyum….dan menghapus air mata nya yang mulai keluar…perlahan menjauh dan berbalik dari pemandangan itu…..berjalan lunglai kembali menuju kamar nya….

————————————————————————————————————————–

 seminggu kemudian

jessica berada di ruangan nya.. kondisi nya semakin membaik….dokter baru saja memeriksa kondisi tubuh nya….dia mengambil majalah yang tergeletak di meja..membalikkan beberapa halaman…ketika tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruangan nya..jessica mengangkat kepalanya..memandang orang yang berjalan mendekati nya…hati nya berdetak keras…orang yang seminggu ini tak pernah di lihat nya…orang yang dia rindukan….

 “yul…” gunam nya…

“hi…kau sudah baikan?” yuri duduk di samping tempat tidur jessica….

jessica menangguk perlahan… “iya…” gunam nya.. “kau sendiri?”

“aku baik…”

mereka terdiam beberapa lama….

“sica…aku…aku melepaskan mu….” ucap yuri perlahan….jessica mengangkat kepala nya..menatap ke arah yuri…lidah nya kelu….

“aku…aku egois…hanya memikirkan perasaanku saja…aku..tak pernah memikirkan perasaan mu…..”

jessica terdiam…airmata nya mulai turun….

“maaf…jika cintaku membebani mu….”

“yul..a..aku….”

“aku ingin melihatmu bahagia….bagi ku itu yang terpenting sekarang…aku…hanya ingin melihat mu tertawa…..karena..itu..aku melepaskan mu….sica…”

yuri mengusap air mata yang membasahi pipi nya…berusaha tersenyum…

“aku harus pergi….minho menunggu ku…selamat tinggal….” ucap nya….kemudian pergi meninggalkan ruangan jessica…..

jessica memandang yuri yang berjalan perlahan menghilang di balik pintu…air mata nya semakin deras turun….dia terus menangis dan menangis….dia ingin berlari mengejar yuri..mengatakan semua nya…tapi kaki nya sama sekali tak bisa bergerak…dia terus menangis…

taemin baru saja kembali dari ruang administrasi rumah sakit…ketika dia melihat yuri keluar dari kamar jessica..taemin menundukkan kepala nya..begitu juga yuri..sebelum akhir nya yuri pergi menjauh dari ruangan jessica…taemin memasuki ruangan jessica…dan beberapa saat kemudian dia secepat nya berlari ke arah jessica…memeluk nya dengan erat…berusaha menenangkan jessica yang sedang menangis…

“sica….kau kenapa??” ucap taemin….

“aku…yuri….aku….yuri melepaskan ku…” ucap jessica tersedu-sedu…. “aku..aku mencintai nya..kau tahu kan….aku masih mencintai nya….tapi…tapi dia …dia..seenak nya melepaskan ku…..”

taemin..perlahan melepaskan pelukan nya….menatap jessica…

“aku..aku benar-benar mencintai nya…..” jessica masih menangis….

“lalu kenapa kau tak mengejar nya?”

“aku…..”

“jika kau mencintai nya..kau harus mengatakan nya…”

“tapi….”

“pergi lah..kejar dia…bagaimana dia tahu kau mencintai nya..jika kau tak mengatakan nya…” taemin tersenyum..menghapus airmata jessica…..

Jessica terdiam…

“kejar dia jess…..”

jessica mencoba tersenyum..beberapa saat kemudian..dia berdiri…

“taemin….terimakasih…..” ucap nya…dia menghapus air mata nya..sebelum akhir nya berlari….mengejar apa yang di inginkan nya selama ini….

——————————————————————————————————————————-

 Yuri berjalan menyusuri koridor rumah sakit….tubuh nya benar benar lemah….bukan hanya karena dia baru sembuh….tapi…karena dia merasa separuh hidup nya kini hilang untuk selama nya….dia terus berjalan…dan berjalan…hingga akhir nya..tatapan nya tertuju pada minho….dia memandang nya….minho…teman..sahabat terbaik nya…yang ternyata mencintai nya….apa dia harus memulai lembaran baru…seperti jessica…apa dia harus memberi minho kesempatan….apa minho bisa menggantikan jessica di hati nya……

Perlahan…minho berbalik menatap nya…tersenyum dengan manis….dan tiba-tiba saja airmata nya keluar….pandangan nya buram…wajah jessica kembali tersenyum dengan jelas….bagaimana jessica tertawa…bagaimana mereka tertawa…bagaimana jessica dan taemin bahagia..semua nya tampak jelas di mata yuri………perlahan…pandangan nya kembali…minho…telah ada di hadapan nya..mengusap lembut air yang keluar dari mata nya….wajah minho tampak lelah…tapi dia berusaha tersenyum….

“aku….aku….melepaskan nya….” gunam yuri….dan dia kembali menangis…menangis dalam pelukan minho…..

 ————————————————————————————————————————————

jessica terus berlari..dan berlari…

“yuri dimana kau….” gunam nya…lalu beberapa saat kemudian dia melihat yuri yang sedang berdiri…jessica tersenyum…dan perlahan mendekati nya…tapi langkah nya terhenti ketika minho mendekati yuri dan memeluk nya….air mata jessica perlahan turun…minho melepaskan pelukan nya..menuntun yuri berjalan menuju mobilnya…air mata jessica terus mengalir…mobil yuri perlahan menjauh…semakin tak terlihat….dan jessica masih terus menangis…

“yuri…apa kita tak pernah bisa bersama?”

 TBC

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 267 pengikut lainnya.